
Sesampai di tokoh buku Bagas dan Yufika turun dari dalam mobil milik Bagas, saat itu juga Bagas melihat seorang laki-laki yang sedang berjalan mendekat ke arah mereka berdua.
" Hai Fika " sapa pria yang tak lain tak bukan adalah Yuhendra.
" Hmmm hai " seru Yufika sambil menoleh ke samping
Bagas langsung memasang wajah datarnya kepada Yuhendra yang menatap penuh cinta kepada Yufika.
" Kamu sama siapa abang kamu " seru Yuhendra
" Bukan Yuh aku bareng sama pria yang keluarga aku jodohkan buat ku " seru Yufika jujur, seketika membuat Yuhendra langsung kaget dan menatap tajam ke arah pria yang menatapnya datar.
" Kamu serius di jodoh kan sama pria kaku ini " seru Yuhendra menatap tak suka kepada Bagas
" Dek.kamu cari bukunya buruan abang temenin jangan lama-lama " seru Bagas dengan wajah datar nya.
Lalu Yufika dan Yuhendra berjalan mencari buku yang mereka akan bahas di ujian try out minggu depan.
Sedangkan Bagas berjalan di belakang kedua nya.
" Fika jadi ini alasan kamu menolak aku, kamu sudah di jodohin sama pria tua itu " bisik Yuhendra
" Maaf Yuh " seru Yufika pelan,
" Ekheemmmmm " suara deheman Bagas mengintruksi keduanya untuk menjaga jarak.
Seakan tuli Yuhendra tiba-tiba mendekat ke arah Yufika tanpa menghiraukan tatapan tajam dari Bagas yang menatapnya penuh cinta dan juga penuh perhatian
" Aku masih sayang sama kamu " seru Yuhendra
__ADS_1
" Maafin aku Yuhen aku gak bisa aku memilih pilihan orang tuaku " seru Yufika dengan raut wajahnya yang sedih.
" Gak apa-apa asalkan kamu bahagia dengan pak tua itu, jika kamu tak bahagia , aku masih mau menerima kamu " seru Yuhendra santai
lalu pria itu berjalan lebih dulu untuk mencari buku yang dia inginkan saat ini.
Yufika pun mulai mencari dan memilih buku yang akan dia beli.
" Saat Yufika sedang fokus ke sebuah buku Yuhendra diam-diam melirik gadis itu dengan sangat intens.
" Aku tak menyangka kedua orang tuamu menjodohkan mu dengan pria setua itu " gumam Yuhendra sambil menatap tajam ke arah Bagas yang sedang berdiri di samping Yufika sambil kedua tangannya di masukan kedalam saku celananya.
" Abang kenapa ? " tanya Yufika sambil menarik sebuah buku dari lemari.
" Enggak apa-apa ' seru Bagas.
" Kamu serius dek mau memulai hubungan dengan abang " seru Bagas kepada Yufika.
" Iya bang " seru Yufika.
" Dek kamu mau kan kita jalin hubungan ini dek " seru Bagas
" Iya mau " seru Yufika singkat.
" Terimakasih dek abang cinta sama adek " seru Bagas senang
" Yufika juga bang sayang dan cinta sama abang kok " balas Yufika sambil tersenyum
" Terimakasih dek " seru Bagas refleks memeluk tubuh Yufika.
__ADS_1
" Opsss maaf dek abang terlalu bahagia jadi refleks deh maaf ya " seru Bagas nyengir kuda.
" Gak apa-apa bang " seru Yufika
" Yuk dek kita pulang udah malam nih , besok abang jemput ya ke sekolah " seru Bagas
" Gak usah bang Yufika bawah motor sendirian kok ke sekolah " seru Yufika.
" Hmmmm kan sekarang ada abang dek ga mau ya abang jemput " seru Bagas
" Ya sudah iya abang terserah abang asalkan tidak merepotkan abang " seru Yufika sambil tersenyum
" Gak merepotkan kok dek biasa aja " seru Bagas santai.
Tak lama mobil milik Bagas sudah memasuki rumah besar milik keluarga Yufika
" Terimakasih ya bang sudah nemenin Yufi beli buku " seru Yufika sambil tersenyum
" Sama-sama dek abang gak mampir ya udah malam sampaikan saja salam abang sama papa dan mama kamu ya dek " seru Bagas kepada Yufika.
" Iya bang pasti hati-hati di jalan ya bang " seru Yufika kepada Bagas.
" Iya dek abang pulang ya " pamit Bagas kepada Yufika.
" Iya bang " seru Yufika.
Bagas pun menaiki mobilnya kembali dan menjalankannya , lalu pergi meninggalkan rumah Yufika dengan hati yang sangat bahagia dan penuh cinta.
...🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸...
__ADS_1