ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
YUFIKA PINGSAN


__ADS_3

Kelima orang itu yang sedang berada di kantin hanya bersenda gurau. tak lama Yulina datang bersama ketiga sahabatnya....


" Yufika..." panggil Yulina seraya berjalan ke arahnya.


" Ya Lin ada apa...?" jawab Yufika sambil tersenyum kepada saudaranya sehingga membuat dia kaget pasalnya dia jarang melihat Yufika menebarkan senyuman mahalnya itu kepada siapapun.


" Eh... eh.. bisa senyum rupanya kamu ya fik..." seru Indah seraya terpana menatap Yufika yang tersenyum sehingga menampilkan lesung pipit Yufika.


" Eh gue baru tau lo saudara lo punya lesung pipit gitu manis banget deh... boleh gak sih kita tukaran saudara..." sahut Intan membuat yang lainnya langsung menatap Yufika


" Eh gue aja gak tau kalau dia punya lesung pipit " sahut Yulina yang tak tau menau soal saidarinya itu.


" Wah parah lu Lin... saudari sendiri gak tau kalau Fika punya lesung pipit manis gitu lagi." seru Intan.


" Emang iya..." sahut Yulina tak percaya lalu Yufika kembali tersenyum dan terlihat jelaslah lesung pipit Yufika di sebelah kanan pipinya sehingga siapapun yang melihatnya akan terpana.


" Wah gue gak nyangka maniz banget senyuman lo." sahut Raisa tiba-tiba.


" Iya...-iya kita yang bareng-bareng sama Fika gak tau kalau dia lunya lesung pipit hehehe..." seru Mikhayla


" Udah..-udah... lin ada apa kamu manggil aku..." seru Yufika


" Hmmmm besok jadikan kita latihan..." seru Indah memastikan.


" Iya pasti kok..." sahut Yufika.


" Tapi agak sorehan ya...aku ada janji sama teman-teman yang lain." sahut Yufika.


" Oke..." sahut ketiga orang itu bersamaan.


" Yaudah kita ke kelas dulu ya .." sahut Raisa dan dianggukan kepala oleh Yufika lalu lee.pat orang itu kembali ke kelas mereka.


Setelah keemapt orang itu pergi Yufika pun diintrogasi oleh keempat sahabatnya itu.


" Hei... tadi mereka bicara soal apa...?" tanya Rahayu kepada Yufika.


" Itu tadi latihan... apa maksud mereka...?" tanya Safani.


" Dan tadi kamu bilang besok itu apa..." tanya Sindi.


Lalu Yufika pun menatap ketiga orang yang bertanya itu kepadanya


" Kamu gak nanya juga..." seru Yufika kepada Mikhayla

__ADS_1


" Enggak udah diwakilin sama yang lain." sahut Mikhayla


" Oke..... jadi mereka itu memastikan jadi gak aku bantu mereka ngajar ikut ..latihan karate di rumah aku...-" sahut Yufika terpotong.


" Wah apa karate... kamu bisa... kita ikutan dong..." sahut Sindi semangat.


" Hmmmm nantik jika kalian mau aku akan ajarin kalian kok..." sahut Yufika.


" Seriusan..." sahut keempat sahabatnya bersamaan dan dianggukan kepala oleh Yufika.


" Hmmm yaudah kita ke kelas yuk bentar lagi bel berbunyi." ajak Yufika sambil berdiri dari duduk mereka.


Lalu kelima sahabat itu pun beranjak dari duduknya dan langsung menuju kelas mereka.


Tanpa mereka sadari sedari tadi saat Yulina memanggil nama Yufika ada 2 orang yang memperhatikan mereka yang tak lain tak bukan adalah Sarina dan Mitha.


" Tha... dugaan gue benar kan... jadi selama ini dia ada di sekitar kita dan sempat sekelas sama kita tapi dia pindah kelas..." sahut Sarina kepada Mitha.


" Iya sar... gie gak nyangka setelah beberapa bulan tak bertemu dan belum sampai setahun kita pisah sama dia tetapi kita sudah di lupakan...sama dia... apa dia sengaja seperti itu menghindari kita..." sahut Mitha.


" Mungkin begitu..." sahut Sarina.


" Gue akan ajak dia bicara nantik." sahut Mitha.


Kelima sahabat itu pergi menuju ke kantin.


" Guy ke kantin yuk..." ajak Sindi


" Ayuk.." seru yang lain bersamaan


Lalu kelimanya langsung menuju kantin.


Sesampai di kantin mereka langsung memesan makanan buat mereka.


Namun Yufika yang saat itu sedang gelisah langsung pamit ke toilet.


" Hmmm kalian makan saja duluan jangan menungguku aku akan telat datangnya aku ke toilet dulu ya..." seru Yufika dan langsung dianggukan kepala oleh yang lain setelah mendapat anggukan kepala dari yang lain Yufika pun langsung pergi.


Sesampai di toilet dia berpapasan dengan Sarina dan Mitha...


Kedua orang iti yang tak sengaja bertemu Yufika langsung saling pandang saat Yufika berjalan melewati keduanya.


Lalu keduanya memutuskan untuk menunggu Yufika.

__ADS_1


Namun setelah 15enit Yufika tak kunjung keluar sehingga membuat keduanya gelisah. lalu mereka memutuskan untuk masuk kedalam toilet.


saat keduanya memasuki toilet yang dimasuki oleh Yufika mereka kaget saat tau Yufika sedang tergeletak di lantai lalu keduanya menatap Yufika yang sedang menyentuh hidungnya.


Lalu Sarina melepas pegangan Yufika dia kaget mendapatkan darah segar keluar dari hidungnya Yufika. kesunya pun langsung memapah Yufika dan membawahnya ke ruang UKS...


Sesampai di ruang UKS seorang dokter langsung memeriksa keadaan Yufika.


Saat dokter itu memeriksa dia merasa kaget tubuh dokter itu terlonjak seperti dia terkejut dengan hasil pemeriksaannya. sehingga dokter memerintahkan kedua orang itu untuk memanggil saudara Yufika.


Tak lama Yulina datang bersama Sarina dan Mitha sebelumnya Mitha telah pergi ke kelas Yufika dan me.inta izin bahwa Yufika sedang di ruang UKS dang guru pun mengizinkan sebab guru yang mengajar di kelas Yufika langsung menelfon ruang perawatan dan keempat sahabat Yufika yang mendengar bahwa Yufika pingsan di toilet pu. kaget.


* Di ruang UKS *


" Yulina tolong hubungi keluargamu untuk menyampaikan hal ini ada yang ingin saya sampaikan kepada mereka." seru dokter Melani...


" Baik buk dokter..." sahut Yulina.


Lalu Yulina langsung menelfon papanya .


Papa hardipun kaget pasalnya putri bungsu mereka itu jarang sakit. sekalipun sakit tidak separah itu..


Dengan hati yang gelisah papa Hardi dan mama Nia langsung ke sekolah ...


Yulina menatap Sarina dan Mitha.


" Makasih ya kalian sudah membantu Yufika..." seru Yulina.


" Iya Lin gak apa-apa Yufika sahabatku sampai kapanpun dia akan tetap jadi sahabat kami dan itu gak akan pernah berubah." sahut Sarina.


" Hmmm benar yanv di katakan sama Sarina.. kami akan selalu ada jika Yufika membutuhkan kami" sambung Mitha.


" Iya makasih ya kalian teman-teman yang sangat baik buat Yufika semoga apa yang barusan kalian katalan itu benar..." sahut Yulina.


" Jangan khawatir Lin mungkin dulu kami bersikap cuek tapi kami sadar kehilangan sahabat seperti fika itu sangat merugikan... karna bagi kami sulit untuk menemukan yang setia dan penyabar itu serta juga pengertian... maafin kami yang dulu ya." sahur Sarina.


" Sudahlah itu sudah berlalu kalian harus berubah dan harus saling percaya oke ..." sahut Yulina merasa bangga dengan Sarina dan Mitha


" Ya sudah kalian kembali lah kedalam kelas sebentar lagi papa mama ku akan kemari kalian jangan khawatir" seru Yulina.


" Hmmm baik lah kami masuk ke dalam kelas dulu nantik kami akan menyusul kerumah sakit ya." sahut Sarina dan dianggukan kepala oleh Yulina.


🌻🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2