ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
KEMARAHAN YULINA


__ADS_3

* Di sekolah *


Sejak pagi Yulina sampai di sekolah dia tak bersemangat hingga Raisa menabok kepalanya dengan sebuah buku.


" Buakkkkk duar...." suara tabokan buku.


" Aaaawwwwwh....woi buset... sakit woi..... wah parah loh... ya... KPAS lo..." seru Yulina..


" KPAS apaan lin...?" tanya Indah.


" Kekerasan Pada Anak Sekolah..." seru Yulina.


" Wahahahahaha...." tawa ketiga sahabatnya Yulina.


" Eh Lin gimana keadaannya Yufika..." seru Intan dan tak sengaja perkataannya itu terdengar oleh sindi.


" Huuuuuuufffff Yufika belum sadarkan diri dia keknya koma deh..." seru Yulina sontak membuat ketiga sahabatnya itu kaget.


" Whaaaaa...... koma..." seru ketiganya bersamaan.


Sindi yang tak sedari tadi mendengar percakapan keempat orang itu langsung bertanya.


" Yulina..." panggil Sindi dari arah belakang.


" Eh Sindi... kebetulan... tolong kasiin ini ke bik Rumanah ya... dari rumah sakit..." seru Yulina namun Indah menahan tangan Yulina saat ingin memberikan surat itu kepada Sindi.


" Gak usah dititipkan ke dia mending lo aja langsung nemuin wali kelasnya fika deh soalnya .... gue ragu sama sahabat Yufika... apa lagi ....-" seru Indah terpotong.


" Udah Ndah aku gerti....yaudah Sindi. gak jadi kalau gitu aku pamit duluan..." seru yulina lalu pergi meninggalkan Sindi yang bengong di sana.


Setelah kepergian Yulina dan kawan-kawan Sindi melamun di taman sendirian.


" Kenapa.... kermtiga sahabatnya yulina kek benci gitu sama kami apa sih yang sebenarnya terjadi sama Yufika..." pikir Sindi.


Tak lama bell berbunyi dan memulai pelajaran


Namun di tengah pelajaran Sindi masih melamun


" Aku harus cari tau kebenaran ini..." gumam Sindi dalam hati.


Saat jam istirahat...


" Yulina...." panggil seseorang saat melihat Yulina.


" Iya Sarina Mitha ada apa....?" seru Yulina sambil menatap dua sahabatnya Yufika.


" Gimana keadaan Yufika...?" tanya Mitha


" Masih belum sadarkan diri...." seru yulina dan tak sengaja terdengar oleh Zahra Liza dan putri lalu ketiga orang itu mendekat ke arah Yulina.


" Lin emangnya Yufika kenapa...?" tanya Nurhaliza.


" Dia pingsan di gudang kemaren...." seru Indah menjawab pertanyaan Nurhaliza

__ADS_1


" Kok bisa..." sahut Zahra.


" Kita masih gak tau apa penyebabnya..." seketikan Sarina dan Mitha kaget lalu keduanya pucat....


" Kalian berdua kok pucat gitu.." seru Indah yang paham dengan pakar wajah seseorang.


" Jangan-jangan kalian tau apa penyebab Yufika pingsan di gudang..." seru Indah lagi.


" Iya saya tau apa yang menyebabkan Yufika bisa pingsan di gudang.. " seru seseorang yang baru datang dan bergabung dengan mereka


" Risha...." sahut Sarina dan Mitha bersamaan.


" Jadi kamu tau apa yang menyebabkan Yufika pingsan di gudang . " sahut Yulina.


" Aku bukan hanya tau penyebab Yufika pingsan tapi aku tau siapa orang yang menyebabkan Yufika pingsan DI GUDANG..." seru Risha sedikit meninggikan suaranya.


Sontak hal itu terdengar di telinga Safani, Sindi Mikhayla dan Rahayu.


" Fika sakit..." seru Mikhayla dan Rahayu bersamaan dan dianggukan kepala oleh Sindi


" Lo tau ndi..." tanya Rahayu.


" Gue baru tau tadi pagi sama Yulina..." seru Sindi sambil menatap Safani


" Sekarang gue paham apa yang menyebabkan Yufika masuk rumah sakit gue akan cari tau kalau lo terbukti penyebabnya gue gak akan segan-segan ceburin kepala lo di kolam ikan..." gumam Sindi dalam hati.


" Di meja Yulina...."


" Siapa Risha ..?" tanya Zahra penasaran


" Gini Lin biar gue jelasin... tapi lo janji jangan marah dulu... nantik kalau Yufika tau li marah sama mereka lo bisa tau akibatnyan.. lo kan kenal Yufika kek mana.." seru Mitha mengingatkan yulina tentang sikap saudaranya.


