
Sesampai di rumah Yufika langsung menuju ke dalam kamarnya.
Tak lama dia kembali turun ke lantai satu dan sudah melihat kedua orang tuanya.
" Lo sayang kamu sudah pulang Yulina dimana ? " seru mama Milania kepada putri bungsunya itu
" Sudah aku tinggal di sekolah tadi... " seru Yufika jujur membuat kedua orang tuannga menatapnya bingung.
Tak lama Yulina pulang dengan wajah kesel juga tatapannya tajam ke arah Yufika, Namun yang di tatap hanya diam saja dan bersikap santai seperti tak ada beban sama sekali dalam hidupnya..
" Mab pah Lina ke atas dulu " pamit Yulina setelah bersalaman dan menyapa keduanprang tuanya.
" Iya nak " seru kedua orang tuan mereka bersamaan.
Lalu Yulina menaiki tangga dan berjalan menuju kamarnya ,
Sedangkan Yufika dia sibuk dengan handphonennya tanpa peduli dengan keadaan sekitarnya
" Nak " sapa papa Hardi kepada anaknya itu
" Iya pah ada apa ? " tanya Yufika sambil menatap sang papa
" Kamu rencana mau kuliah dimana nak ? " tanya papa Hardi.
" Aku mau kuliah di kota A Hafward University pah mah , tapi Lina jangan tau dulu pah!!! " seru Yufika sambil melihat ke arah atas anak tangga
" Kenapa nak ? " tanha mama Milania
__ADS_1
" Aku gak mau menghambat karirnya dengan ikut aku pah, mah, papa tau kan dia selalu ikut aku terus tadi aku sengaja ninggalin dia " seru Yufika jujur
" Baik lah papa dan mama mengizinkan kamu aslkan kamu sering ngabarin papa dan mama ya kamu harus semangat belajarnya " seru papa Hardi
" Iya pah " seru Yufika senang.
Tak lama Yulina bergabung bersama ketiga orang itu, wajahnya sudah terlihat segar, saat Yulina sudah duduk di kursinya tiba-tiba Yufika izin pamit undur diri mau memasuki kamar nya dan izin tidak makan malam bersama karena ada tugas yang akan dia kerjakan.,,,
Sedangkan Yulina menatapnya curiga, dia berpikir bahwa Yufika menghindarinya.
Setelah kepergian Yufika ,papa Hardi pun bertanya kepada Yulina,
" Lina "panggil sang papa
" Iya pah ada apa ? " tanya Yulina smabil menatap kedua orang tuanya bergantian.
" Hmmm aku kuliah di kota ini saja pah,,, " seru Yulina mantap.
" Baik lah semangat terus belajarnya " seru papa Hardi pada putrinya itu
" Baik pah terimakasih " seru Yulina tersenyum
" Pah mah aku mau ke kamar nya Yufika ya " pamit Yulina sambil berdiri dari duduknya
" Iya nak " seru keduanya bersamaan.
Tak lama terdengar suara ketukan di pintu kamarnya Yufika.
__ADS_1
( tok tok tok tok tok ) suara ketukan pintu
" Masuk saja gak di kunci " seru Yufika dari dalam kamarnya
Tak lama Yulina masuk dan melihat Yufika sedang duduk di meja belajarnya dan menatap layar laptopnya
" Ternyata benar Yufika sedang sibuk aku udah berburuk sangka dengan dia " gumam Yulina dalam hatinya
Yufika yang melihat Yulina memasuki kamarnya dengan cepat dia mematikan layar laptopnya itu, lalu menutup kembali laptopnya dan masuk kedalam kamar mandi untuk membasuh wajahnya.
" Kenapa ? " tanya Yufika ketus.
" Kamu kenapa sih sekarang kamu tuh aneh tau gak " seru Yulina kepada Yufika.
" aku biasanya aja gak usah kepo dengan urusan aku " seru Yufika sambil tersenyum tipis.
Yufika menatap ke arah Yulina,
" Kamu kenapa natap aku begitu " seru Yufika yang menatap tajam ke arah Yulina
" Kamu gak lagi nyembunyikan sesuatu dari aku kan " seru Yulina menatap tajam ke arah Yufika.
" Bukan urusan kamu " seru Yufika sambil naik ke atas ranjang miliknya itu
" Oke aku gak akan ngurus urusan kamu aku balik ke bawah dulu " pamit Yulina kepada Yufika sambil keluar dari dalam kamar saudarinya itu dan pergi kelantai dasar untuk menemui kedua orang tuanya dengan penuh heran
...🌻🌻🌻 BERSAMBUNG🌻🌻🌻...
__ADS_1