
Keesokan hatinya di sekolah.
Yufika sudah sampai lebih awal di sekolah, dia sedang berdiri di sebuah taman yang cukup luas sambil memperhatikan ikan ikan kecil yang berada di kolam ,
Da sendiri bingung kenapa tiba-tiba dia ingin ke sekolah lebih awal padahal dia tau hari masih sangat sepi,
" Tadi pagi aku lihat Risha, dia juga berangkat awal tapi kenapa sampai sekarang dia belum.kelihatan ya batang hidung nya dia " gumam Yufika dalam hati.
" Huuuuuuuufffff " yufika menghela nafasnya pelan.
Tak lama dia melihat jam di tangan nya dia pun masih duduk tenang di taman itu,
" Aku ngerasa akan pergi tapi kemana aku pun tak tau biarkan angin saja yang me.bawa ku pergi " guna Yufika dalam hatinya
Di kelas Yufika.
" Lah ini tas punya Yufika kan " seru Putri.
" Tuh anak benar-benar menghilang dia ya kebiasaan deh " seru Zahra.
" Kantin kalik Yufika nya " seru Wanda dan tak lama seorang prua masuk dan menanyai soal Yufika.
" Wan,,, Yufika mana? " tanya pria itu yang tak lain tak bukan adalah Zidan.
" Gak tau gue, gue aja baru datang nih tas nya. " seru Wanda sambil menunjukkan tas milik yufika kepada Zidan.
" Hmmmm baik lah " seru Zidan lalu pergi begitu saja,
__ADS_1
Setelah anak-anak itu pun pergi menuju kantin,
Namun di kantin mereka juga tak melihat Yufika,
" Lah dimana tuh bocah " seru Kharisma.
" Mana kita tau risma " seru Nurhaliza
" Lah gue pusing coba lu telfon gih " seru Nurhaliza pada Zahra.
Lalu Zahra mencoba menelfon Yufika,
Di taman
Yufika sedang melamun namun dia bisa merasakan handphonenya bergetar.di raihnya handphone miliknya lalu dia lihat siapa yang menelfonnya pagi-pagi sekali ini.
📱 " Hemmmmmmm " dehem Yufika saat telfon tersambung.
📱 " Hmmmm aku lagi belakang sekolah , kenapa kangen ya ? " seru Yufika
📱 " Ngapain di sana , tungguin kita di situ " seru Zahra sambil mematikan telfonnya.
Lalu kelima sahabat itu pun pergi ke taman belakang sekolah,.
Dan tak lama terlihat lah Yufika sedang melamun,
" Kek nya yufika lagi ada masalah nih " seru Nurhaliza menghentikan langkahnya dan teman-teman nya.
__ADS_1
" Tapi apa masalahnya ? " seru Zahra
" Gak tau ayok " seru Nurhaliza sambil melanjutkan langkahnya
" Hai fika " sapa kelima sahabatnya itu
" Hmmmmmm " dehem Yufika.
" Lo kenapa fik ? " tanya Putri.
" Gak apa-apa tri " seru Yufika.
" Lo itu gak bisa bohong sama kita fik, pasti ada yang lo pikirin ya " seru Nurhaliza pada Yufika.
" Enggak ada kok " seru Yufika sambil tersenyum tulus.
" Haduuuu fik kita ini sudah lama saling kenal, gak sehari gak dua hari lo kita kenal " seru Zahra.
" Ada apa coba deh cerita sama kita , apa lo gak anggap kita lagi sahabat sehingga lo gak mau cerita sama kita gitu , " seru Nurhaliza pada Yufika.
" Bukan gitu, tapi aku tuh masih ragu buat cerita, biarkan saja waktu yang akan jawab kegelisahan aku ini " seru Yufika.
" Emangnya kamu gelisah kenapa ? " tanya Wanda.
" Hmmmm entah lah aku pun tak mengerti " seru Yufika.
" Hmmmm yaudah kalau elu gak mau cerita gak apa-apa tapi gak usah sedih gitu lagi deh sekarang lo senyum kita masuk yuk kedalam gak baik duduk di sini sendirian " seru Nurhaliza sambil menarik pergelangan tangan Yufika.
__ADS_1
Dengan pasrah Yufika ikut dengan kelima sahabatnya itu menuju kelas mereka.
...🌼🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼🌼...