
Pagi hari Yufika dan Yulina berangkat ke sekolah bersama.
" Pagi mah pagi pah " seru keduanya bersamaan sambil menarik kursi dan bergabung di meja makan
" Selamat pagi anak gadis papa mama. " seru kedua orang tua mereka bersamaan
Lalu mereka menikmati makanan mereka dengan santai.
Setelah sarapan keduanya berangkat ke sekolah dengan Yufika yang membawa motor dan membonceng Yulina.
Sesampai di sekolah keduanya di sambut oleh Sarina cs.
" Wah ada tukang parkir cantik nih " ledek Yulina saat turun dari motor milik Yufika.
" Aishhhh kurang asemmm lo Lin cantik-cantik begini lo katain gue tukang parkir " seru Sarina yang duduk di atas motornya.
" Ya habis nya kan pada.suka banget tuh duduk di parkiran pagi-pagi begini " seru Yulina sambil merapikan rambutnya dengan sisir yang dia bawa.
" Astaga Lin lo bawa sisir ke sekolah " seru Naura
" Yeees... habis nya rambut gue berantakan " seru Yulina sambil menyimpan sisir kedalam tas nya.
Yufika yang sudah selesai dengan urusannya langsung masuk kedalam gedung sekolah dan meninggalkan keenam gadis itu di parkiran.
" Astaga lihat lah kita di tinggalkan oleh nona balok es itu " seru Yulina sambil berjalan mengikuti Yufika dan diiringi oleh kelima gadis sahabat Yufika.
" Main pergi aja lo " seru Yulina kepada Yufika saat keduanya sudah jalan bersejajar
" Aku gak suka dengar gosip pagi-pagi mending aku masuk kelas baca buku dan buat tugas " seru Yufika sambil mempercepat langkah kakinya.
Sesampai di depan kelas Yufika mengehala nafas sesaat lalu dia masuk kedalam kelas dengan hati yang sangat bahagia.
Namun tiba-tiba senyumnya sirna saat seorang pria memasuki kelas sambil tersenyum ke arah Yufika.
Yufika hanya menatapnya sekikas lalu menundukkan pandangannya ke arah buku yang dia pegang.
Tak lama kelima sahabatnya masuk kelas bersama Afriana dan juga Afriani
" Ehemmm pantasan aja buru-buru ternya ada yang mau pdkt nih " sindir Mitha kepada sahabatnya itu
Yufika tak menghiraukan sindiran sahabatnya itu.
Yufika hanya sibuk dengan bukunya saja.
" Fik kamu sudah selesai buat tugas biologi belum " seru Dahlia.
" Sudah ,, kenapa emangnya ? " tanya Yufika
" aku boleh salin gak " seru Dahlia
" Boleh nih " seru Yufika sambil menyerahkan bukunya ke tangan Dahlia
Dahlia pun menerima dan dengan cepat menyalin tugas tersebut
Tak lama bel berbunyi dan sat jam istirahat pun tiba.
' Fika kantin yuk " ajak Yana kepada Yufika.
" Hmmmmm " gumam Yufika sambil berdiri dari duduknya dan berlalu begitu sja dari kelas.
__ADS_1
" Masih dingin aja dia sama aku " gumam Yana pelan
" Sabar , orang sabar kuburan nya lapang kok " ledek Dahlia sambil menepuk bahu Yana
" Lapangan bola yang lapang " seru Yana kesel dan di sambut gelak tawa oleh yang lainnya
" Yufika mana ? " tanya Afriana
" Udah duluan ke kantin " seru Yana sambil berjalan menuju pintu kelas
Mereka pun memutuskan untuk pergi ke kantin.
Di kantin Yufika melihat Yuhendra memasuki kantin bersama Devo, namun dia dengan cepat mengalihkan perhatiannya ke arah lain, Namun saat Yufika sedang menikmati segelas orange juice tiba-tiba Yuhendra dan Devo berjalan ke arahnya
" Selamat siang ketua kelas ? " sapa Devo dengan senyumannya
" Siang juga " seru Yufika dengan wajah datarnya.
" Apakah kami berdua boleh duduk di sini " seru Devo meminta izin
" Silakan " seru Yufika hendak berdiri.
" Mau kemana ? " seru Devo
" Mau ke toilet " alasan Yufika.
" Gak usah bohong Devo tau kamu lagi ngehindarin kita kan karna kita ini tampan " seru Devo percaya diri.
" Maaf saya permisi " seru Yufika yang hendak pergi namun tiba-tiba tangannya di cekal oleh Yuhendra hal itu tak lepas dari pandangan Sarina cs yang juga baru memasuki kantin mereka tercengan melihat pemandangan tersebut, berbdah dengan Nurhaliza cs serta Rahayu cs juga saudarinya Yulina.
" Kamu mau nghindarin aku " seru Yuhendra sambil menatap ke arah Yufika.
" Maaf " satu kata itu keluar dari Yuhendra
" Maaf untuk apa ? " tanya Yufika heran
" Maaf untuk semuanya " seru Yuhendra kepada Yufika dengan penuh penyesalan.
" Aku rasa kamu gak pernah buat salah sama aku, apakah kamu baik-baik saja " seru Yufika heran.
" Aku baik-baik saja Yufika tapi di sini tidak baik-baik saja " seru Yuhendra sambil meletakan tangan yang di cekal nya itu ke dadanya.
Yufika dapat merasakan Jantung Yuhendra berdetak lebih kencang.
Sesaat pandangan keduanya bertemu, hingga seseorang datang dan merusak keadaan
" Ehemmm hmmmm sudah ya mesra mesraannya kita lapar nih " seru Sarina gang muncul tiba-tiba membuat teman-temannya geram dengan tingkah Sarina barusan.
Lalu keadaan menjadi canggung dan terjadilah keheningan
...💐💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐💐...
***BAGAIMANA KALAU AKU TIDAK BAIK-BAIK SAJA
🎵🎵🎵
...🎶***Andai aku bisa memutar waktu...
...Aku tak ingin mengenalmu...
__ADS_1
...Mengapa ada pertemuan itu...
...Yang membuat aku mencintaimu...
...Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja...
...Terus mengingatmu...
...Memikirkanmu...
...Semua tentang dirimu...
...Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja...
...Tak seperti kamu...
...Yang mampu tanpaku...
...Bagaimana...
...Mungkin kini kau bersama yang lain...
...Walau hatimu untukku...
...Adakah kesempatan untuk cintaku...
...Bahagia walau kita berbeda...
...Uu-oo-uu-oo-uu-oo...
...Huu-uu-oo-uu-oo...
...Mungkin kamu bukan untukku...
...Tapi kau selalu di hatiku...
...Oo-uu-oo...
...Bagaimana...
...Oo-oo-oo...
...Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja...
...Terus mengingatmu...
...Memikirkanmu...
...Semua tentang dirimu...
...Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja...
...Tak seperti kamu...
...Yang mampu tanpaku...
...Tak seperti kamu...
...Bagaimana...
__ADS_1