
Setelah selesai belajar bersama mwreka menikmati suasana yang canggung
" Yufika " panggil Safani.
" Iya ada apa " tanya Yufika sambil menatap wajah Safani.
" Sudah lama ya kita gak bertegur sapa kek begini. " seru Safani.
" Hmmm mmmm kamu selalu sibuk terus " seru Sindi
" Sampai diajak pergi main segala kamu banyak alasan " seru Mikhayla
" Emangnya kalau anak IPA sibuk terus di ruang Labor " seru Mikhayla
" Iya Mik aku sibuk terus " seru Yufika
" Ehe eh fik beneran si Naura udah ada cowok " seru Yulina di sela-selah pembicaraan mereka.
" Iya sepertinya begitu aku sering melihatnya pergi ke sekolah diantar cowoknya " seru Yufika cuek
" Oh gitu " seru Yulina
" Pantasan saja Mitha sama Sarina jarang bareng Naura " seru Yulina kembali.
" Itu karna Naura sibuk sama doi nya jadi dia gak ada waktu buat ngumpul malahan yang aku dengar Naura sempat bolos gak masuk sekolah beberapa hari " seru Yufika.
" Wah Yufika sekarang dah bisa ngegosip ya " seru Mikhayla
__ADS_1
" Enggak juga aku dengar langsung kok dari kedua sahabatnya itu si Mitha sama Sarina. " seru Yufika sambil menyeruput minumannya
" Wah udah bahaya juga ya dia sekarang " seru Rahayu.
" Bukannya sesuatu yang berawal dari pengaruh teman itu aangat berbahaya aku sih saranin berhati-hati lah dalam memilah milih teman karna gak semua teman bisa membawa hal positif ke kita " jelas Yufika.
" Nah itu benar tapi kita emang selalu berempat terus kecuali yang satunya gk sibuk terus ga kita berlima " sindir Safani.
" Hmmmm kan sekarang ada Yulina yang jadi teman kalian " seru Yufika.
" Iya santai aja kita bisa. berteman " seru Yulina santai.
" Nah dengar kan dia aja mau temenan sama kalian " seru Yufika.
" Eh ya Lin kamu sama Intan how are you " seru Yufika.
" Lah aku gak bilang mereka lo ya aku hanya bilang Intan bukan mereka " seru Yufika ngeyel.
" Ish cerewet ya kamu sekarang " seru Safani.
" Iya dia sekarang banyak ngomong , dulu aja kek kulkas 12 pintu " ledek Yulina
" Oh hohohoho " seru Yufika ketawa ringan.
" Udah akh kita pulang aku ngantuk " seru Yufika sambil berdiri dan berpamitan kepada kedua orang tua rahayu.
Setelah berpamitan so kembar itu langsung menuju rumah mereka dan bergegas meninggalkan kediaman Rahayu
__ADS_1
Seaampai di rumah Yufika tersenyum bahagia dia bisa kembali menatap keempat sahabat lamanya itu dengan sangat baik
Kebahagiaan yang tiada tara.
" Yufika " panggil Yulina dari balik pintu
" Iya masuk aja gak di kunci juga kok " seru Yufika sambil tersenyum saat melihat Yulina telah memasukan kepalanya.
" Gue kirain lo dah tidur " seru Yulina sambil menaiki ranjang milik Yufika.
" Belum !!! Ada apa ? " tanya Yufika
" Gak apa-apa gue kangen aja pengen tidur berdua kembara gue " seru Yulina
" Alasan aja kamu , kalau mau cerita ya cerita saja aku akan dengerin kamu bercerita kok ayo lah " seru Yufika pada Yulina
" Enggak ada kok aku hanya ingin tiduran di sini aja " seru Yulina sambil merebahkan tubuhnya di ranjang milik saudara kembarnya itu
" Lin aku tuh kenal kamu gak sehari 2 hari lo ya kita ini lahirnya samaan ya walaupun pada kenyataannya kamu itu kakak aku tapi aku bisa nebak kalau kamu saat ini sedang gelisah " seru Yufika.
" Enggak apa-apa kok gue baik-baik saja " seru Yulina
" Hmmmm baik lah kalau lo emang baik-baik saja " seru Yufika pasrah
Lalu sesaat terdiam dan dalam lamunan Yufika.
Gadis itu sesaat banya memandang buku yang saat ini hanya dia tatap kosong
__ADS_1
...🌺🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺🌺...