ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
ADA APA DENGAN YUFIKA


__ADS_3

Yulina mencari keberadaan Yufika begitupun yang lainnya... mereka mencarinya di sekeliling gudang....


Risha yang sudah merasa nyaman berteman dengan Yufika merasa kehilangan sosok kutub utara itu


" Yufika kamu dimana fikkk... jangan tinggalin aku..." seru Risha sambil berjalan mencari keberadaan Yufika lalu dia meraih handphonenya dan menyalakan penerang lalu dia tak sengaja menendang sesuatu yang begitu keras


" BUAKKKKKK.." seru tendangan agak pelan.


" Apa ini kok kek tubuh seseorang ya..." gumam Risha lalu mengarahkan handphonenya ke arah yang tadi dia tendang... saat itu juga dia kaget dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


" yufikaaaa........... " teriak risha yang lain mendekat ke sumber teriakan Risha...


" Ada apa ris..." tanya Sarina...namun Risha tak menjawab dia menangis...lalu yang lain pun menatap ke arah Risha dan mereka kaget... sedangkan Yulina dia hampir pingsan menatap sang kembaran terkapar kaku di tempat yang gelap....


" Fika....hiks...hiks...bangun fik...." sahut Yulina sambil mengoyang-goyangkan tubuh Yufika.


" Yufika..........bangun Yufika..." sahut Risha...


" Jangan tinggalin aku Yufika..." sambung Risha...


" Syukurlah Yufika sudah ketemu sekarang kita bawah Yufika kerumah sakit... lin lo bawah Yufika ke mobil gue aja..." sahut Raisa menahan sedihnya..


" Baiklah... tapi bagaimana jika papa dan mama ku bisa tau bisa-bisa...-" seru Yulina terhenti.


" Bisa-bisa apa Lin..." tanya Sarina.


" Bisa-bisa Yufika akan dipindahkan aku gak mau dia pindah..." sambung Yulina sedih.


" Enggak itu gak boleh terjadi..." pekik Risha...


" Ris...udah Risha .. jangan sedih sekarang kita bawah Yufika kerumah sakit .." seru Sarina kepada Risha yang histeris.


Lalu yang lain pun membawa Yufika kerumah sakit.


Sepanjang jalan Yulina terisak menatap kembaran nya.


" Siapa yang berani melakukan ini kepadamu...fik... siapa...." seru Yulina...


Sarina , Mitha dan Risha saling pandang....


lalu yulina menatap ketiga orang itu dan berseru


" Kalian tau siapa yang membuat Yufika seperti ini..." seru Yulina dengan tatapan tajam nya...


" Lin udah dulu bertanya nya.... kamu harus hubungi kedua orang tua kamu lebih dulu..." seru Risha sambil menyetir mobilnya


Lau yulina meraih handphonenya dan menghubungi kedua orang tuanya ya walaupun yulina akhirnya mendapatkan omelan dari sang mama namun pada akhirnya Yulina mengalah...


30 menit kemudian mereka sampai di rumah sakit MEDIKA CENTER tempat dimana Naura di rawat...

__ADS_1


Saat bersamaan kedua orang tua Naura juga baru keluar dari ruangan Naura dan melihat kerumunan anak sekolah dan mamanya Naura pun melihat Sarina dan juga Mitha...lalu dia mendekat ke arah kedua gadis itu..


" Sarina ...Mitha kalian disini nak ngapain nak....?" tanya mama Naura.


" Tante Naya...om darman.." seru keduanya bersamaan sambil mencium punggung tangan kedua orang tua Naura.


" Hei kalian belum jawab pertanyaan tante... kalian ngapain disini mau besuk Naura..." seru tante Naya..


" Hmmm itu juga tan tapi kita kesini itu...tadi...Yufika...." seru Sarina gugup...


" Hei ada apa dengan Yufika..." tanya tante Naya...


Saat sarina ingin mengatakan tak lama datang lah kedua orang tua Yufika...


" Sarina..Mitha ... bagaimana keadaan Yufika nak..." tanya tante Milania...


" Akh itu tante...fi...fika masih di tangani sama dokter di ruangan UGD.." seru Sarina.


" Kenapa bisa terjadi seperti itu kepada Yufika nak... apa dia di bulu di sekolah .." seru tante Milania...


