ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
LEBIH BAIK DIAM


__ADS_3

Yufika yang sejak tadi memejamkan matanya tanpa sadar dia sedikit mengeluarkan air matanya, hingga sang mama yang saat itu baru saja keluar dari toilet dan mendekat ke arah sang anak dan melihat cairan bening itu keluar dari wajah san anak pun menghapus dengan tisu,


" Loh kok anak mama ini nangis sih hmmm" seru mama Milania dengan membelai lembut pipi sang anak,


Seketika mama teringat dengan hasil pemeriksaan dokter kemaren. mama teringat jika Yufika punya penyakit yang cukup serius.


" Mama gak bisa nak kehilangan kamu dan juga lina sayang " seru mama Milania pelan.


" Mama sayang smaa kalian berdua, apa lagi kamu nak, kamu itu penurut mama suka sama sifat kamu , " seru mama Milania sambil menatap Yufika dengan sangat lekat.


Setelah mengatakan isi hatinya mama kembali menatap sang anak dengan sendu,


" Mama gak bisa nak harus kehilangan kamu " seru mama Milania lembut


Seketika mama menangis pelan di samping Yufika. hingga mama tertidur di samping sang mama,


" Maafi Yufika mah " bisik Yufika saat dia tiba-tiba membuka matanya sesaat,


" Yufika sadar mah , udah buat mama dan papa kecewa, maafin Yufika mah, Yufika gak mau kalau kalian tau masalah Yufika, karna fika ykin bisa ngatasin masalah penyakit fika mah, maafin fika " gumam Yufika pelan, Namun masih dapay di dengar sang mama yang belum sepenuhnya tertidur.


" Mama tambah terisak saat mendengar penuturan sang anak "


yufika kembali tertidur di brankar ruangannya.

__ADS_1


Tak lama yufija membaringkan tubuhnya pintu ruangannya Yufika ternuka lebar, masuk lah Yulina cs.


" Dia sudah tidur 🌼 " seru Raisa saat sudah tiba di ruangannya Yufika.


" Lah mama juga dah bobo " seru Yulina dan seketika Yufika dan mama membuka matanya nya.


" Lo ada anak-anak rupanya , kapan datamgnya nak " seru mama Milania sambil menerima uluran tangan anaknya dan ketiga sahabatnya itu


" Barusan kok tante " seru ketiganya bersamaan.


Lalu pandangan ketiga orang itu langsung tertuju kepada Yufika.


" Hai Yufika , gimana keadaan kamu ? " tanya Intan lembut. Namun tak ada jawaban dari Yufika , gadis ituaaih berdiam diri di tempat nya


" Mama keluar dulu ya lina kamu jagoan adik kamu ya " seru mama Milania memberi waktu buat Yulina dan teman-teman ny.


" Iya mah " seru yulina sambil berbalik menatap sang mama.


" Fika kamu kenapa sih kok lihat nya lurus gitu " seru Indah


" Kalian kenapa ada di sini ? " seru Yufika.


5 kata membuat ketiga orang itu saling pandang.

__ADS_1


" Kita kan lagi bezukin kamu, ini kita bawaain buah -buahan buat kamu, maaf ya cuman buat doang yang bisa kita bertiga beli " seru Indah pada Yufika.


Seketika hati yufika melulu.


" Yufika berpikir jika mereka kesini membawa buah pasti mwreka menggunakan uang jajan mereka " pikir Yufika.


" Gak usah bawah buah juga, kalian datang saja aku sudah bersyukur, terimakasih ya kalian sudah lihatin aku , aku jadi ~" seru Yufika terpotong.


" Gak ada yang merepotkan dan di repot kan kok Yufika kita senang melakukan ini, " seru Intan..


" Iya Yufika kamu tenang saja lah kita mah dengan senang hati membantu teman mita yang susah " seru Raisa bijak.


" Tapi kan kalian bukan teman saya, tapi temannya Yulina " seru yifika usil.


" Ya walaupun begitu kan kita juga temenan, emang kamu gakau temenan sama kami, kamu cuman mau berteman sama yang sekelas dengan kami aja gitu " seru Raisa.


" Enggak kok " seru Yufika santai.


" Yaudah sekarang kamu istirhat gih kita juga mau pamit " seru Intan


Lalu ketiga sahabatnya yulina itu pamit pulang kepada yulina dan Yufika.


Setelah ruangan sepi barulah Yufika memejamkan kembali matanya..

__ADS_1


...🌼🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼🌼...


__ADS_2