
Setelah Yufika memasuki kamarnya diapun langsung menuju kamar mandi dia sudah lelah hari ini ... entah apa yang akan dia hadapi kedepannya nantik....
Setelah Yufika selesai dengan ritual nya dia pun langsung kembali ke ruang keluarga... terlihat papahnya masih sibuk dengan laptopnya.
Sedangkan kedua saudara laki-laki Yufika sedang asik dengan game di handphone milik mereka...Yulina... entah lah Yufika sudah tidak menghiraukan dia lagi...
Yufika memang tidak menyalahkan dirinya tapi Yufika sangat kecewa sekali dengan sikap Yulina....
" Saat di ruang makan terlihat Yufika tak berselera untuk menikmati makan malamnya... "
Akhirnya Yufika pamit ke kamar nya....
Saat dia masuk dia meraih handphone miliknya ternyata sudah ada notifikasi pesan dari nomor baru.
๐ฉ " Dek... ini abang Bagas... di save ya nomor abang..." isi pesan dari Bagas
Lalu Yufika menyimpan nomor Bagas...
" Iya bang sudah fika save..." balas Yufika...
Dan tak lama panggilan masuk ke handphone milik Yufika... lalu yufika menerima panggilan dari Bagas.
๐ " Hallo bang... kenapa...?" tanya Yufika.
๐ " Lagi apa dek...??" seru Bagas pada Yufika.
๐ " Sedang duduk aja bang di kamar..." seru Yufika.
๐ " Sudah makan malam..." seru Bagas.
๐ " Baru aja selesai bang..." seru Yufika.
๐ " Baiklah besok sekolah naik apa.." tanya Bagas.
__ADS_1
๐ " Hmmm fika naik motor bang .." seru Yufika.
๐ " Kok naik motor... mau abang jemput gak dek.." seru Bagas menawarkan diri.
๐ " Gak usah bang.. nantik merepotkan... lebih baik Fika naik motor saja ." seru Yufika.
๐ " Gak ada yang di repot kan kok dek..." seru Bagas
๐ " Gak bang gak usah aja..." seru Yufika.
๐ " Yauda abang gak maksa ... kalau gitu kamu tidur gih .. jangan lupa baca doa oke..." seru Bagas
๐ " Iya bang .." seru Yufika singkat lalu telfon pun berakhir
Yufika meletakkan handphonenya di atas meja dekat ranjang lalu dia pun merebahkan dirinya untuk tidur....
* Keesokan harinya Yufika benar - benar tidak menegur Yulina dia hanya diam saja... *
Risha yang di hubungi oleh Yufika pun merasa senang karna sejak kemaren mereka belum bertukar kabar.
๐ " Hallo Risha .. aku sudah di depan rumah kamu ... mau pergi bareng gakk..." seru Yufika.
๐ " Ah iya Yufika bentar aku pamit dulu sama mama dan papa ya..." seru Risha lalu Yufika mematikan sepihak panggilannya.
Tak lama terlihat Risha sudah keluar... lalu Yufika menyerahkan helmnya kepada Risha...
Lalu mereka langsung kesekolah....
Saat sampai di sekolah dia berpapasan dengan Safani yang juga kebetulan baru sampai bersamaan dengan Yufika.
" Baru sampai fik.." tanya Safani sambil meletakan helmnya..
" Hemmmmmmm" dehem Yufika sambil merapikan rambutnya yang berantakan .
__ADS_1
Lalu Yufika turun dari motor dan pergi meninggalkan Safani sendirian... dia berjalan bersama dengan Risha menuju kelas... saat Yufika baru menaiki anak tangga terdengar suara memanggil namanya...
" Fik...Yufika..." seru Sarina dan Mitha bersamaan lalu Yufika menoleh kebelakang bersama Risha.
" Ya ada apa...?" tanya Yufika.
" Naura akan sekolah disini..." seru Sarina dan Yufika tidak kaget dia hanya bersikap biasa saja.
" Lalu... hubungannya denganku apa ....?" tanya Yufika cuek.
" Ya dia berharap kita bisa seperti dulu lagi..." seru Mitha dan dianggukan kepala oleh Sarina.
" Oh... yaudah aku ke kelas dulu..." seru Yufika lalu dia berjalan menaiki tangga bersama Risha menuju kelasereka.
Sesampai di kelas ternyata sudah ada ketiga sahabatnya... dia pun berjalan duduk di kursi samping Rahayu.
Tanpa sapaan Yufika dengan cueknya dia pun duduk lalu menatap layar handphonenya.
Ketiga sahabatnya pun bingung dengan sikap Yufika..
" Fik lo kenapa....?" tanya Rahayu.
" Hmmm aku gak kenapa-napa..." seru Yufika santai.
Tak lama Safani masuk dengan wajah di tekuk sambil menatap ke arah Yufika lalu dia berjalan ke arah kursinya.dan meletakkan tasnya... lalu dia mendekat ke arah meja Rahayu dan Yufika...
" Fik aku mau bicara sama kamu..." seru Safani lalu dia berjalan menuju pintu keluar.
Yufika dan yang lain pun saling pandang lalu Rahayu beseru.
" Ada apa dengan dia..." seru Rahayu sambil menatap Yufika sedangkan Yufika mengangkat kedua bahunya tanda dia tidak tau lalu dia pun berdiri dan mengikuti Safani keluar dari kelas
๐บ๐บ๐บ๐บ BERSAMBUNG ๐บ๐บ๐บ๐บ
__ADS_1