ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
BERUSAHA BAIKAN


__ADS_3

Setelah kepergian Kharisma .. .tinggal Yufika serta Rahayu dan Mikhayla.... mereka bertiga pun terdiam canggung....


Namun sesaat Yufika berdehem


" Ekhemmmm.... tumben kalian berdua saja... gak bareng sama Safani dan Sindi." tanya Yufika


" Enggak kita gak bareng mereka... lagian mereka sibuk sama dunia mereka masing-masing kok..." seru Mikhayla


" Oooohhh" Yufika ber oh ria saja....


" Yufika... hmmm aku...-" seru Rahayu terpotong


" Aku kan sudah bilang kalau kamu belum siap untuk bicara kamu gak usah bicara dulu...pikirikan kata-kata apa yang ingin kamu bicarakan oke..." seru Yufika santai.


Sesaat ketiganya terdiam saat Yufika menyeruput minumannya terdengar handphonenya berdering... lalu dia tatap layar hp nya lalu menerima panggilan tersebut.


📱 " Hallo Sindi... ada apa...kamu menelfonku...?" tanya Yufika saat dia menyebut nama sindi ... Rahayu dan Mikhayla saling pandang...


📱 " Yufika kamu dimana...?" tanya Sindi di sebrang telfon.


📱 " Aku sedang di THE FIK RESTO & CAFFE kenapa emangnya...?" seru Yufika lalu bertanya.


📱 " Aku akan segera kesana tunggu aku ..." seru Sindi.


📱 " Hmmmm...." dehem Yufika lalu mematikan handphonenya dan meletakkannya di atas meja.


Lalu dia kembali menatap Rahayu dan juga Mikhayla.


" Yufika... aku ingin bertanya kepadamu?" tanya Mikhayla


" Tanyakan saja..." seru Yufika.


" Kenapa kamu ngajauhin kami... apa kami sudah berbuat kesalahan..." tanya Mikhayla.


" Tidak...tidak ada...?? " elak Yufika.

__ADS_1


" Tapi kenapa kamu seperti ini fik... katakan jika kami salah jangan menjauhi kami katakan pada kami salah kami itu dimana...... agar kami bisa perbaiki kesalahan kami...." seru Mikhayla sambil memandang wajah Yufika.


" Aku hanya ingin fokus pada olimpiade ku saja..." seru Yufika bohong sambil mengalihkan pandangannya ke arah luar....


Namun saat dia ingin menata kedua orang itu seseorang memanggilnya...


" Yufika..." terdengar suara seorang gadis.


Yufika dan kedua sahabatnya pun menoleh ke sumber suara.


" Sindi...kemari lah..." seru Yufika pada Sindi yang baru saja masuk ke dalam resto.


" Kalian juga disini..." tanya Sindi pada Rahayu dan juga Mikhayla dan dibalas anggukan kepala oleh keduanya.


" Fik... hmmm. jadi kan kita belaaja bareng..." seru Sindi.


" Hmmm kan aku dah bilang kalau dalam minggu ini mungkin itu gak bisa karna aku harus fokus ke olimpiade..." seru Yufika.


" Hmmm baiklah..." seru Sindi lesu.


" Siapa yang datar gue biasa aja tuh..." seru Rahayu


" Kelihatan banget kalau kalian itu ada masalah kan..." seru Sindi pada keduanya.


" Hmmm masalah hati kali Sin..." sahut Yufika sambil menatap kedua orang yang berada di depannya itu.


" Hahahahhaha hati mau dipikirin... cinta cintaan aja di pikirin... ingat sekolah aja dulu yang benar... baru mikirin cinta cintaan..." seru Sindi ketus.


" Kek kamu enggak aja sih..." seru Yufika yang tau jika Sindi memiliki kekasih.


" Hehehhe kok tau sih..." seru Sindi nyengir.


" Emnah benar ya kamu dah pacaran... padahal tadi aku hanya nebak aja loh ya..." seru Yufika menahan tawanya.


" Akh... dasar kamu ya... kamu ngejebak aku untuk bicara hal itu..." seru Sindi kesel.

__ADS_1


" Hahahahaha... pintar kan aku...hohoho..." seru Yufika bahagia.


" Jadi bagaimana... kalian masih mau diam begitu atau mau bicara...aku bete ini kalau kalian diam saja." seru Yufika.


" Kita gak tau lahi fik mau bicara apa... kami juga bingung entah apa salah kami sehingga kami seperti jauh dari sahabat kami..." seru Mikhayla


" Kalian itu bukannya gak ada salah tapi yang buat kalian seperti ini dan Yufika begitu karna kalian itu tidak bersikap jujur sama dia.... padahal Yufika itu mau kalian jujur... coba saja kalian jujur kedia pasti dia gak begini..." seru Sindi yang membuat Yufika langsung menatapnya takjub... karna Sindi seperti tau apa yang sedang dipikirkan oleh Yufika...


Sedangkan Rahayu dan Mikhayla saling pandang lalu keduanya menatap Yufika yang sedang menatap ke arah Sindi.


Sindi yang di tatap oleh Yufika langsung menyadarkan nya.


" Fik...aku tau aku cantik.... jadi gak usah seperti itu menatapku..." seru Sindi kepedean.


" Yayayaya kamu cantik... saking cantiknya kamu ... semut pun menempel di kamu..." seru Yufika seraya meledek sahabatnya itu hingga mendengus kesel.


" Nyebelin kamu mah..." seru Sindi cemberut.


" Udah -udah makin jelek kamu kalau cemberut gitu..." seru Yufika.


" Yaudah sekarang kan gak ada yang mau di bicarakan ini... aku mau pulang saja...dulu... oh ya kalau kalian mau pesan makanannpesan aja nantik aku yang bayar...soalnya aku banyak kerjaan dirumah... hmmm kalau gitu aku permisi duluan ya... Sindi aku duluan..." seru Yufika lalu dia berpamitan kepada Sindi


" Hmmm oke... nantik juga aku akan balik kok..." seru Sindi...


Lalu Yufika pun pergi ke kasir dan membayar semuanya... membuat Mayang tersenyum


Setelah kepergian Yufika ketiganya terdiam hingga Sindi membuka...suara.


" Gie tau kalian sedang beasalah dengan Yufika... setidaknya kalau kalian nganggap dia sebagai sahabat kalian juga harus terbuka dengannya... bukannya kalian harus inilah itu lah...jadi kalian harus jujur dengan apa yanh kalian rasakan. kita sebagai shaabt harus nya saling terbuka agar kita bisa mengatasi masalah ini... itu lah... bukannya saling menutupi begini... bagaimana Yufika gak mau berbagi suka dukannya ke kalian... kalau hal kecil saja kalian gak jujur... heran deh gue sama kalian.... yaudah gue cuman bilang itu saja.... hue harap setelah ini kalian bisa sadar apa kesalahan kalian... walaupun Yufika bilang gak ada masalah ... aku yakin tadi dia berbohong hal ini agar kalian juga sadar sama salah kalian... kalian.. ngerti kan..maksud gue..." sweu Sindi panajng lebar lalu bertanya. Namun tak ada jawaban sama sekali..


" Hmmm baiklah percuma gue bicara kalau kalian sendiri gak mau jawab... yaida gue pamit bye..." seru Sindi sambil beranjak dari duduknya.


Sindi pergi dari Caffe tersebut dan tersisa lah Rahayu serta Mikhayla keduanya tampak terdiam.


🌷🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2