
Setelah Yufika di obatin oleh Mawar keduanya kembali kedalam kelas sambil yufika menutupi lukanya dengan berjalan pelan tanpa menimbulkan kecurigaan.
Lalu dia duduk dan Mawar duduk di sebrang nya sambil menatap Yufika.
Dia rwu Yufika sedang menyembunyikan lukanya dari sahabatnya,
" Eh fik lo darimana siapa yang nyari elu " seru Zahra
" Aku di cari sama seseorang yang penting jadi gak usah banyak tanyak dulu oke " seru Yufika dan dianggukkan kepala oleh yang lainnya.
Tak lama guru masuk dan memulai pelajarannya, sepanjang pelajaran berlangsung Yufika tidak fokus dia justru mengingat seseorang yang sudah buat tangannya luka tadi,
Dia sempat mikir ini adalah awal dimana Yufika harus menyerah ,
S
K
I
P
Setelah jam istirahat berbunyi , yufika memilih untuk berdiam di kelas.,
" Fik kantin yuk " ajak Zahra.
" Gak deh aku lagi pengen di kelas " seru Yufika.
__ADS_1
" Mau di beliin apaan ? " tanya Nurhaliza
" Gak usah " seru Yufika.
" Yauda kalau gitu kita tinggal dulu ya " seru Zahra
Lalu kelima orang itu keluar dari kelas, dan Yufika dengan cepat menyembunyikan tangannya tadi,.
" Hmmm syukurlah mereka gak lihat " guna yufika pelan
" Kamu baik-baik saja kan " seru Mawar yang masih berada di kelas.
" Iya aku baik-baik saja kok, kamu kenapa gak keluar belanja gitu " seru Yufika pada Mawar.
" Kamu kan tau aku selalu di kucilkan kalau ke kantin " seru Mawar sedih.
" Maaf ya selama ini aku gak pernah perhatiin kamu " seru Yufika kepada Mawar.
" Gak apa-apa Yufika , kamu mau ngomong sama aku aja , aku dah senang fik " seru Mawar bahagia.
" Segituhkah kamu bahagia kalau aku bicara sama kamu " seru Yufika.
" Iya Yufika " seru mawar bahagia.
" Baik lah lain kali kamu akan tau jika aku itu cerewet biar kamu bosan dengerin aku hahahha " seru yufika sambil tertawa pelan.
" Kamu cantik kalau sedang tertawa begitu fik aku jadi kagum sama kamu " gumam Mawar dalam hati sambil memperhatikan Yufika
__ADS_1
" Aku sih lebih senang lihat kamu cerewet dari pada diam aja fik " seru Mawar.
" Benarkah " seru Yufika.
" Iya " seru Mawar.
" Awwwwwwsss ish akh " Yufika meringis merasakan sakit di pergelangan tangan nya
" Kenapa fik sakit lagi " seru Mawar khawatir.
" Gak apa-apa kok hanya sedikit sakit aja " seru Yufika, merasakan sakit di pergelangan tangannya.
" Sudah lah tenangkan saja tangan kamu " seru Mawar sambil memperhatikan Yufika
" Akb aman ini mah " seru Yufika.
Tak lama kelima sahabatnya datang dengan cepat Yufika menyembunyikan kan tangannya di bawah meja,
Kelima orang itu langsung menatap Yufika dengan curiga.
" Ekhemm..hem... tenggorokan gue pedes bangt " seru Zahra sambil berpura-pura menjatuhkan sesuatu dan hasilnya dia melihat tangan Yufika di bawah meja yang sedang Yufika sembunyikan lalu dengan cepat dia berdiri dan menarik keluar tangan Yufika itu.
" Ini kenapa Yufika ? " seru Zahra sambil menatap tajam ke arah Yufika dan menyentuh pergelangan tangannya Yufika dengan lembut.
" Ya ketahuan deh " gumam Yufika pelan , Namun masih dapat di dengar oleh Wanda dan Zahra yang berada di sampingnya .
Yufika pun menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal itu karna ketahuan oleh Zahra
__ADS_1
...🌾🌾🌾🌾 BERSAMBUNG 🌾🌾🌾🌾...