ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
KEAJAIBAN DI BALIK MUSIBAH


__ADS_3

*SIAPA YANG MENYANGKA DI BALIK MUSIBAH YANG MENIMPAH SESEORANG ADA SEBUAH KEAJAIBAN YANG KITA RAIH DAN ITU MEMBERIKAN KITA PELAJARAN AGAR BISA MEMAKNAI MASALAH HIDUP DAN MENERIMA KENYATAAN ITU DENGAN LAPANG DADA*


Setelah Yufika bertemu dengan Zahra dia pulang kerumah sendirian karna yulina sudah lebih dulu pulang bersama ketiga sahabatnya ....


Saat tengah perjalanan pulang Yufika melihat banyak kerumunan lalu dia pun mendekati kerumunan tersebut... setelah dia mendekat dia pun bertanya ke salah satu ibu-ibu.


" Buk ini ada apa ramai-ramai begini...?" tanya Yufika.


" Itu dek ada korban tabrak lari dek.. korbannya seorang gadis remaja..." seru ibuk itu.


" Hmmm begitu buk makasih ya..." seru Yufika.


" Lalu Yufika mematikan motornya dan mendekati kerumunan tersebut .... namun batu satu langkah dia berjalan kepalanya berputar seakan dia melihat sesuatu ...."


" Akhhhhhhmmmm " rintihan Yufika menahan sakitnya


" Bayangan apa itu barusan seperti nyata sekali.... barusan aku melihat Naura.... ya itu naura... tapi kenapa bayangan itu seperti nyata.... akhhhh sakit sekali..." seru Yufika sambil menahan sakitnya lalu dia pun kembali melangkah dengan tangannya masih menyentuh kepala yang pusing tadi....


Setelah mendekat....dia pun melihat korban tersebut... sungguh betapa kaget nya Yufika saat melihat siapa korban tersebut....


" Na.....naura......" gumam Yufika pelan lalu dia berjalan kearah kerumunan tersebut


" Pak tolong dia teman saya..." seru Yufika.


" Kami sudah menghubungi ambulans nak.." seru bapak-bapak itu.


Tak kma ambulance datang lalu perawat - perawat itu membawa Naura ke dalam mobil ambulance


Sedangkan Yufika mengikuti ambulance dari belakang dengan motor nya.


Sesampai di rumah sakit Naura langsung di tangani oleh dokter tak lama dari itu kedua orang tua Naura datang ... keduanya melihat Yufika yang duduk di depan ruangan UGD langsung mendekat ke arah Yufika.


" Yufika ... ini kamu nak..." seru mamanya Naura


" Tante Naya...Om Darman..." sapa Yufika pada kedua orang tua Naura


" Fika... bagaimana keadaan Naura nak...?" tanya tante Naya.


" Dokter baru saja memeriksa keadaan Naura tante..." seru Yufika.


" Nak bagaimana bisa kamu ada di lokasi kejadian ...?" tanya om Darman pada Yufika.

__ADS_1


" Hmmm tadi waktu fika pulang sekolah fika gak sengaja lihat kerumunan om... jadi fika dekatin dan ternyata pas fika lihat korbannya ternyata Naura... jadi ya fika dekatin om.." seru Yufika jujur.


" Terimakasih ya nak..." sahut tante Naya.


" Iya tante sama-sama..." seru Yufika.


Tak lama suara dering handphone membuat ketiga orang itu kaget lalu Yufika melihat kearah kedua orang tua Naura.


" Tante om ....hmmm fika permisi sebentar mau angkat telfon dari mama..." seru Yufika dan dianggukan kepala oleh kedua orang tua naura.


📞 Yufika : Hallo ma...


📞 Mama : Fika kamu di mana nak kok belum pulang ini sudah jam berapa...


Yufika melihat jam di tangannya.


📞 Yufika : Maaf ma... fika lupa ngabarin sekarang fika sedang di rumah sakit ma....- seru fika terhenti.


📞 Mama : Apa....? di rumah sakit... kamu kenapa nak...? tanya mama fika khawatir.


📞 Yufika : Aku gak apa-apa mah hanya saja temanku kecelakaan ma..." seru fika menjelaskan.


📞 Mama : Oh mama kirain kamu nak... tapi kamu baik-baik saja kan nak.." tanya mama fika.


📞 : Ya sudah kamu cepat pulang dan hati-hati di jalan oke..."


📞 Yufika : Oke mah..." seru Yufika dan panggilan pun berakhir.


Lalu Yufika kembali mendekati kedua orang tua Naura


" Tante om... yang sabar ya... doakan saja semoga Naura baik-baik saja ya..." seru Yufika sambil menyentuh telapak tangan mamanya Naura sekilas dia mendapatkan bayangan dia melihat akan ada kejadian aneh yang akan menimpah Naura namu. dia bingung harus berbuat apa...


" Iya nak... makasih ya..." seru tante Naya


" Yaudah om tante... hmmm fika pulang dulu ya... mama sudah nyariin fika... kalau ada waktu nantik atau besok fika kesini lagi..." seru Yufika


" Iya nak terimakasih... sering-sering lah kemari nak.." seru om Darman.


" Iya om.. kalau gitu fika pamit ya ...tante om.." seru Yufika sambil mencium punggung tangan kedua orang tua Naura lalu dia pun pergi meninggalkan rumah sakit...


Sepanjang jalan Yufika berpikir apa yang terjadi dengan dirinya dia seperti mendapatkan bayangan masa depan yang akan terjadi... tapi dia bingung harus bersyukur atau harus bersedih... lalu sesaat Yufika tersadar dia sedang berkendara jangan sampai dia kenapa-napa...

__ADS_1


Tanpa pikir panjang lagi Yufika langsung mena.ucapkan gas motornya agar dia cepat sampai di rumah.


Tak lama dia pun sampai dirumah... namun saat sampai dirumah dia melihat suatu bayangan seperti sesuatu akan terjadi.... namun diaenepisnya dan langsung memasuki kamarnya....


* Malam hari Yufika masih bergelut dengan pikirannya Dia mencoba untuk menutup matanya namun baru sebentar dia menutup dia melihat seorang kakek-kakek sedang berdiri lalu Yufika terbangun dan menatap kakek tersebut.*


" Kakek siapa...kenapa bisa ada di kamar saya..." tanya Yufika takut.


" Jangan takut cu... dengarkan perkataan kakek ini... APA YANG KAMU LIHAT JANGAN KAMU ABAIKAN KARNA ITU SUATU ANUGERAH YANG TUHAN BERIKAN KEPADA KAMU AGAR KAMU BISA BERGUNA HUAT ORANG LAIN BANTU LAH ORANG YANG MEMBUTUHKAN DAN SEGERALAH PIDAH DARI RUMAH INI... DAN JIKA KAMU INGIN TAU JAWABANNYA MAKA PINDAH LAH TERLEBIH DAHULU SETELAH 3 HARI DARI SEKARANG...." seru kakek itu lalu tiba-tiba menghilang dari hadapan Yufika.


Yufika memang sedikit mempercayai apa yang di kata kan sang kakek langsung menemui kedua orang tuanya.


" Pah...mah..." seru Yufika dari anak tangga...


kedua orang tua Yufika pun langsung menoleh dan menatap Yufika.


" Ada apa... nak..." tanya papa Hardiman


" Iya sayang ada apa nak gak usah lari-lari gitu..." seru mama Milania.


" Pah... kita harus pindah dari rumah ini sebelum 3 hari kedalam pah..." seru Yufika tiba-tiba membuat kelima orang itu kaget.


" Kenapa harus pindah sih nak... kamu gak betah di rumah ini...?" tanya papa Hardi.


" Hmmmm betah sih pah tapi ada hal yg gak bisa fika jelasin nantik akan tau jawabannya setelah kita pindah dari sini pah... kalau bisa malam ini kita beres-beres pah..." seru Yufika panik


" Yaudah nantik papa hubungin dulu asisten papa untuk kemari dan kalian bereskan semua pakaian kalian kita akan pindah... jika tidak memungkinkan besok pagi kita akan pindah dan kalian harus bereskan semua jangan sampai ada barang yang ketinggalan..." perintah sang papa Hardi sambil mengeluarkan handphonenya dan menghubungi asisten papa Hardi....sedangkan yanv lain bergegas membersihkan pakaian mereka.


" Fik... kenapa haris pindah sih..." gerutu yulina pada Yufika.


" Kamu akan tau jawabannya setelah 3 hari kedepan ..." seru Yufika dan tak sengaja dia menyentuh lengan Yulina sekilas dia mendapatkan bayangan yang akan terjadi dengan Yulina... saat itu juga Yufika memberikan tatapan tajamnya kepada Yulina...


" Lin.... kamu lagi dekat sama cowok ya..." seru Yufika membuat yulina kaget.


" Ka..kamu tau dari mana fik..." seru Yulina kaget dan gugup.


" Gak perlu tau aku tau dari mana itu benarkan..." seru Yufika dan dianggukan kepala oleh Yulina.


" JAUHIN DIA... KARNA DIA SUDAH PUNYA KEKASIH..." seru Yufika penuh penekanan membuat Yulina tak percaya.


" Kamu jangan sok tau fik... dia mana ada pacar selain aku... " seru Yulina sedikit keras.

__ADS_1


" Kamu tidak percaya sama aku... baiklah siap-siap di labrak sama pacarnya besok ..." seru Yufika lalu dia pergi dari hadapan Yulina...


💮💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮💮


__ADS_2