
Yufika sudah siap mengantarkan berkas untuk masuk perguruan tinggi
" Kamu kenapa? " tanya Bagas saat melihat Yufika sedang duduk dan menatap berkas yang akan dia bawa ke kampusnya yang dia masuk
" Gak apa-apa hanya saja sedang mikir aku bisa gak ya untuk masuk ke universitas seperti itu? " seru Yufika seraya bertanya kepada Bagas.
" Kamu pasti bisa dek? " seru Bagas sambil menatap lembut ke arah Yufika.
Lalu keduanya masuk ke dalam mobil dan menuju kampus
1 jam kemudian
Kampus A University Putra/Putri Indonesia🇮🇩
Se sampai di kampus APPI 🇲🇨 Yufika langsung menuju ruang dekan bersama dengan Bagas
Keduanya terlihat serasi berjalan beriringan bersama, apa lagi saat melihat Yufika di gandeng mesra oleh Bagas banyak mata melihat ke arah mereka.
Bisa di pasti kan keduanya menjadi pusat perhatian.
" Hai hai guys lihat deh ada pangeran berkuda lagi jalan ke arah kita guys " seru salah satu mahasiswi
" Wahhh iya deh tapi udah punya gandengan lo guys " seru mahasiswi yang lain
" Gandengan kayak truk " seru yang lainnya
Yufika dan Bagas mendengar bisikan tersebut hanya diam saja dan melewati mereka tanpa senyuman sekilas,
Begitupun dengan Yufika, dia yang biasanya selalu ramah kepada semua orang tiba-tiba bersikap dingin kepada orang lain sehingga membuat Bagas menyunggingkan senyumannya 🙂 hingga tidak terlihat oleh siapapun.
__ADS_1
Tak lama mereka telah sampai di depan ruang rektor.
( tok tok tok tok) suara ketukan pintu.
" Masuk " seru pak Rektor.
" Eh Bagas kamu sudah datang " seru Pak Rektor bername tag . Abdullah Said S. Si. M. Kom . Sp. S.
" Iya pak Dul ini Yufika calon mahasiswa di bagian kesehatan dengan jurusan saraf pak dul " seru Bagas pada pak Rektor tersebut.
" Saya Yufika pak Salam kenal " seru Yufika sambil tersenyum sesaat
" Salam kenal kembali selamat bergabung di universitas ini nak " seru pak Abdullah
" Terimakasih pak " seru Yufika sambil mengnggukan kepalanya.
" Baiklah kamu bisa bergabung dengan yang lainnya " seru pak Abdullah pada Yufika
" Iya nak " seru pak Abdullah sambil tersenyum.
" Bagaiamana " seru Bagas bertanya pada Yufika.
" Bagaimana apanya bang? " tanya Yufika heran.
" Iya kamu bahagia bisa masuk di sini " seru Bagas
" Hmmm iya bang " seru Yufika sambil melirik Bagas sesaat
" Baik lah kalau begitu abang pulang dulu nantik kabarin abang kalau kamu sudah selesai kuliah nya ya " seru Bagas sambil tersenyum menatap tunangannya itu
__ADS_1
" Iya bang " seru Yufika.
Lalu keduanya berpisah di parkiran, Yufika langsung menuju ruangan penerimaan mahasiswa baru.
Sesampainyadi di sana dia duduk sambil menatap layar handphonenya.
" Hmmm tidak ada pesan satu pun dari mereka hmmm sudah lah " seru Yufika dalam hati nya.
Saat Yufika sedang sibuk dengan pemikirannya seseorang masuk dan duduk di samping Yufika.
" Hai " sapanya pada Yufika.
" Hmmm " gumam Yufika sesaat lalu menyimpan telfon nya ke dalam tas.
" Boleh kenalan tidak " seru gadis yang sejak tadi duduk di samping Yufika
Yufika tak sama sekali melirik atau menoleh ke arah gadis itu dia hanya bergumam sesaat untuk membalas omongan orang tersebut.
" Hm baik lah kalau kamu gak mau bicara sama aku " seru gadis itu
" Namaku Cantika Putri Sandira, biasa di panggil Tika " seru Cantika sambil terus tersenyum kepada Yufika.
Yufika masih tetap tidak menoleh atau pun merespon apa yang baru saja Cantika sampai kan.
Dia hanya diam sambil memutar balikan handphonenya
Cantika terlihat pasrah untuk mengajak Yufika berbicara kembali akhirnya dia memilih untuk berdiam diri saja dan duduk dengan tenang di kursi samping Yufika.
...🥀🥀🥀🥀 BERSAMBUNG 🥀🥀🥀🥀...
__ADS_1
Kadang aku memilih untuk diam saat aku tak ingin mengenal siapa pun.. biarkan orang menilaiku seperti apa...
ミミ◦❧◦°˚°◦.¸¸◦°´❤*•.¸♥ Yufika ♥¸.•*❤´°◦¸¸.◦°˚°◦☙◦彡彡