
Sesampai di restoran dia di sambut oleh seorang gadis yang seumuran dengan dia.
" Hai baru datang " seru gadis itu
" Iya nih , oh ya dita itu si trio rese sudah datang belum " seru Yufika membuat gadis yang tak lain tak bukan Anindita bingung
Yufika yang tau tentang kebingungan sahabatnya itu langsung berseru
" Maksud aku itu sih Wanda , Zahra dan Kharisma sudah datang belum " seru Yufika
" Oh mereka sudah kok barusan , hahahahha habisnya kamu sih , sejak kapan coba kamu ngasih mereka dengan gelar trio rese " seru Anindita sambil tersenyum
" Barusan " seru Yufika sambil berjalan memasuki restorannya
" Akh leganya " seru Yufika saat memasuki resto.
" Kamu kenapa ? " tanya Anindita.
" Gak apa hanya sedikit lelah saja , hati lelah juga pikiran lelah " seru Yufika santai.
" Kek patah hati saja kamu " seru Anindita.
" Ya mau gimana lagi coba habisnya ini kan tanggung jawab aku " seru Yufika sambil mendudukan dirinya di kursi samping kasir yang di duduki oleh Anindita saat ini
" Hahahahha sabar ya tetap semangat jangan putus asa " seru Anindita memberi semangat kepada Yufika.
__ADS_1
" Haaaa!!! oke lah " seru Yufika sambil menghela nafasnya berat.
" Udah ih aku mau masuk ke dalam ruangan ku dulu " seru Yufika sambil berdiri dari duduknya dan melangkah ke arah ruangannya.
Sesampai di kamar Yufika memeriksa handphonenya dan melihat vidio yang sempat dia dapatkan, setelah melihatnya dia kembali menghela nafas dan memejamkan matanya sesaat
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tak lama Yufika keluar dari ruangannya setelah mencek laporan keuangan,
Dia duduk di salah satu kursi pelanggan sambil sesekali meliarah ke arah pintu keluar.
Tak lama orang yang di tunggu-tunggu Yufika akhirnya datang juga
" Hmmmm hao, kamu pesan aja dulu " seru Yufika sambil sesekali dia menatap layar handphonenya
Intan pun memesan segelas minuman dingin, dan tak lama pesanaannya datang,
" Hmmmm baik lah, aku mengajak kamu ketemuan mau mintak pendapat tentang sebuah vidio ini, tapi sebelumnya setelah kamu melihatnya kamu pikirin baik-baik aku permisi dulu mau ke toilet, ini silakan di lihat " seru Yufika sambil menyerahkan nya di tangan Intan ,
Setelah Intan menerima handphonenya Yufika , dia pun menatap layar handphone milik Yufika itu lbih dulu lalu dia menekan play ,
Sedangkan Yufika dia pergi langsung menuju pantry
Di sana dia melihat ketiga sahabatnya
__ADS_1
" Lo fika lo di sini Intan udah datang ? " seru Zahra
" Emang sudah kok, akubhanya kasih lihat dia vidio itu saja kok aku mau tau tamggapannya bagaimana? " seru Yufika santai.
" Sah hebat lo ya ?? " seru Kharismatik
" Iya gitu lah kita kan harus main halus " seru Yufika
" Udah ih temenin dia lagi sana " seru Zahra kepada Yufika.
Akhirnya Yufika kembali menuju tempat duduknya semula,
Saat dia kembali dia memandang wajah Intan yang sudah berubah jadi berkaca-kaca
" Bagaimana pendapat kamu ? " tanya Yufika saat dia sudah duduk di tempatnya.
" Terimakasih Yufika kamu sudah nyelamatin aku dari pria bodoh seperti mereka, hmmm alu jadi tau alasan Yulina menjauh dariku selama ini " seru Intan dengan santai.
" Apa kamu percaya dengan vidio itu ? " tanya Yufika hati-hati
" Aku percaya kok, kamu gak mungkin bohong dan gak mungkin kamu memanipulasi vidio itu aku percaya sama kamu, kita sudah lama saling kenal aku gak mungkin meragukan kepercayaan aku tentang kamu , jadi aku percaya kok sekali lagi terimakasih ya " seru Intan
" Iya sama-sama yaudah kalau gitu aku jadi tenang dengar nya kamu harus semangat terus ya " seru Yufika dan dibalas anggukan kepala oleh Intan sbil tersenyum hati Yufika pun tenang.
...🌱🌱🌱🌱 BERSAMBUNG 🌱🌱🌱🌱...
__ADS_1