
Saat jam istirahat Risha dan FERDENAD ngajakin Yufika ke kantin.
" Fik kekantin yuk..." ajak Fera mewakili yang lain Yufika menatap Rahayu dan Mikhayla sejenak..
" Hmmm maaf Fer ..lain kali saja aku ada urusan pribadi sama dua bocil ini nih..." seru Yufika sambil menunjuk Rahayu dan Mikhayla dan keduanya yang ditunjuk pun langsung protes.
" Enak saja ngatain kita bocil.... gue dah gede ya... jangan ngatain. gue bocil..." seru Rahayu ketus
" Yeeee kalau gak bocil lo juga gak ngegas gitu kali neng..." sahut Mikhayla santai.
" Woi lo juga di katain bocil sama nih orang..." sahut Rahayu kesel sambil menunjuk Yufika.
" Yaudah fik kita berempat duluan ya..." seru Risha.
" Oke sip..." seru Yufika sambil tersenyum
" Kalian berdua ikut aku...aku mau makan kalian hidup-hidup..." seru Yufika lalu berjalan menuju pintu keluar kelas lebih dulu.
" Yufika kenapa.... ya...?" tanya Rahayu pada Mikhayla
" Gak tau gue ayok... entar dia ngamuk lagi..." seru Mikhayla sambil berjalan lebih dulu... keduanya keluar kelas tanpa memgjoraukan kehadiran Simdi dan Safani.
Yufika berjalan menuju taman
__ADS_1
Sesampai di sana dia terduduk lesu dan tak bersemangat.
" Fik..." seru Rahayu sambil menepuk bahu kiri Yufika lalu dia duduk di samping kiri Yufika dan Mikhayla di samping kanan Yufika.
" Kita gak tau harus memulai cerita dari mana tapi kita berdua sangat kecewa dengan mereka fik." seru Rahayu membuka obrolan...Sesaat Yufika terdiam.
" Iya fik...aku pun begitu gak tau lagi mau bersikap bagaimana....?" seru Mikhayla
" Bersikaplah seperti biasanya ...dan jangan menimbulkan kecurigaan kepada mereka... jika mereka bertanya jawablah...seadanya... " seru Yufika masih menatap lurus.
" Hmmmm kira mau cerita...-" seru Mikhayla terhenti.
" Gak perlu cerita aku tau kok masalahnya apa gak usah..." seru Yufika cepat.
" Aku bisa lihat dari sikap keduanya kok yaudah lah... gak usah khawatir biarkan saja ..." seru Yufika.
" Tapi gak bisa gitu fik mereka dah keterlaluan fik..." seru Rahayu kesel dan marah.
" Iya fik mereka itu dah cukup keterlaluan..." sambung Mikhayla.
" Hmmm baiklah...terserah kalian... tapi yang jelas aku gak mau kalau kalian harus bertengkar aku gak mau aku gak suka... jika nantik aku dengar kalian bertengkar .... aku pastikan kalian tak lagi melihat ku..." seru Yufika lalu beranjak dari duduknya dan langsung pergi... Sesampai di ujung tangga dia melihat Zahra bersama Kharisma sekilas dia tersenyum lalu dia menaiki anak tangga... Namun baru selangkah dia berjalan dia harus berhenti.
" Yufika....?" panggil Zahra.
__ADS_1
" Iya ra ada apa...?" seru Yufika sambil kembalikan tubuhnya menghadap Zahra.
" Buru-buru mamat... mau kemana sih...?" tanya Zahra.
" Mau ke kelasau ngadem." seru Yufika.
" Ngadem kok di kelas fik...?" tanya Kharisma... Yufika tak menjawab perkataan Kharisma namun dian mengajukan pertanyaan
" Kamu dah masuk sekolah ris....?" tanya Yufika pada kharisma dan dianggukan kepala oleh kharisma.
" Hmmm syukurlah..." sambung Yufika sambil tersenyum
" Eh fik ke kantin yuk..." ajak Kharisma.
" Enggak deh Ris... makasih aku ada perlu di kelas... mari..." seru Yufika dan dianggukan kepala oleh keduanya lalu Yufika pun berbalik menaiki anak tangga dan langsung pergi menuju kelas nya....
" Saat Yufika ingin masuk kedalam.kelas dia dinkagetkan dengan Yulina.
" Dorrrr....." Yulina menepuk pundak Yufika hingga Yufika terlonjak kaget sambil menyentuh dadanya yang terkejut.
" Kamu lin...bisa gak sih jangan ngaetin aku gitu..." seru Yufika lalu dia masuk kedalam kelas yulina pun bingung dengan sikap Yufika...
" Ada apa dengan Yufika kenapa sikapnya agak berbeda ya..." gumam Yulina pelan lalu dia kembali kedalam kelasnya sambil menerka-nerka....
__ADS_1
🌻🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻🌻