
Sesampai di rumah Yufika langsung masuk kedalam rumah dia tak menghiraukan panggilan dari Yulina
Namun saat sampai di dalam rumah dia melihat keberadaan kedua orang tuanya.
" Mama papa " pekik Yufika bahagia.
" Sayang kalian sudah pulang " seru mama Milania kepada putri bungsunya itu.
" Sudah mah , kapan mama sama papa sampai " seru Yufika sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya.
" Tadi pagi nak " seru papa Hardi
" Abang Yohan sam bang Yefan gak kemari mah pah " seru Yufika
" Enggak nak mereka langsung ke apartemen milik mereka, " seru mama Milania
" Wah papa sama mama sudah balik nih " seru Yulina tiba-tiba
" Iya dong papa sama mama kan rindu sama dua princess nya mama dan papa " seru mama Milania
" Oh oke " seru Yulina sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya lalu duduk di samping Yufika.
" Ini kunci motor kami " seru Yulina sambil menyerahkan kunci motor milik Yufika..
" Mah pah Fika ke kamar dulu ya " seru Yufika hendak berdiri dari duduknya.
" Iya nak sudah bersih-bersih nantik gabung makan siang ya " seru mama Milania kepada Putrinya..
" Siap mah " seru Yufika lalu bejalan menaiki anak tangga
__ADS_1
" Lina juga ya mah pah pamit dulu ke kamar " seru Yulina
" Iya nak nantik gabung makan ya " seru mama Milania pada putrinya.
" Siap mah " seru Yulina lalu meninggalkan tuang keluarga.
Setelah kepergian kedua putri mereka mama Milania langsung masuk kedalam dapur untuk menyelesaikan tugasnya, setelah itu menata makanan di atas meja,
Tak lama si kembar muncul bersamaan dan bergabung di ruang makan
" Wah kita kangen sama masakan mama nih " seru Yulina, seketika membuat senyuman mama Milania terbit
" Kamu kangen sama masakan mama aja nig sama mama enggak gitu " seru mama Milania
" Kangen lah mah " seru Yulina santai..
" Yeeeee dasar perut karet " ledek Yulina dan tanggapi senyuman lebar oleh Yufika.
" Gak apa-apa biar gemuk " seru mama Milania bercanda
" Yeeee sih mama mana ada yang mau sama aku kalau nantik aku gemuk mah " seru Yulina dengan nada manjanya
" Ada kok " celetuk Yufika.
" Siapa ? " tanya Yulina merasa tak enak perasaannya
" Itu yang setiap pagi godain kamu depan gerbang sekolah " seru Yufika sambil tersenyum lebar
" Hahahahhaa kurang asin kamu akh " seru Yuluna kesel kepada Yufika.
__ADS_1
" Saja hahahhahaha santai bro " seru Yufika santai.
" Yukkk gak usah ribut " seru papa Hardi kepada Putrinya..
" Baik lah makan ya jangan ribut " seru mama Milania.
" Baik mah " seru Yufika dan Yulina bersamaan.
Mereka pun menikmati makan siang mereka dengan santai penuh nikmat.
Setelah selesai makan mereka pun menikmati suasana di ruang keluarga.
" Dek bentar lagi abang Yohan mau nikah " seru papa Hardi tiba-tiba
" Haaaa !!!! APAAA ?? " seru keduanya kaget.
" Seriusan pah !!! " seru Yulina tak percaya.
" Iya begitu lah " seru mama Milania yang paham dengan tatapan Yulina.
" Jadi abang mau nikah sama siapa mah ? " tanya Yufika..
" Sama teman sekolah nya abang kamu duku dek mereka baru bertemu setelah 6 tahun tidak bertemu li, dan akhinrya mereka memutuskan. untuk menikah dan tidak pacaran karna bagi abang kamu pacaran itu tidak berguna dan tidak memastikan suatu hubungan jadi dia memutuskan untuk menikah secepatnya begitu kalian setuju kan nak " seru mama Milania kepada anak kedua putrinya
" Baik lah mama kami paham kalau begitu kami istirahat lebih dulu " seru Yulina berpamitan setelah mendapatkan anggukan kepala oleh kedua orang tuanya mereka itu,
Lalu mereka pun masuk kamar mereka masing-masing untuk beristirahat sejenak saja.
...🌾🌾🌾🌾 BERSAMBUNG 🌾🌾🌾🌾...
__ADS_1