
Setelah makan siang yang di masak oleh Yufika
Sore hari mereka berenang di rumah Yufika bersama Yulina
" Wih segarnya " seru Safani.
" Iya nih " seru Sindi
" Fika " panggil Sindi kepada Yufika yang sedang memainkan handphonennya
" Ya ada apa ? " tanya Yufika.
" Kita dengar kamu jadi ketua kelas ya di kelas kamu " seru Sindi bertanya
" Hmmm begitu lah " seru Yufika santai
" Oh ya fika kamu udah punya rencana apa saja di kelas " seru Rahayu
" Emang kenapa nanya-nanya ? " tanya Yufika curiga
" Gini Fika aku dikelas terpilih jadi bendahara kelas jadi pengen tau aja gimana sih jadi perangkat kelas yang sesungguhnya ? " tanya Rahayu
" Oh gitu " seru Yufika
" Gini lo jadi perangkat kelas apa lagi bendahara itu sih sebenarnya Sulut tapi lebih sulit lago menagih uang las ke teman-teman sama kek kita menagih uang kontrakan ke orang hahahahahah " seru Yufika sedikit tertawa
__ADS_1
" Kek emak-emak nahih hutang ya gak Fik ' seru Mikhayla
" Nah iya benar kara sih Mikhayla " seru Yufika sambil menjentikan jarinya di depan Mikhayla
" Hehehehehe biasa aja dong Fik " seru Mikhayla sambil tersenyum penuh makna..
" Gak usah nyengir " seru Safani sambil mengusap wajah Mikhayla menggunakan tangannya
" Ish baun terasi tangan lo " ledek Mikhayla kepada Safani
" Sedeng lo ya " seru Safani sambil.menjauh dari Mikhayla dan melanjutkan berenang nya
" Terus gimana Fik " seru Rahayu sambil menatap ke arah yufika.
" Ya yang kas itu kan nantinya buat kita juga jadi ya harus kita bayar mau itu setiap sekali seminggu maupun sekali sebulan juga terserah bendahara dan juga wali kelas " seru Yufika.
" Kalau kelas kami sih Rp 10.000 / minggu " seru Yufika sambil memakan buah apel.
" Berarti sebulan 40.000 ribu rupiah dong ya " seru Rahayu.
" Hmmmm iya " seru Yufika sambil tersenyum
" Hmmmm bisa juga gitu " seru Safani
" Bisa lah " seru Yufika.
__ADS_1
" Eh guys gue baru lihat postingannya Dirga nih " seru Sindi tiba-tiba sambil memperlihatkan foto seorang pria yang sedang berfoto di sebuah motor sport
" Lo suka sama Dirga " seru Rahayu dan dianggukan kepala oleh Sindi, namun seseorang diantara mereka seketika menjauh dari apa yang meteka bahas, Yufika dapat melihat pergerakan teman sekelas saudarinya itu
" Ekh guys makan yuk gue masakin mie rebus nih guys " teriak Yulina dari ambang pintu
" Oke guys serbu " seru ketiga gadis itu
" Kamu kenapa Fan " seru Yufika pada Safani
" Gak apa-apa" seru Safani sambil tersenyum paksa
" Kamu lupa aku ini bisa baca pergerakan seseorang hanya dengan melihat bahasa tubuhnya " seru Yufika
" Akh aku lupa Fika " seru Safani sambil menatap ke arah Yufika dengan senyuman terpaksa
" Kamu menyukai pria yang bernama Dirga itu " seru Yufika tiba-tiba
" Hmmmm mau gimana lagi Fika " seru Safan
" Aku gak mungkin menyukai pria yang juga di sukai oleh sahabat aku sendiri " seru Safani sambil menatap dalam ke arah mata Yufika
" Aku yakin suatu saat ada kok cowok yang suka sama kamu dengan tulus " seru Yufika sambil menepuk bahu Safani pelan
" Terimakasih Yufika " seru Safani dengan tersenyum tulus ke arah Yufika.
__ADS_1
" Yuk masuk " ajak Yufuka, keduanya pun memasuki rumah Yufika
...🌷🌷🌷🌷BERSAMBUNG 🌷🌷🌷🌷...