" Jadi siapa.... orang yang buat adik gue begitu Mit...." tanya Yulina.


" Dia ...." seru Mitha sambil menunjuk ke arah Safani... namun yang ditunjuk sedang asik dengan handphonenya sedangkan Sindi sejak tadi memperhatikan Yulina dan kawan-kawan baru peka dengan pandangan mereka...


" BRUAKKKKKKKK" yulina menggebrak meja dengan sangat kuat hingga teman-temannya kagaet


" Kurang ajar berani-beraninya dia buat adik gue masuk rumah sakit..." seru Yulina dengan emosi... Saat itu Yulina ingin beranjak namun di tahan oleh teman-temannya dan di saat bersamaan suara dering ponselnya berbunyi


Di raih handphonenya dan dilihat siapa penelfonnya.


" Mama..." gumam yulina singkat lalu dengan cepat dia menerima panggilan mamanya...


📱 " Hallo ma gimana keadaan Yufika mah..." tanya Yulina.


📱 " Yulina baik-baik saja nak..." sahut mama pada Yulina.


📱 " Mama gak lagi bohong kan..." seru Yulina..


Lalu mama memberikan handphonenya kepada Yufika.


📱" Lin...ini gue .." seru Yufika seketika air mata yulina mengalir....

__ADS_1


📱" Fik...lo udah sadar....hiks....hiks..." seru Yulina seketika dia membesarkan suara handphonenya dan didengar oleh teman-temannya yang lain.


📱 " Iya lin gue udah sadar semalam lo lagi gak macam-macam kan di sana firasat gue gak enak nih... loh lagi gak ngamuk ngamuk kek macan kan..." seru Yufika panjang lebar. seketika terdengar suara gelak tawa dari telfon Yulina.


📱 " Eh di sana lagi ramai ya..." seru Yufika...


📱 " Yaudah fik gue sambung Via Vc ya..." sahut Yulina dan langsung menyambungkan via wa vidio.


Terlihat wajah teman-temannya


" 🎥 Fika lo udah sadar...." sahut Sarina.


" Udah sar...aku dah sadar...udah sehat aku mah...aku kan kuat..." seru Yufika


" Eh fik nantik kita kerumah sakit deh bezukin elu..." sahut Indah.


" Eh itu siapa ya...kek kenal deh..." sahut Yufika menyebalkan.


Seketika mereka tertawa.


" Lo ya fik... baru juga sadar lo udah buat gue kesel...tapi gue seneng deh lo bisa sadar " seru Indah.


" Iya ndah. makasih ya buat kalian semua udah nolongin aku kemaren....hmmm aku senang bisa kenal kalian..." seru Yufika.


" Aduuuh fik lo kalau bicara kek gitu gue jadi lemowww ini mah..." seru Indah dan yang lain pun mengerutkan dahi mereka.


" Eh... mellowwwww maksud kamu Ndah bukan lemow... yaudah sini aku peluk..." seru Yufika.


" Hahahahahahaha mana bisa peluk online nona... yaudah kita kesana bakalan meluk kamu deh..." sahut Indah.


" Iya... eh lin kamu belum jawab pertanyaan ku yang tadi...?" seru yufika


" Yang mana...?" tanya Yulina pura-pura


" Udah deh jawab aja lagian kamu jangan pura-pura b***o" seru Yufika


" Hampir saja gue ngamuk saat gue tau .. " seru yulina jujur


" Jangan ya gue gak mau lo gangguin mereka..." seru Yufika.


" Fika....." panggilan dari Raisa seketika membuat keempat sayang Yufika itu menatap ke meja yulina yang sedang ramai.


" Iya sa kenapa...?" tanya Yufika.


" Loh jadi pindah sekolah...?" tanya Raisa sambil mengedipkan matanya ke arah Yufika lalu Yufika pun paham.


" Hmmmmmm keknya iya deh... tapi gak tau lah.." sahut yufika seketika Risha mundur dari keramaian itu dia berjalan menuju kelasnya saat mendengar Yufika akan pindah sekolah..


" Wah good..." seru Raisa..


" Yauda kalian bubar deh bentar lagi bell tu... udah bye sampai jumpa..." seru Yufika sambil mematikan vc tersebut...


Semuanya kembali ke barisan dan menuju kelas masing-masing.

__ADS_1


🌳🌳🌳🌳 BERSAMBUNG 🌳🌳🌳🌳


__ADS_2