
Setelah mobil milik Bagas menjauh dari pandangannya , Yufika masuk kedalam rumah sambil tersenyum.
" Selamat malam papa,,, mama ku tersayang " seru Yufika langsung berhamburan kepelukan sang mama,
" Adududududu anak bungsunya mama bahagia sekali kelihatannya ada apa hmmm !!! " seru mama Milania
" Bukan kelihatannya lagi mah itu sudah jelas " seru papa Hardi.
" Kayaknya ada yang udah jadian ini mah pah " seru Yulina tiba-tiba
Seketika Yufika menatap Yulina yang juga menatapnya sambil tersenyum menggodannya
" Benar sayang yang di katakan Yulina " seru mama Milania
Yufika tak menjawab namun dia menganggukan kepalanya dengan santai dan tenang
" Nah kan benar dugaan gue " seru Yulina girang
" Sama siapa Fik ? " tanya Yulina.
" Hmmmmmmm " gumam Yufika pura-pura berpikir.
" Gak usah mikir gue tau kok sama kak Bagas kan " tebak Yulina dengan tepat sasaran.
" Kok tau " seru Yufika heran
" Kita saudara jadi gue tau apa yang lo rasakan gie rasain kok " seru Yulina pada Yufika.
" Benar nak " seru papa dan mama Yufika bersamaan
" Benar pah, mah " seru Yufika malu-malu.
" Wah selamat ya nak semoga hubungan kalian baik-baik saja " seru mama dan papa bersamaan
__ADS_1
" Makasih pah, mah " seru Yufika.
" Hmmm jangan lupa traktir gue besok " seru Yulina
" Emang kamu mau apaaann ?? " tanya Yufika.
" Mau apa saja yang penting enak di makan " seru Yulina santai.
" Baik lah dengan senang jantung aku akan traktir bakso hahahahahaha " seru Yufika lalu tertawa bersama.
" Senang hati Fika " seru Yulina meralat perkataan Yufika barusan.
" Iya itu maksud aku " seru Yufika.
" Yaudah kamu sudah makan malam belum ? " tanya mama pada Yufika.
" Belum mah aku belum lapar nantiks aja , mama sama papa makan aja lebih dulu " seru Yufika.
Lalu kedua orang tua Yufika pun menikmati makan malam tanpa Yufika
" Wah luar biasa lumayan banyak juga syukurlah " seru Yufika sambil tersenyum
( Tok tok tok ) suara ketukan pintu kamar Yufika terdengar.
" Masuk " seru Yufika dari dalam kamar
" Fika ini makan dulu " seru Yulina sambil meletakan nampan yang berisi makanan dan juga buah
Yufika pun menatap sebentar lalu,
" Letakan di situ saja ". seru Yufika sambil menoleh ke samping.
" Lagi ngapain Fik " seru Yulina bertanya lalu berjalan mendekat ke arah sang adik itu
__ADS_1
" Ini Lin omset restoran lumayan meningkat hahahaha " seru Yufika sambil menatap layar laptopnya
" Wah bagus dong gimana sepulang sekolah besok kita ke resto " seru Yulina memberikan ide.
" Hmmmm boleh deh " seru Yufika sambil menutup layar laptopnya
" Apaan nih " seru Yufika sambil mendekat ke arah nampan yang di bawakan oleh Yulina.
" Itu bubur beras merah buatan mama, " seru Yulina sambil merebahkan tubuhnya di ranjang Yufika.
" Fik " panggil Yulina yang sedang menikmati makanannya.
" Hmmmmm " gumam Yufika
" Gue boleh gak sih tidur bareng elu " seru Yulina
" Ya boleh lah Lin " seru Yufika sambil tersenyum penuh hangat
" Terimakasih Yufika " seru Yulina sambil tersenyum kepada Yufika.
" Hmmmmm " gumam Yufika sambil meletakan kembali mangkok bubur ke atas nampan.
Lalu Yufika duduk di atas ranjang bersama dengan Yulina.
" Fik udah lama banget ya kita gak begini " seru Yulina sambil duduk di samping Yufika.
" Hmmmmm " gumam Yufika
" Ham hmm muluk akh elu " seru Yulina yang melihat Yufika sedang main handphonennya
" Udah bobok dulu fik" seru Yulina
Lalu kedua saudari itu pun tertidur karena kelelahan
__ADS_1
...💮💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮💮...