
Setelah keenam sahabat itu selesai dengan makan mereka , mereka sambil bercerita dan berbagi saran apa saja yang mereka perluhkan.
" Eh lina gimana hubungan kamu sama mereka ? " seru Zahra pada Yulina sambil menunjuk ke arab ketiga sahabatnya Yulina dengan the boys six
" Biasa - biasa saja masih jalan di tempat kok " seru Yulina.
" Hmmm saran aku ya Lina mending kamu lebih baik diam aja lebih dulu sama mereka kasih aja mereka kebebasan biar kan mereka memilih jalan mereka tanpa kamu nantik juga mereka sadar sendiri , namun ketika mereka telah sadar kamu sendiri yang akan menjauh dari mereka " seru Wanda panjang kali lebar kali tinggi sama dengan luas dan keliling.
" Terimakasih ya semuanya " seru Yulina
" Gue akan selalu ada kik sama elu " seru Farhana tiba-tiba
" Kita juga " seru kelima sahabatnya Yufika bersamaan.
" Udah dengerin kan lin kamu gak sendirian mereka akan selalu ada buat kamu jadi so pasti kamu akan bareng sama kami terus ya lin " seru Yufika sambil tersenyum hangat kepada Yulina saudarinya.
Setelah bercerita mereka pun kembali ke dalam kelas mereka masing - masing
Sesampai di kelas tiba-tiba Yufika keluar dengan terburu - buru
Kelima sahabatnya jadi bingung
" Fika kenapa ? " tanya Nurhaliza pada Wanda
" Gak tau " seru wanda sambil mengangkat kedua bahunya
__ADS_1
Saat Yufika kekuar kelas dengan berlari saat itu juga Ranti meliahat Yufika yang berlari dari kelasnya. karna khawatir dia mengikuti Yufika.
Yufika masuk ke dalam bilik toilet lalu membasuh wajahnya.
" Huuuuuuuufffff kok aku bisa mimisan begini sih kenapa ya ? " gumam Yufika dalam hatinya..
( tok tok tok tok tok ) suara ketukan pintu terdengar dari luar.
" Yufika kamu di dalam ini aku Ranti " seru Ranti
" Iya bentar " seru Yufika sambil membersihkan wajah nya dengan tisu
" Eh Ranti ada apa ? " tanya Yufika seakan tidak terjadi sesuatu kepadanya namun naas nya dara mengalir kembali dari hidungnya dan Ranti dapat melihat dengan jelas.
" Akh " desah Yufika sambil menyentuh hidungnya lalu dia masuk ke dalam toilet dan membasuh wajahnya
" Fika kamu gak apa-apa kita uks aja ya " seru Ranti khawatir
" Gak usah gak apa-apa kok aku baik baik saja " seru Yufika santai.
" Yaudah kalau gitu lo masuk kelas gih " seru Ranti.
" Ya udah aku masuk kelas dulu ya " seru Yufika sambil berjalan mendahului Ranti.
Sedangkan kgadis itu sudah merasa khawatir dengan keadaan Yufika
__ADS_1
" Apa Yufika menyembunyikan sesuatu ya dari teman-temannya " gumam Ranti dalam hatinya
SesampI di kelas Yufika langsung duduk dengan santai.
" Yufika tadi kamu kenapa ? " tanya Wanda.
" Tadi aku kebelet makanya buru-buru lari ke toilet heheheheh " bohong Yufika
" Oh gitu " seru kelima sahabat itu tanpa merasa curiga.
" Oh syukurlah mereka percaya " gumam Yufika dalam hatinha terasa lega karena kelima sahabatnya percaya dengan apa yang dikatakan oleh Yufika barusan.
Saat jam pulang sekolah Yufika tidak langsung menuju parkiran dia berpisah dengan kelima sahabatnya, Yufika menuju perpustakaan untuk mengambil sebuah buku ,
Yufika berjalan dengan santai menuju perpustakaan, saat di depan perpustakaan samar-samar dia mendengar suara ,
Yufika kaget saat tau siapa orang di dalam sana, dengan iseng dia mengeluarkan handphonenya dan mereka semuanya hingga selesai. Yufika bersembunyi di balik rak buku tanpa sepengetahuan sepasang sejoli itu , sa saat kedua orang itu keluar baru lah Yufika bernafas lega
Dia pun akhirnya mencari buku yang dia inginkan ,
Setelah mendapatkannya dia keluar dan berjalan menuju parkiran.
Belum sempat kakinya melangkah lebih jauh samar-samar dia mendengar suara orang menangis dari arah belakan mg taman sekolah, karena penasaran akhirnya Yufika berjalan ke arah taman sekolah.
...🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸...
__ADS_1