
Setelah dari kantin Yufika dan keempat temannya kembali kedalam kelas.
Sekilas dia tersenyum mengingat apa yang telah dia lakukan tadi.
" Rasanya seperti masa-masa SMP dulu...dimana aku ada di tengah-tengah kalian saat itu... hmmm Naura apa kabar dirimu...???" gumam Yufika dalam hati.
" Woi melamun bae loh..." seru Mikhayla mengagetkan Yufika.
" Hm.m siapa yang melamun orang aku lagi berpikir saja kok..." kilah Yufika.
" Emang mikirin apaaan loh..." tanya Mikhayla
" Hmmm mikirin soal ulangan besok..." seru Yufika
" Kamu kan pintar fik..." sahut Safani tiba - tiba.
" Sepintar-pintarnya manusia dia punya titik kelemahan juga... kalau dia gak belajar tentu daya ingatnya akan terus memudar..." seru Yufika panjang lebat membuat Rahayu langsung menatapnya.
" Aku tuh senang deh dengar kamu ngomong panjang lebar gitu dari pada dengar kamu bicara singkat padat dan jelas alias SPJ..." seru Rahayu
" Hahahhaha baiklah nona Rahayu aku akan bicara panjang kali lebar kali tinggi sama dengan luas dan keliling..." sahut Yufika ngasal membuat keempat orang itu pun tertawa bahagia.
SKIP pulang sekolah.....
Di parkiran sekolah Yufika sedang menyalakan motornya namun saat dia hendak mendorong motornya keluar parkiran seseorang menepuk bahinya hingga membuat dirinya menghentikan kegiatannya lalu menatap orang yang menepuk bahunya...
Saat dia menoleh ke kiri dia kaget mendapati siapa yang menepuk bahunya tersebut ...
" Sa...Sarina...mi.....Mitha...ka...kaliannn nga...ngapain di...diisiniii..." seru Yufika gagap.
" Ya ampun Fik kami sudah jadi gagap setelah lulus dari SMP sejak kapan kamu gagap begini bicara sama kita." seru Sarina.
" Enggak aku gak gagap kok " seru Yufika dengan suara normal lalu mematikan kembali motornya tadi.
" Kalian kenapa disini...?" tanya Yufika.
" Ya... kita sekolah disini lah fik.." sahut Mitha.
" Bukan itu maksudku..-" seru Yufika terpotong.
" Aku tau maksud kamu ... kita disini ingin bicara serius sama kamu mumpung ada waktu dan kita bertemu saat ini jadi kita bicara dulu." seru Sarina.
__ADS_1
" Hmmm baiklah kita bicara di taman saja " sahut Yufika sambil turun dari motornya dan berjalan lebih dulu ke arah taman.
Sesampai di taman Yufika menghela nafas pelan.
" Huuuuuuuufffffff...." helaan nafas Yufika terdengar oleh kedua sahabat masa SMPnya itu.
" Ada apa kamu lelah...?" tanya Mitha kepada Yufika sambil duduk do samping kanan Yufika disusul oleh Sarina duduk disisi kiri Yufika.
" Sedikit..." seru Yufika singkat.
" Kamu apa kabar...?" tanya Mitha
" Seperti yang kamu lihat..." seru Yufika.
" Kita berdua itu kangen tau sama kamu..." seru Sarina. lalu Yufika menatap Sarina...
" Tapi aku tidak ...!!" seru Yufika santai. mendengar penuturan Yufika keduanya menatap Yufika bersamaan.
" Seriusan kamu gak kangen sama kita..." tanya Sarina penuh selidik.
" Iya.." sahut Yufika singkat.
" Hmmmmm begitu..." seru Mitha kecewa.
Sarina yang melihat itu pun jadi cemberut.
" Oh begitu kamu hanya memeluk Mitha saja... aku enggak... aku gak dianggap sahabat lagi nih yaudah aku pergi saja deh..." seru Sarina sambil ingin berdiri namun langkahnya terhenti saat Yufika mengatakan
" SELANGKAH LAGI KAMU BERJALAN AKU BENAR-BENAR GAK INGIN MELIHATMU KEMBALI..." seru Yufika penuh penekanan
Mendengar perkataan Yufika barusan Sarina berbalik dan menatap manik matanya Yufika lalu dia berjalan ke arah Yufika dan fika menariknya kedalam pelukannya... ketiganya berpelukan melepas rindu...
" AKU TUH KANGEN SAMA KALIAN...." seru Yufika sambil menyeka air matanya dengan jarinya
" KITA JUGA FIK KANGEM BANGET SAMA KAMU" seru Mitha dan Sarina bersama dalam pelukan Yufika.
lalu Yufika melepas pelukan keduanya
" Sudah jangan sedih kalian jelek sekali kalau sedih gitu." seru Yufika.
" Fika..." panggil Sarina dan Mitha bersamaan.
__ADS_1
" Hmmm apa...." seru Yufika lembut sambil menatap keduanyan
" KITA MASIH SAHABATKAN...?" tanya Sarina dan Mitha bersamaan.
" Tentu... KITA MASIH SAHABAT.." seru Yufika tersenyum.
" MAKASIH fika..." seru keduanya lalu berhamburan memeluk kembali diri Yufika.
Yufika pun memeluk keduanya ...
" Sudah jangan sedih kita akan seperti dulu kok ya..." seru Yufika
" Tapi besok bareng kita ya ... kita terus bersamaan oke.." seru Mitha sambil menatap Yufika.
Sesaat Yufika yang tadi tersenyum tiba-tiba senyumnya memudar dan terdiam
Sarina menangkap perubahan di wajah sahabatnya itu.
" Kenapa fik... kamu gak bisa... gak apa-apa kok.." seru Sarina sendu.
" Aku akan usahakan bersama kalian kok...tapi aku gak janji..." seru Yufika membuat leduanya tersenyum...
" Makasih fika.." seru Sarina dan Mitha bersamaan lalu memeluk Yufika dari samping.
" Iya sama-sama kalian kan sahabatku... aku akan bersama kalian saat kalian butuh kok.." seru Yufika
" Hmmmm" dehem keduanya yang masih memeluk fika.
" Udah ih ...ini udah sore pulang... jangan disini terus..." seru Yufika.
" Tapi kita kan masih kangen sama kamu fik.." seru Mitha
" Besok kan bisa ketemu..." seru Yufika pada keduanya.
" Iya deh.." seru Mitha kecewa.
Lalu ketiganya pun pulang kerumah mereka masing-masing
Sesampai dirumah Yufika tersenyum bahagia dan merebahkan dirinya di atas ranjang nya
Namun saat Yufika ingin merebahkan dirinya di ranjang terdengar suara seperti orang terjatuh .
__ADS_1
" BRUAKKKK DUAAARRRR " suara seseorang terjatuh di luaran
🌷🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷🌷