ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
BERBAIKAN


__ADS_3

Setelah jam pulanh sekolah Yufika sesaat menatap layar handphonenya... dia tersenyum karna mendapatkan pesan dari Bagas pria yang menjadi pendamping nya saat ini...


Sindi yng melihat Yufika tersenyum langsung mendekat dan menggodanya...


" Ekhemmmm sepertinya sahabat ku ini sudah tidak jomblo lagi ya..." ledek Sindi membuat Yufika salah tingkah...


" Apaaan sih..." seru Yufika salah tingkah lalu dia beranjak dari duduknya.


" Hei mau kemana... mau kencan ya sama doi..." ledek Sindi.


" Enggak aku mau pulang...kenapa mau ikut..." seru Yufika.


" Boleh kalau diizinin..." seru Sindi.


" Yaudah ayok..." seru Yufika dan Sindi pun mengikutinya


Tak lama Risha menyusul Yufika saat gadis itu melihat Yufika dengan cepat dia memanggil Yufika...


" Yufika...." panggil Risha... sesaat Yufika dan Sindi menoleh ke arah belakang mereka...


" Itu Risha kenapa manggil kamu..." seru Sindi sambil menunjuk ke arah Risha menggunakan dagunya.


" Gak tau aku....mungkin ada kepentingan kali..." seru Yufika.


Lalu risha mendekat ke arah keduanya.


" Fik aku butuh jawaban dari kamu..." seru Risha


" Hmmm baiklah... Sin... nantik sore ketemuan di THE FIK RESTO & CAFFE ya..." seru Yufika.


" Sippp yaudah aku duluan ya... bye sampai jumpa...." seru Sindi sambil menaiki motornya ..


Lalu Risha dan Yufika pun menuju taman...


" Ada apa Risha..." tanya Yufika.


" Yufika kamu belum jawab perkataan ku yang tadi... aku salah apa... kenapa kamu gak mau bicara sama aku... apa selama ini aku merepotkan kamu..." seru Risha sambil menatap Yufika dengan sendu.


" Maafin ku ris... aku pikir kamu sudah nyaman dengan saudariku jadi aku tak perluh lagi menjemputmu dan bicara denganmu..." seru Yufika


" Jadi itu yang membuat mu tak ingin bicara dengan ku... Yufika... aku sudah bilang sama kamu kan aku memang nyaman sama saudari kamu itu tapi aku lebih sering terbuka sama kamu... kenapa Yufika kamu anggap aku orang asing...begitu... kamu sahabatku... kamu yang sudah mengubah duniaku... jadi jangan pernah berpikir kalau aku akan benci atau menjauhimu... " seru Risha sambil menangis...


" Risha... jangan menangis... aku gak bisa lihat kamu nangis... baiklah maafin aku...aku janji tidak akan begini lagi... maafin aku ya..." seru Yufika sambil menghapus air matanya Risha


Risha dan Yufika pun akhirnya berbaikan .... keduanya saling memaafkan...


" Yufika berjanjilah untuk tetap terbuka padaku... apapun itu..." seru Risha


" Aku tidak dapat berjanji kepadamu karna aku hanya lah manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan kapan saja ..." seru Yufika


" Setidaknya kamu mau kembali berdamai dengan waktu bersama ku Yufika.." seru Risha


" Ya sudah kita pulang yuk... hmmm tadi kamu kesekolah naik apa...?" seru Yufika sambil bertanya


" Aku diantar sama papa kebetulan papa pergi pagi jadi aku bareng sama papa kok..." seru Risha


" Hmmm baiklah ayok aku antar..." seru Yufika sambil berdiri dari duduknya.


Dengan senang hati Risha pun mengikuti Yufika...


Sesampai di parkiran di melihat ketiga sahabatnya yang belum pulang...


" Kalian belum pulang...?" tanya yufika pada ketiga gadis itu

__ADS_1


" Belum fik..." sahut ketiganya bersamaan.


" Wah ngapain lagi kalian disini...?" tanya Yufika pada ketiga saat dia sudah menaiki motornya.


" Tadinya sih kita mau ngajak kamu nongki eh tau nya kamu sama temen kamu... " seru Naura.


" Hohohoho... next time aja ya... " seru Yufika sambil tersenyum


" Jahat kamu...yaudah guys kita balik... kesel aku ini..." seru Naura sambil menaiki motornya


" Udah lah jangan ngambek gitu lah ra nantik cantiknya hilang lo..." seru Yufika sambil meledek Naura.


" Biarin lah.." seru Naura sambil menyalakan motornya.


" Yaudah aku duluan...bye..🖐 " seru Yufika sambil menjalankan motornya dan berpamitan serta melambaikan tangannya ke udara.


Sepanjang jalan Yufika masih berdiam diri.. Risha pun memecahkan keheningan


" Yufika kamu nantik sibuk...?" tanya Yufika.


" Iya ...kenapa...?" seru Yufika.


" Enggak aku hanya bertanya saja... kalau kamu gak sibuk mampir lah kerumah..." seru Risha pada Yufika.


" Lain kali saja aku ada janji dengan sindi..." seru Yufika ..


" Oh baiklah.... kalau begitu..." seru Risha


" Hmmmm" dehem Yufika.


Tak lama motor Yufika pun berhenti di depan rumah milik Risha...


" Makasih ya Yufika..." seru Risha.


" Tidak usah jemput Yufika aku bisa sendiri berangkat kok..." seru Risha sambil tersenyum.


" Hmmm baiklah kalau begitu aku permisi...salam buat mama kamu ya.." seru Yufika sambil menjalankan motornya


Tak lama Yufika pun sampai dirumah... dilihat rumah sangat sepi hanya ada Yulina yang sedang sibuk dengan laptop nya...


" Baru pulang fik..." seru yulina.


" Iya..." sahut Yufika sambil berjalan menuju kamarnya di lantai atas.


Yufika terus berjalan tanpa menoleh le arah Yulina.


Seaampai di kamar dia langsung berganti pakaian dan langsung menuju THE FIK RESTO & CAFFE...


" Kemana fik...?" tanya Yulina saat Yufika sudah berada di lantai satu.


" Ke THE FIK RESTO & CAFFE..." seru Yufika santai.


" Mau naik apa...?" tanya Yulina.


" Naik odong-odong..." seru yufika ngasal membuat yulina menatap Yufika dengan tajam


" Hei aku serius bertanya kamu malah bercanda..." seru yulina kesel.


" Aku naik motor lah masa naik pesawat..." seru Yufika.


" Tadi odong-odong sekarang pesawat yang benar saja lah kamu fik..." seru yulina kesel.


" Kesel ya kamu...hahahhaa kasihan...kasihannn..." seru Yufika lalu dia pun pergi.

__ADS_1


Seampai di tempat tujuan fia pun melihat abang pertamanya sedang bersama Mayang lalu dia berniat menggoda sang abang...


" Ekhemmmm ini restoran bukan tempat pacaran...mohon maaf kalau pacaran jangan disini gak malu di lihat banyak pengunjung kasihan yang jomblo..." ledek Yufika lalu dia berjalan menuju tempat duduk kosong... Tanpa di sadari orang yang radi di ledek pun merona dan salah tingkah...


Yufika hanya bodoh amat...


Yufika menunggu kedatangan Sindi... namun saat Yufika sedang sibuk dengan handphonenya dia kaget ternyata Sindi tak sendiri dia datang bersama Rahayu Mikhayla serta Safani... lalu dengan santainya Yufika duduk tanpa menoleh


" Hai fik soryy ya kita telat..." seru Sindi pada Yufika.


" Hmmmm" dehem Yufika dengan datar nya ..


" Tak lama seseorang datang dan memberikan minuman kepada Yufika.


" Coffe late kesukaan kamu..." seru seorang gadis... lalu yufika pin menatap gadis itu sekilas dia tersenyum


" Terimakasih kharisma..." seru Yufika dan kharisma pun menganggukan kepalanya lalu dia pamit undur diri....


" Gak baik minum kopi lo fik..." seru Sindi


" Hei nona... ini bukan kopi hitam... coba jamu lihat..." seru Yufika namun Sindi bukannya melihat namun meminum kopi milik Yufika membuat sang pemilik mendengus kesel...


" Hahaha segar sekali..." seru Sindi tanpa dosa...


" Di suruh lihat malah meminumnya... dasar... ratu kopi..." seru Yufika


" Hmmm baiklah ada apa kamu me bajak mereka...?" tanya Yufika to the point sambil meletakan handphonenya di atas meja.


" Begini Yufika aku meminta maaf sama kamu atas semua kesalahan aku... aku ingin kita seperti dulu... maafi. keegoisan aku yang dulu ya fik... kamu mau kan memaafkan aku..." seru Safani.


" Aku sudah memaafkan kamu kok... sudahlah tidak usah merasa bersalah seperti itu..." seru Yufika.


" Terimaksih Yufika..." seru Safani pada Yufika


" Iya sama-sama kalau begitu... ada lagi yang ingin kalian sampaikan..." seru Yufika sambil menatap keempat orang itu secara bergantian.


" Aku ingin bertanya fik..." seru Sindi.


" Kamu mau nanya apa Sindi...?" tanya Yufika pada sindi.


" Kamu jadi mencalonkan diri menjadi anggota OSIS..." tanya Sindi


" Jadi...emang kenapa....?" tanya Yufika.


" Hmmmm tidak aku hanya bertanya saja...." seru Sindi.


" Oh ...ada lagi..." seru Yufika.


" Fik kita masih bisa berteman Seperti dulu kan..." seru Safani.


" Hmmmm aku gak tau..." seru Yufika.


" Kok gitu... " seru Sindi dan Safani bersamaan.


" Sifatku... tergantung kalian... dan jika kalian baik aku akan baik... tapi jika kalian bersikap seperti kemarin-kemarin ini aku akan Pastikan kalian akan out dari hidupku..." seru Yufika...


" Jadi intinya kita biasa baikan kan..." seru Safani dan dianggukan kepala oleh Yufika.


" Yufika... kita bersuabjuga mintak maaf kalau kita sudah gak jujur sama kamu maafin kita... kalau kita gak bertanya pada diri kami sendiri mungkin kami gak bisa barengan begini... kamu mau kan maafin aku dan Mikhayla" seru Rahayu.


" Iya aku sudah maafin kalian... hmmm kalau gitu kita sarapan dulu soalnya aku lapar. " seru Yufika membuat keempat orang itu pun tertawa.


🌷🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2