ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
LAMARAN BAGAS UNTUK YUFIKA


__ADS_3

Setelah sekian lama menunggu keluarga Bagas, tak lama 2 mobil sudah terpakir di depan rumah Yufika.


" Selamat malam semuanya " seru pak Arlindo


" Selamat malam tuan Lindo silakan masuk " seru papa Hardi mempersilakan keluarga Bagas untuk masuk kedalam rumah


" Bagas hanya tersenyum melihat kekasihnya itu tampak cantik sekali dengan memakai gaun kebaya itu.


Bayu datang bersama kekasihnya dia juga bahagia akhirnya sang abang menemukan pelabuhan cintanya


Dia juga akan berencana melamar sang kekasih setelah sang abang sudah bertunangan


Terlihat Bagas sedang gugup dia tak percaya diri jika calon mertuanya akan menerima lamaran nya setelah dia mengutarakan niat baiknya untuk melamar kekasihnya itu


" Rileks saja sayang " bisik sang mama kepada putra sulungnya


" Bagas takut mah nantik keluarga Yufika gak menerima lamaran Bagas " bisik Bagas di samping sang mama.


" Tenang saja nak mama yakin Yufika akan menerima kamu " bisik mama Maria pada Bagas.


" Pasti mah " seru Bagas


" Baik lah alangkah baik nya kalau kita makan malam dulu " seru papa Hardi sambil beranjak dari duduknya dan melangkah menuju ke arah ruang makan


" Baik lah " seru keluarga Bagas patuh


Lalu mereka berjalan ke arah ruang makan

__ADS_1


" Kamu cantik " bisik Bagas di telinga Yufika.


" Dasar gombal " seru Yufika pelan


Lalu keduanya berjalan menuju ke arah ruang makan.


" Yufika ambilin buat Bagas ya " seru mama Milania kepada putri bungsunya.


" Iya mah " seru Yufika patuh sambil menyendokan makanan di piring Bagas lalu memberikannya kepada Bagas


" Terimakasih sayangku " bisik Bagas pada Yufika


" Sama-sama " seru Yufika salah tingkah.


Skip


" Baik lah saya dan keluarga saya ingin melamar putri anda untuk putra pertama saya Bagas Marlindo Handoko , " seru tuan Arlindo.


" Mohon maaf " seru papa Hardi menggantung bicaranya


" Ada apa tuan " tanya tuan Arlindo cemas begitupun dengan Bagas juga tante Maria.


" Putri saya ada 2 lalu putri saya yang mana yang anda lamar buat putra anda " seru papa Hardi santai.


" Oh maaf maaf saya _ " seru tuan Arlindo terputus.


" Begini apakah anda yang akan melamar putri saya atau anak anda,,, " seru papa Hardi sambil menatap tajam ke arah Bagas yang kikuk dengan perkataan sang calon mertua

__ADS_1


Tuan Arlindo langsung memberikan kode kepada Bagas untuk mengutarakan niatnya.


" Saya Bagas Marlindo Handoko ingin melamar putri anda Yufika Hatmi untuk menjadi pendampinh hidup saya, menjadi pelabuhan terakhir dalam hidup saya " seru Bagas sambil menarik nafasnya pelan.


" Bagaimana nak apakah di terima atau tidak " seru papa Hardi.


Yufika hanya menganggukan kepala tanda dia menyetujui lamaran tersebut.


" Syukurlah " seru yang lainnya bersamaan


" Baik lah kalau begitu mari kita satukan putra putri kita dengan bertunangan hari ini " seru tuan Arlindo membuat Bagas dan juga lainnya kaget, pasalnya Bagas belum menyiapkan segalahnya


Tuan Arlindo memberikan kode kepada putra bungsunya, Bayu pun pamit sebentar bersama kekasihnya untuk keluar.


Tak lama kedua pasangan itu datang dan bergabung bersama yang lainnya.


" Silakan di pasangkan ke jari pasangan kamu Gas " seru papa Hardi.


Bagas pun memasangkan cincin di jari manis kekasihnya itu dengan hati-hati.


Yufika hanya tersenyum malu saja menatap jarinya itu


Dia bahagia sekali akhirnya Bagas melamarnya


Setelah acara lamaran itu selesai keluarga Bagas pun berpamitan untuk pulang kerumah mereka.


...🌻🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻...

__ADS_1


__ADS_2