
Setelah sepulang sekolah Yufika mengantarkan Risha pulang kerumahnya dan akan menuju rumah sakit....
" Yufika... hmmmm tadi kalian bicara in apa sih..." tanya Risha penasaran.
" Oh itu teman kami masuk rumah sakit " seru Yufika.
" Oh begitu .... jadi kamu nantik akan membejuk nya..." seru Risha
" Iya ris...." sahut Yufika singkat.
Tak lama keduanya sampai di rumah Risha...
" Sa... aku pamit duluan ya... salam sama mama kamu oh ya ini kilotak bekal tadi... masakan mama kamu enak...." seru Yufika sambil memberikan kota bekal kepada Risha
" Akh ya... nantik aku sampaikan sama mama...kamu hati-hati di jalan ya . " seru Risha
" Oke aku pamit ya..." seru Yufika dan dianggukan kepala oleh Risha lalu dia menyalakan motornya dan pergi kerumahnya
Sesampai di dalam rumah mama nya Risha menatap putrinya.
" Kamu sudah pulang nak.." seru tante Friska.
" Iya mah..." sahut Risha sambil menyium punggung tangan sang mama.
" Kamu pulang sama siapa..?" tanya tante Friska
" Diantar sama Yufika tadi mah. " seru Risha
" Lalu nak fikanya mana kok gak ikut masuk..." seru tante Friska
" Yufika buru-buru mah dia harus membezuk tanya yang sakit mah... oh ya dia titip salam dan juga bilang masakan mama enak katanya. .." sahut Risha
" Akh salam balik ke dia ya... bisa aja dia... ya sudah kamu ganti pakaian setelah itu jangan lupa makan siang oke . " seru tante Friska pada putrinya
" Iya mah..." seru Risha lalu beranjak dari duduknya dan pergi ke arah dapur lalu menuju kamarnya
Sedangkan Yufika yang baru saja sampai di rumah berpapasan dengan Yulina namun dengan sikap jutek nya dia langsung pergi menuju kamarnya saat melangkah kan kakinya di anak tangga mama memanggilnya ...
" Fika..." panggil sang mama dan fika pun menoleh
" Iya mah ada apa...?" tanya Yufika.
" Kami sibuk gak hari ini..." tanya mama pada Yufika.
__ADS_1
" Hmmm aku mau besuk teman aku di rumah sakit mah.." seru Yufika.
" Ya sudah mama ikut kamu setelah itu temanin mama ketemu teman mama oke.." seru mama Yufika.
" Iya mah..." seru Yufika.
Lalu Yufika berpamitan ke mamanya untuk pergi kedalam kamarnya.
Sesampai di kamar dia kaget melihat Yulina.
" Fik... kita perlu bicara..." seru Yulina
Yufika mengacuhkan nya...dan dia pun langsung mengambil pakaiannya dan pergi ke kamar mandi...
30 menit kemudian dia keluar dari kamar mandi dengan pakaian sudah rapi dan siap untuk berangkat.
Yulina memperhatikan saudaranya itu.
" Fik... kita harus bicara... aku gak mau kita dian-diaman begini... aku bingung mau cerita sama siapa kalau bukan sama kamu..." seru Yulina.
" Ya tinggal bicara saja sama dinding kamar kamu atau keteman-teman kamu atau perluh cowok yang kamu belain waktu itu di hadapanku yang katanya dia baik setia jujur apa lagi ya... ya itu lah .." seru Yufika seraya menyindir Yulina terang terangan.
" Yulina...aku sudah memaafkan kamu tapi bukan berarti aku mau bicara serius sama kamu...." seru Yufika lalu dia turun dan menemui sang mama.
" Aku dah siap mah.. kita berangkat sekarang .." seru Yufika. lalu mama nya Yufika memanggil yulina dan mengajaknya juga untuk pergi.
" Fik...gimana...?" tanya Sarina.
" Gimana apanya...?" seru Yufika
" Ya gimana kita menemui Naura..." seru Sarina.
" Iya tinggal kita temui mamanya dulu lah.." seru Yufika santai lalu mereka pun memasuki rumah sakit.
Saat Yufika sedang memperhatikan setiap ruangan rumah sakit matanya menangkap sosok wanita parub bayah yang dia kenal lalu mereka mendekati wanita itu.
" Tante Naya..." panggil Yufika.
" Fika... kamu datang nak..." seru tante Naya lalu memeluk Yufika bahagia.
" Iya tante aku sama Sarina dan juga Mitha kesini tan dan juga mama ikut kok.." seru Yufika lalu mama Yufika dan mamanya Naura berkenalan lalu Sarina dan Mitha juga menyapa mamanya Naura.
" Tante gimana keadaan Naura...?" tanya Sarina.
__ADS_1
" Dia sudah membaik nak... kalian kalau mau ketemu masuk aja ... tadi waktu tante tinggal dia sedang tidur... masuk aja.." seru tante Naya.
" Baik tante..." seru ketiganya bersamaan.
Lalu ketiganya masuk ke ruang Naura.. seketika Yufika memandang wajah yang tertidur itu......
" Naura cepat sembuh ya...maaf aku gak bisa lama-lama... aku pamit..." bisik Yufika tepat di telinga kanannya Naura.
" Sar...mit aku pamit dulu ya soalnya mau nemenin mama...titip salam saja sama dia ya. " seru Yufika dan dianggukan kepala oleh keduanya lalu yufika pun keluar dari ruangan Naura setelah Yufika keluar Naura terbangun ..
Dia kaget saat melihat siapa yang berada di sampingnya ..
" Kalian...." seru Naura kaget
" Iya ini kita..." seru keduanya bersamaan.
" Kalian kenapa bisa disini..." tanya Naura.
" Iya kita tinggal di kota ini lah.." seru Mitha.
" Bukan itu maksudnya gue... kenapa kalian bisa tau gie disini..." seru Naura.
" Oh itu kita tau dari Yufika tadi dia .....-" seru Sarina terpotong
" Apa kalian ketemu Sarina dimana.. ?" tanya Naura.
" Di sekolah lah.. kita kan satu sekolah..." seru Sarina.
" Jadi kalian satu sekolah..." seru Naura dan dianggukan kepala oleh Sarina dan Mitha.
" Lalu dia kemana tadi aku seperti mendengar suaranya apa aku cuman mimpi..." seru Naura.
" Kamu gak mimpi kok tadi dia kesini tapi hanya sebentar karna dia sedang buru-buru... makanya kamu harus cepat sembuh biar bisa sekolah bareng kita lagi..." seru Mitha
" Pasti aku akan sembuh..." seru Naura semangat.
Saat Yufika telah keluar mamanya naura bertanya.
" Lah nak..fika udah ketemu sama Naura..." tanya tante Naya
" Sudah tante dia masih tidur... hmmm aku harus pergi tan maaf gak bisa lama-lama mari tante..." seru Yufika lalu ketiga orang itu pun pamit.
Lalu mama Yufika mengajak kedua anaknya untuk bertemu dengan teman sang mama...
__ADS_1
keduanya pun hanya menurut saja tanpa menolak keinginan sang mama mereka itu
💮💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮💮