
" Kenapa Fika keknya menghindari aku ada apa bukannya dia sudah memaafkan aku " gumam Mitha dalam hati lalu dia kembali kedalam kelas
" Mitha bingung sudah beberapa hari setelah dia baikan dengan Yufika hanya sesekali dia membalas sapaan Yufika terhadpanya melalui senyuman Yufika , tapi sekarang jangan kan sebuah senyuman sapaan selamat pagi saja dia gak bilang, aneh sih " gumam kembali Mitha dalam hatinya.
* Di kelas Yufika terdiam sesaat mengingat tadi pagi dia memandang Anindita rasanya dia pengen sekali tertawa dengan penampilan temannya itu
" Membayangkan saja dia sudah di buat senyum aja "
" Wah fika pagi-pagi dah senyum gak jelas kamu lagi bayangin apaan kamu " seru Putri yang baru saja masuk ke dalam kelas bersama keempat sahabatnya yang lain
" Lagi bayangin kalau aku bisa punya restoran mahal " seru Yufika seketika Wanda tertawa mendengar perkataan Yufika karna Wanda paham Yufika sedang tidak memikirkan itu.
" Hahahaha ngapain bayangin yang begituan mending kamu fokus aja sama belajarnya " seru Wanda di sela tertawanya.
" Haaaahiuuuuuuu gak mau tempe " seru Yufika.
" Yaudah makan tahu saja kalau gak mau tempe " seru Zahra.
" Hmmmm tau ah " seru Yufika kesel.
Lalu tak lama guru mereka masuk ke dalam kelas.
Saya jam istirahat tiba Yufika cs langsung ke kantin bersama.
" Kita mau duduk dimana ? " tanya Zahra.
" Di situ aja deh " seru Zahra sambil menunjuk kursi yang kosong,
Dan dari jauh Yufika melihat Rahayu cs yang belum menyadari kedatangannya. Keenam sahabat itu berjalan ke arah kursi kosong tersebut...
__ADS_1
" Kalian mau pesanin apaan biar gue sama Zahra yang pesan " seru Kharisma.
" Ris kamu mau pesan apa punya kamu " tanya Yufika
" Hmmmm aku mau pesan bakso aja fika kenapa ? " seru Kharisma bertanya
" Aku pesan itu juga ya " seru Yufika
" Oke , yang lain gimana " tanya Kharisma
" Sama in aja sama lo minumnya juga ya " seru Putri.
" Yaudah gie sama Zahra pesan dulu " seru Kharisma lalu pergi
" Yufika " panggil Wanda dari sampingnya itu.
" Hmmmmm " dehem Yufika sambil fokus ke layar handphonenya
Perkataan Wanda barusan sempat di dengar oleh Sarina cs dan Rahayu cs sebab posisi Rahayu cs sangat dekat dengan posisi Yufika cs duduki saat ini
" Hmmm aku gak tau " seru Yufika.
" Kenapa gak tau " seru Wanda.
" Iya aku gak bisa milih lah " seru Yufika santai.
" Sekarang , kalau menurut lo yang terbaik yang mana Fik " kali ini Nurhaliza ikut bertanya.
" Hmmmmmm aku lebih memilih orang yang selalu bersama dengan ak tanpa melihat status aku. " seru Yufika.
__ADS_1
" Hmmm gue setuju sama ucapan Yufika barusan " seru Putri.
" Iya gue juga " sambung Nurhaliza
" Oke good " seru Wanda
Tak lama Kharisma dan Zahra datang
" Nih guys silakan di nikmati " seru Kharisma sambil meletakkan nampan berisi makanan pesanan mereka di atas meja, sekilas Zahra melirik Rahayu cs yang menatap Yufika , terlintas sesuatu ide kepada nya.
" Yufika " panggil Zahra menghentikan langkah Yufika mengaduk makanannya.
" Iya ada apa ? " tanya Yufika sambil meniup makanannya.
" Kapan-kapan kita jalan-jalan yuk " ajak Zahra.
" Lah bukannya elu kerja woi " seru Nurhaliza
" Santai aja bos kami itu orangnya super baik bangeeet malahan " seru Kharisma sambil melirik ke arah Yufika.
" Wah boleh lah kita jalan-jalan " seru Nurhaliza
" Gimana fik lo bisa kan " seru Putri
" Hmmm maaf nih ya, kalau aku keluar pasti aku ajak Yulina secara dia saudariku, dan kalau dia ikut otomatis ketiga sahabatnya juga ikut lah " seru Yufika santai
" Nah itu ide bagus, lebih baik mereka ikut lebih ramai kan lebih bagus iya gak " seru Zahra...
" Goood 👍 " seru yang lainnya bersamaan sambil mengacungkan ibu jari mereka di hadapan Zahra dengan kompak.
__ADS_1
...🍀🍀🍀🍀 BERSAMBUNG 🍀🍀🍀🍀...