
Setelah malam berlalu , Yufika tengah sibuk dengan laptopnya dia pergi ke taman dan membuat sebuah vidio, dia sudah standbye di depan laptopnya
" Huuuuuuuu " yufika mengehla nafas di depan laptopnya sambil tersenyum sekilas lalu dia melanjutkan
" Aku gak tau harus bilang apa sama mama, papa dan juga abang-abang aku serta kembaran aku, aku gak tau harus ngucapin apa ke kalian, tapi satu hal yang harus kalian tau , aku sayang sama kalian aku ,,,, " seru Yufika sambil menjeda kata-katanya.
" Aku gak tau aku ngerasa suatu saat kita akan berpisah , tapi jika itu terjadi, aku gak akan pergi jauh dari kalian aku akan selalu ada di dalam hati kalian kok, dan kalian selalu berada di sini " seru Yufika sambil menyentuh dadanya
" Jujur aku ngerasa akan berpisah dengan kalian saat ini tapi satu hal yang buat aku bertahan yaitu senyum dari mama dan papa, aku pun tak tau kapan waktu itu akan tiba tapi aku hanya mempersiapkan diriku untuk hal yang besar itu, pah mah maafin fika udah buat kalian khawatir makasih sudah jadi pahlawan buat fika selama ini ,maafin fika pah mah belum bisa buat kalian bahagia maafin fika ya bang Yohanda, bang Yefan dan Yulina maafin fika, fika gak bisa jadi adik yang baik buat kalian maaf ,,, fika sayang sama kalian I LOVE YOUN FAMILY " seru Yufika sambil menyeka air matanya lalu menutup laptopnya dan memasang kacamata nya
Setelah dia menutup laptopnya dia kembali kedalam rumah dan menyapa semua anggota keluarga dengan tersenyum ramah seakan tidak terjadi apa-apa, namun Yulina sang saudari kembar bisa merasakan sesuatu dari kembarannya dia merasa sesak dadanya saat melihat senyum Yufika .
" Selamat malam semuanya " seru Yufika sambil berjalan ke arah ruang keluar dengan menggandeng laptopnya
" Selamat malam nak , selamat malam dek " seru semua anggota keluarga kecuali yulina menatap adiknya itu dengan tatapan yang sulit diartikan
" Kenapa aku merasakan sesak ketika melihat Yufika tersenyum , bukannya aku sudah boasa melihat dia tersenyum , tapi ini kenapa bedah sekali ya ada apa dengan Yufika ? " gumam Yulina dalam hati sambil memperhatikan Yufika dngan tatapan yang sulit diartikan.
Yufika hanya tersenyum menatap Yulina.
" Dia tau apa yang sedang di pikirkan oleh kembarannya itu."
__ADS_1
" Pah mah aku ke kamar dulu ya mau meletakkan laptop aku dulu " pamit Yufika dan dianggukan kepala oleh mama dan papa nya.
Lalu Yufika langsung menuju kamarnya di sana dia tersenyum saat melihat pesan grup dari keempat sahabatnya yang mengatakan mereka merindukan Yufika.
✉ ( Sindi ) " Wahai penghuni grup keluar lah "
📩( Mikhayla ) " Woi apaan , kangen ya "
✉ ( Sindi ) " Iya gue kange "
📩 ( Rahayu ) " Kangen !!! perasaan tadi siang baru ketemu lah kok dah kangen aja loh "
✉ ( Sindi ) " Hahahaha gue gak kangen ya sama elu woi @Mikhayla_cantikslalala "
✉ ( Sindi ) " Intinya gue gak kangen sama kalian "
Di tengah perdebatan tiga sahabat itu tiba-tiba 2 pesan .masuk secara bersamaan
📩 ( Safani ) " Kangen gue ya "
📩( Yufika ) " Ada apa ini kok ribut- ribut ada yang bisa di banting gak "
__ADS_1
Tak lama yufika mengirim pesan langsung di balas oleh Sindi dengan cepat.
✉ ( Sindi ) " Nah ini nih yang gue tunggu-tunggu dari tadi @yufika12_Hatmi akhrinya muncul juga ke permukaan bumi "
📩 ( Mikhayla ) " @yufika12_Hatmi lo kemana aja sih kita kange tau "
📩 ( Rahayu ) " @yufika12_Hatmi bukan di banting tapi, di bantu "
📩 ( Yufika ) @sindi_syantik aku baru keluar dari dasar laut, , @Mikhayla_ cantikslalala, aku sibu, aku juga kangen sama kalian , @Rahayu_ Cyantik10 apanya yang di bantu "
📩 ( Safani ) " Gue gak di sapa nih 😂 "
📩 ( Mikhayla ) Iya ngbek lah anak mama "
✉ ( Sindi ) " (͡° ͜ʖ ͡°)😁😀😃
📩 ( Rahayu ) " Hahahahahhahah "
📩 ( Yufika ) " Sabar ya Safani "
Setelah membalas chat grup Yufika kembali kelantai dasar.
__ADS_1
...🌻🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻🌻...