ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
KERAPUHAN SEORANG YUFIKA


__ADS_3

Setelah Yufika memasuki kelasnya dengan hati yang gulana dia sejenak menyandarkan tubuhnya di kursi lalu dia memejamkan matanya sejenak dan merilekskan suasana hatinya hingga terdengar suara langkah kaki


" Yufika..." panggil seseorang dengan suara berat


Mendengar suara itu Yufika langsung dengan cepat membuka matanya dan menatap ke arah orang tersebut.


" Ranti...." gumam yufika lirih.


" Kamu kenapa ....?" tanya Ranti.


" Aku gak apa-apa kok..." seru Yufika sambil mengalihkan tatapannya ke arah lain


" Yufika ....kamu itu belum bisa bohong dengan baik belajarlah lebih keras lagi... aku paham kamu ada masalah... coba ceritakan kepadaku apa yang membuat kamu sesedih ini..." seru Ranti dengan nada lembutnya.


Lalu Yufika menatap ke arah Ranti seketika tangisnya pecah.


" Hiks....hiks....hiks... apa salahku Ran....kenapa mereka membenciku.... apa salahku.... sehingga aku terlihat buruk di mata mereka hiks....hikss....hiks...hiks... kenapa mereka selalu memberikan ku luka kenapa mereka menjauhiku....apa salahku kepada mereka Ranti... hiks...hikss....hikss...." seru Yufika di sela tangisan nya.


Ranti kaget melihat Yufika menangis dia tak menyangka kalau Yufika yang selama ini dia kenal terlihat baik-baik saja dan selalu bersikap datar dan juga dingin bisa serapuh saat ini....


" Kamu gak salah apa-apa kok fika... mungkin mereka yang belum mengenal kamu lebih jauh.... udah ya.... jangan sedih dong... mana nih Yufika yang katanya terlihat dingin datar dan cuek...." seru Ranti masih dalam memeluk Yufika.


Yufika pun langsung melepas pelukannya dan melapaskan kacamatanya lalu menyeka air matanya itu.


" Makasih ya Ranti... sudah dengerin aku..." seru Yufika.


" Iya fika... kamu kalau mau cerita sama aku saja.... dari tadi tuj aku nyariin kamu eh taunya kamu sembunyi di kelas... kamu da makan belum ini aku beliin kamu roti sama minuman dimakan dulu gih..." Seru ranti sambil memberikan roti dan sebotol minuman mineral di hadapan Yufika.


Lalu Yufika menatap pemberian Ranti lalu dia kembali memeluk Ranti dengan erat.


" Makasih ya Ranti... aku gak tau lagi kalau gak aku harus bagaimana lagi..." seru Yufika sambil melepas pelukannya.


" Iya sama -sama udah ya makan dulu itu kasihan nganggur..." seru Ranti.


Lalu Yufika memakan makanan pemberian dari Ranti .... namun tanpa mereka sadari seseorang yang hendak masuk kelas mendengar semua penuturan Yufika dan Ranti hatinya mencelos saat itu juga... dia dekat dengan Yufika namun dia tak tau sahabat nya itu bisa serapuh itu...


" Apa karna aku tak peka dengan keadaannya atau bagaimana.... aku tak bisa melihat kesedihannya selama ini aku belum bisa jadi sahabat yang baik buatnya sampai orang lain dari kelas sebelah pun mampuh mengetahui sisi lain dari orang yang selama ini dekat denganku... maafin aku Yufika..." gumam gadis itu yang tak lain tak bukan adalah Risha.... dia saat itu hendak kembali kedalam kelas namun langkahnya terhenti saat dia mendengar Yufika menangis....

__ADS_1


Tak lama dia pun memberanikan diri untuk masuk lalu dia tersenyum ke arah Yufika dan Ranti.


" Yufika..." sapa Risha pada Yufika


" Iya sa... yang lain mana...?" tanya Yufika.


" Bentar lagi juga nongol..." seru Risha lalu dia duduk di kursinya.


" Yaudah fika... aku ke kelas dulu ingat ya... jika mau cerita aku ada di kelas sebelah... ingat..." seru Ranti mengingatkan Yufika


" Iya iya sudah sana.. sekali lagi makasih ya..." seru Yufika dan diacungkan 👍 ibu jari oleh Ranti sambil keluar dari kelas.


Dan tak lama masuk lah FERDENAD dan Rahayu beserta yang lainnya.


Rahayu menyadari jika Yufika baru saja selesai menangis lalu dia berbisik kepada Yufika.


" Fik... kamu habis nangis...." seru Rahayu sambil menatap intens wajah sahabatnya itu.


" Enggak aku gak habis nangis mataku tadi kelilipan aja kok..." seru Yufika bohong.


" Yufika kamu gak bisa bohong aku tau kamu habis nangis udah ya jangan dipikirin lagi " seru Rahayu sambil menarik Yufika dalam pelukannya dan yang lain pun memperhatikan mereka lalu tak lama Rahayu melepas pelukan mereka.


Mikhayla juga memperhatikan Yufika yang sedang mengalihkan tatapannya ke arah lain sambil menahan air matanya.


Mikhayla tau Yufika saat ini sedang merasa sedih


" Yu lo kok nyolot gitu sih kek bocah aja loh... gak salah tu Yufika ngatain lo bocah..." seru Mikhayla seraya memberi kode pada Rahayu.


Rahayu paham dengan tatapn Mikhayla kar a Rahayu tipe orang yang muda peka dengan keadaan.


" Apa lo bilang gue bocah... wah cari mati lo sama gue..." seru Rahayu pura pura kesel.


" Apaan sih dasar bocah..." seru Mikhayla


" Oh masih ngatain gue bocah lo ya... oke pulang sendiri lo jalan kaki sono ...." seru Rahayu


" Oke... gue pulang sama Yufika hahahaha iya kan fik boleh gue nebeng sama elu..." seru Mikhayla sambil menaik-turunkan alisnya

__ADS_1


" Gak bisa mik aku sama Risha..." seru Yufika tanpa menatap lawan bicaranya.


" Hahahahahahaha..." tawa Rahayu pecah. Yufika pun ikut tertawa.


" Udah ih yu... nebenngin dia kasihan nantik dia culik loh sama om om hahahahah..." seru Yufika sambil tertawa Rahayu dan Mikhayla langsung saling pandang usaha mereka membuat Yufika kembali tertawa berhasil.


" hahahahhaa..." keduanya tertawa bersamaan.


" Ya kali fik gue di culik sama om om... kalau om nya tajir gue mah mau fik..." seru Mikhayla ngasal dan dapat lemparan tisu di wajahnya dari Rahayu.


" Gilak lu ya... masih aja mikirin begituan..." seru Rahayu.


Dan tak lama guru pun masuk dan memulai mata pelajaran mereka.


Setelah jam berakhir Yufika dan Risha menuju parkiran...


" Yufika kamu baik-baik saja kan..." tanya Risha pada Yufika


" Aku sedikit gak enak hati Ris..." seru Yufika jujur.


" Gak enak hati gimana..." seru Risha.


" Entah lah... ayok aku antar kamu pulang..." seru Yufika kepada Risha.


Sepanjang jalan keduanya terdiam


" Yufika.." panggil Risha tiba-tiba


" Hmmmm kenapa Risha...?" tanya Yufika masih fokus mengemudikan motornya.


" Kamu gak mau cerita sama aku .... kalau kamu ada masalah cerita aja fik... aku mau kok jadi pendengar kamu masa iya kamu gak mau sih cerita sama aku... selama ini kan aku selalu berbagi sama kamu...aku pengen fik kamu juga cerita sama aku..." seru Risha.


" Jangan sekarang ya Risha... aku belum siap cerita apa-apa sama kamu..." seru Yufika sambil menghentikan motornya karna telah sampai di mansion milik Risha.


" Iya udah gak apa-apa...kalau gitu aku duluan ya... bye sampai jumpa Yufika ......" seru Risha sambil melambaikan tangannya ke udara🖐


Lalu Yufika pun pergi meninggalkan mansion milik Risha..

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼🌼


__ADS_2