
Setelah YUMIRA selesai berbicara santai ketiganya menikmati waktu bersama dan yulina pun terlibat disana...
" Eh lin... gue mau nanya boleh gak..." seru Mikhayla
" Hmmm lo mau nanya apaan ke gue...?" seru yulina pada Mikhayla
" Kenapa ketiga sahabatnya elu itu kalau natal kita kek benci gitu.?" tanya Mikhayla
" Gue gak tau .... coba lo tanyakin aja ke mereka.." seru yulina bodoh amat.
" Nah kalau gue nanya ke mereka bukan jawaban yang gue dapat tapi bacotan yang gie dapet... males gue dabat sama mereka..." seru Mikhayla
" Udah lah gak usah bahas begituan dulu mending kita jalan-jalan..." seru Yufika..
Lalu keempatnya berjalan dengan santai.... Namun baru saja Yufika melangkah kan kakinya untuk menuju zona game .. dia melihat seseorang yang dianggap cukup dia kenal dari sebrang jalan... Yufika yang penasaran pun menatap wajah seorang gadis itu.
" Itu kan kharisma... kenapa dia jualan... bukannya dia sekolah...eh tunggu dulu... aku dah lama gak lihat dia di sekolah apa dia putus sekolah...ah nantik saja aku tanyakan kepada Zahra..." gumam Yufika pelan lalu dia kembali bersama ketiga temannya...
" Fik... lo dari mana saja sih...??" tanya Yulina.
" Eh sorry gue habis lihat temen lama gue dia kerja di sebrang sana..." sahit Yufika.
" Ohhhh" seru ketigan bersamaan.
" Lalu keempat orang itu menikmati permainan mereka...."
" Hari semakin sore kita balik yukkk" ajak Yulina.
" Akh iya yuk sampai jumpa di sekolah ya fika lina.." sahut Mikhayla dan Rahayu bersamaan.
" Setelah itu mereka langsung berpisah..."
__ADS_1
"Lin..." panggil Yufika.
" Iya fik ada apa...?" tanya Yulina.
" Kamu cobain ini deh... rasanya kok bedah ya..." seru Yufika sambil memberikan satu buah permen.
" Bedah bagaimana..." tanya Yulina.
" Lin rasanya disini tu di tulis nenas... tapi kok bedah rasanya..." seru Yufika.
" Udah ah... jangan bahas permen... ayok masuk kita dah sampai..." sahut Yulina.
Lalu Yulina dan Yufika masuk ke dalam rumah.
" Mama... kami pulang..." teriak Yufika.
" Sayang jangan teriak nak." sahut mama Milania pada putri bungsunya.
" Oke mah..." sahut keduanya bersamaan.
" Lalu keduanya masuk kedalam kamar masing-masing untuk beristirahat.
* Keesokan Harinya *
" Fika... lo pergi bareng gue ya..." sahut Yulina dan dianggukan kepala oleh Yufika.
Lalu keduanya berpamitan untuk pergi ke sekolah menggunakan motor milik Yulina.
Sesampai di sekolah yufika langsung menemui Zahra dan saat berjalan dia berpapasan dama Rahayu dan Mikhayla namun dengan cueknya Yufika melewati mereka karna ada Safani fan Sindi saat itu... Sedangkan Rahayu dan Mikhayla paham kenapa Yufika bersikap begitu
Sesampai di kelas Zahra. dia bertanya kepada Zahra yang saat itu sedang membaca buku.
__ADS_1
" Zahra..." panggil Yufika dengan nada lembutnya.
" Iya fik ada apa...?" tanya. Zahra
" Aku mau nanya itu kharisma gak sekolah lagi ya .." seru Yufika.
" Iya fik Risma udah hampir setengah tahun belum bayar SPP fik jadi dia gak masuk ...." sahut Zahra.
" Hmmmm gitu coba deh kamu ajak dia kerja tempat kamu siapa tau dia mau..." seru Yufika.
" Hmmmm boleh deh nantik aku sampaikan kedia .." sahut Zahra.
" Akh yaudah aku balik ke kelas ya ." seru Yufika dan dianggukan kepala oleh Zahra
Setelah itu Yufika masuk kedalam kelasnya
" Fika...sini lo dudukkk..." seru Rahayu dengan sengaja.
Yufika menatap Rahayu dan yang di tatap mengedipkan matanya ke arah Yufika dia pun paham.
" Maaf emang lo siapa ngatur-ngatur gue. " seru Yufika tak enak hati.
" Gue sahabat lo... camkan itu..." seru Rahayu tegas.
" Sahabat...." seru Yufika sambil menatap Rahayu lali menatap Mikhayla... sedangkan Mikhayla yang ditatap pun langsung menatap balik ke arah Yufika.
" Ngapain lo natal gue..."tanya Mikhayla.
" Gak..." seru Yufika sambil berjalan duduk di samping Risha.
🌸🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸🌸
__ADS_1