" Tidak tante... Sarina gak tau persis ceritanya... tapi kami menemukan Yufika di gudang tante... dalam keadaan sudah tak sadarkan diri..." jelas Sarina...


Membuat mama Yufika dan mama Naura kaget.


Lalu mama Yufika pun menuju ruang UGD diikuti oleh mama Naura papa Naura serta papa Yufika.


Ketiganya melihat Yulina sedih...


" Lin udahlah gak usah merasa bersalah begitu..." sahut Indah..


" Andai aku tau lebih awal kejadian begini pasti Yufika gak kehabisan oksigen di tempat gelap begituan. " seru Yulina sedih.


" Sudahlah .. jangan sedih..." seru Intan.


* Di dalam Rumah sakit *


Setelah kepergian Yulina dokter pun keluar ..


" Dokter bagaimana keadaan anak saya...?" tanya mama Milania.


" Mohon maaf buk... pak.. pasien mengalami kehabisan oksigen sepertinya nona fika mengalami asma ringan dan itu membuat dia pingsan sepertinya dia sudah lama pingsan..." jelas dokter panjang lebar .


" Lalu keadaan putri saya bagaimana dokter ..?" tanya pak Hardi


" Nona fika saat ini sedang shock .. kita lihat sampai besok pagi jika nona fika belum sadarkan diri maka nona fika dinyatakan koma..." seru dokter itu kembali membuat yang lain kaget begitupun dengan Risha... Sarina dan Mitha...


Mereka gak nyangka efek dari kekesalan seseorang bisa sefatal ini..


" Kalau lina tau siapa pelakunya bisa-bisa dia murka " gumam Sarina dalam hati.

__ADS_1


Mama Yufika terisak dia gak sanggup mendengar anaknya yang penurut itu bisa mengalami hal seperti itu...


mama Yufika tak bisa melihat anknya terbaring lemah...


yulina dan yang lain baru saja datang heran melihat keluarganya bersedih lalu dia mendekat ke arah papanya ..


" Pah... gimana keadaan Yufika ..pah.." tanya Yulina..


" Fika... baik-baik saja nak..." seru papa Hardi berbohong.


" Papa bohong kalau fika baik-baik saja kenapa papa sedih begitu..." seru Yulina ..


" Papa tidak sedih nak.." seru papa Hardi lalu dia pun sejenak terdiam


" Yulina hanya menatap sendunke arah mamanya dan papanya..."


Lalu dia beralih menatap Risha...Sarina dan Mitha...


" Sar... jujur sama gue... fika...kenapa....?" tanya yulina berkata gue kepada sarina dan Mitha


" Fik....fi...fika baik-baik saja kok..." seru sarina bohong.


" Jadi lo gak mau jujur sama gue sar......." seru Yulina.


" Mitha lo juga gak mau jujur sama gue...." seru yulina menatap Mitha dengan tatapan tajam


" Yufika dinyatakan sudah beberapa jam berada di ruang help tersebut dan Yufika mengalami asma ringan....jika sampai besok Yufika belum sadarkan diri maka Yufika dinyatakan..........-" seru Mitha menjelaskan lalu menjeda perkataannya...


" Dinyatakan apa Mit....." seru yulina penarasan.


" Jangan bilang fika....-" seru yulina terhenti


" Iya lin Yufika koma..." sahut Sarina.


Yulina pun terdiam sedangkan ketiga sahabatnya mengatupkan tangan mereka menahan sesak di dada...


" Aku gak nyangka lin... di balik bahagianya kamu ternyata bisa rapuh juga... aku pikir kamu susah untuk mengekspresikan sikap kamu aku heran..." gumam Intan dalam hatinya.


Karna sudah sore semua yang berada di sana pun pamit untuk pulang kerumah masing-masing....


Sedangkan kedua orang tua Yufika dan Naura masih berada di ruangan Yufika.


" Buk Milan...pak Hardi kami berdua turut prihatin atas kondisi yang menimpah nak fika...semoga nak fika cepat sembuh ya pak buk..." sahut pak Darman.


" Terimakasih pak darman..." seru pak Hardi


" Kalau begitu kami permisi dulu ya pak bukk." pamit kedua orang tua Naura dan dianggukan kepala oleh papa Hardi


🌼🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2