
" Pah mah... aku boleh mintak sesuatu gak pah mah ..." seru Yufika saat dia telah duduk...
" Emang nya kamu mau mintak apa nak..." tanya sang papa
" Hmmm tapi janji dulu ya... jangan marah dan kabulkan permintaan Fika ya pah...mah..." seru Yufika.
" Ya gak bisa gitu lah nak... kamu bicara dulu baru pala kabulkan..." seru papa Hardi.
" Yaudah fika ngalah deh... hmmm pah... fika.... mau....-" seru fika terhenti karna kedua saudaranya datang ...
" Hmmmmm gak jadi deh pah nantik malam saja ... aku izin keluar ya pah mau ke THE FIK RESTO&******CAFFE******." seru Yufika.
" Ya pergi lah nak jangan malam - malam pulangnya..." seru papa Hardi
" Dek mau ke mana....?" tanya Yohanda.
" Mau ke THE FIK RESTO & CAFFE BANG kenapa abang mau ikut..." seru Yufika.
" Ya lah abang ikut." seru Yohanda semangat lalu keduanya pun bersiap untuk berangkat
" Pah... mah...abang sama adek pergi dulu ya..." seru Yohanda.
" Iya jagain adiknya ya bang..." seru mama Mia.
" Iya mah..." sahut Yohanda...
Lalu keduanya pun pergi ...
" Dek... itu Yulina kenapa...?" tanya Yohanda sambil menyetir.
" Aku gak tau bang... " seru Yufika bohong.
" Kok kamu gak tau..." seru Yohanda.
" Aku kan gak ada di lokasi kejadian bang... aku tuh lagi di taman sekolah bang..." seru Yufika jujur.
" Yaudah... lah..." seru Yohanda lalu keduanya pun terdiam dan tak lama mereka sampai di THE FIK RESTO & CAFFE milik Yufika....
Yufika melihat Mayang yang sedang duduk di kasir lalu menyenggol lengan abangnya....
Yohanda paham dengan isyarat yang di berikan adiknya itu lalu dia pun menggoda sang kekasinya.
__ADS_1
" Selamat sore nona... bisa saya meminta sesuatu..." seru Yohanda dengan nada pelan
" Hmmmmm beh mau mintak apaan..." seru Mayang tanpa menatap lawan bicaranya.
" Hmmmm nona saya mau mintak nomor handphonenya nona boleh..." seru Yohanda.
" Hmmmm tidak bisa!!!! yang lain saja..." seru Mayang masih dengan posisi yang sama.
" Maukah anda menikah dengan saya ..." seru Yohanda lalu Mayang pun langsung menatap ke arah orang yang mengajaknya bicara.
Seketika dia tersenyum menatap siapa yang ada di hadapannya....
" Yohanda... kamu disini... kamu sendirian..." seru Mayang sambil menatap wajah sang kekasih.
" Enggak aku tadi bareng kekasih pertamaku..." seru Yohanda dengan senyum menggodanya
" Apa... kamu punya kekasih selain aku..." seru Mayang kesel....
" Iya ..." seru Yohanda santai
" TEGA KAMU YO..." seru Mayang yang hampir meneteskan air matanya lalu Yohanda dengan cepat memanggil adiknya dengan sayang.
Tak lama Yufika datang sambil membawa stik kentang di tangannya....
" Ada apa bang... " seru Yufika sambil menatap keduanya.
" Ini dek sayang.... sepertinya abang di tolak dek lamaran abang dek gimana ini..." seru Yohamda dramatis.
" Yauda lah bang kalau di tolak bisa di cari yang lain bang..." seru Yufika santai tanpa melihat ekspresi Mayang.
" Dek... ja...jadi kamu bareng sama Yohanda." seru Mayang
" Iya kak..." seru Yufika
" Yo maafin aku ya dari tadi aku cuekin kamu terus." seru Mayang kepada Yohanda
" Bang kita pulang yuk..." seru Yufika.
" Dek... kakak mau bicara dulu sama abang kamu dek... boleh ya...." seru Mayang pada Yufika.
" Iya kak boleh lah..." seru Yufika...
__ADS_1
Lalu Mayang mengajak Yohanda berbicara di belakan caffe... keduanya berbincang serius sedangkan Yufika sedang menikmati minuman hangat yang dibuat oleh Zahra
" Eh Ra... kamu jangan kaget kalau weekend teman-teman banyak lo datang kesini...." seru Yufika.
" Gak apa-apa biarin aja yang penting kan kerjaan aku halal..." seru Zahra.
" Yaudah makasih ya..." seru Yufika sambil menerima coffe late dari tangannya Zahra
Tak lama Yohanda datang engan Mayang dengan wajah yang berseri...
" Wah wah ... ada apa ini... kenapa wajah kalian seperti berbunga-bunga begitu..." seru Yufika seraya meledek.
" Bisa aja kamu dek..." seru Mayang
" Yaudah dek ayuk pulang..." seru Yihanda pada adiknya...
" Lalu Yohanda pamit kepada calon istrinya itu "
Sesampai dirumah Yufika pun ditanyakan oleh sang papa.
" Fika..." panggil papa Hardi
" Iya pah..." seru Yufika lalu mendekat ke arah papa nya.
" Tadi siang kamu mau mintak apa..." seru papa Hardi
" Oh itu pah aku mau izin kerja apa boleh pah..." seru Yufika.
" GAK..." seru Yohanda dan Yefandra bersamaan.
" Abang gak bolehin kamu kerja dek... kamu harus fokus sekolah ..." seru Yohanda.
" Benar dek kamu belajar saja yang rajin..." seru Yefandra.
" Pah... boleh ya..." seru Yufika dengan manja kepada sang papa.
" Papa gak bisa ngizinin kamu nak... benar kata kedua abang kamu...itu." sahut papa Hardi.
" Yaudah lah... kalau gitu fika kekamar dulu ya..." seru Yufika lesu. lalu dia berjalan menuju kamarnya..
🌺🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺🌺
__ADS_1