
Saat jam istirahat tiba Yufika hanya pergi ke perpustakaan di lantai 2 dia selalu menyibukkan diri dengan hal-hal kecil....
Saat keluar dari ruang perpustakaan dia berpapasan dengan Safani namun saat itu Yufika sedang fokus ke bukunya lalu dia berjalan tanpa melihat kiri dan kanan... bukan Yufika tak melihat Safani namun dia menghindari tatapan Safani kepadanya....
Seaampai di kelas dia mendapat serangan pertanyaan dari Rahayu.
" Fik lo darimana sih gie nyariin lo tau gak..." seru Rahayu sambil menatapnya.
" Hehehhe aku habis dari perpustakaan tadi...nyari ini..." seru Yufika sambil memperlihatkan sebuah buku di hadapan rahayu.
" Oh gitu..." sahut Rahayu singkat
" Fika..." panggil Mikhayla
" Yu kek ada suara.... suara siapa..." seru Yufika bercanda.
" Hantu kalik..." canda Rahayu mengikuti Yufika.
" Sialan lo ngatian gue hantu...." seru Mikhayla kepada Rahayu sambil menimpuk kepala rahayu dengan kertas
__ADS_1
" Yufika gue mau ngomong ini sama elu bisa kan..." seru Mikhayla dari kursi belakang Yufika.
" Rahayu aku kok merinding ya sama suara itu " seru Yufika.
" Gak tau gue hantunya lagi demam kalik..." canda Rahayu.
" Hahahahhaha ah ah ah..." tawa Yufika pecah seketika Safani dan Sindi menatap Yufika
" Aku tak menyangka kamu bisa tertawa lepas seperti itu... padahal kamu sedang dmtidak baik-baik saja fik..." gumaman hati Safani.
" Fik beginikah kamu m bisa tersenyum rasanya sakit saat melihat kamu merasakan kesakitan fik.... aku tak bisa bayangin anak itu terjadi padamu fika..." gumam Sindi dalam hati sambil menatap punggung Yufika.
" Woi melamun bae lo... ngapain lobperhatiin fika begitu... dia masih hidup belum mati juga lo perhatiin gitu..." seru Rahayu seketika merubah raut wajah Safani saat mendengar kata mati dia kembali ke tempat duduknya dengan hati gusar....
Yufika paham dengan perubahan sikap Safani.
Lalu dia bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Safani dan duduk disamping Safani karna kebetulan teman sebangku Safani tidak masuk...
Tanpa izin Yufika pun mendudukan dirinya di kursi samping Yufika.
__ADS_1
" Aku tau kamu khawatir sama aku... aku mintak maaf waktu itu salah bicara....mungkin aku beberapa hari ini menghindari kamu tapi jujur aku tak bisa begini... kita sahabat... seharusnya kita saling berbagi. namun jika saat nya tiba aku akan cerita apa yang membuat aku sering berubah ubah kepada kalian.... sekali lagi maafin aku ya..." seru Yufika sambil menatap Safani dan ketiga sahabat itu pun saling menatap keduanya.
" Maafin gue juga ya fik... gue seperti ini juga lo tau kan gue dah cerita sama elu kan fik... gue gak mau lo kenapa-napa fik gue hiks...hiks... gak mau kehilangan elu..." seru Safani terisak lalu Yufika menariknya dalam pelukan Yufika...
" Udah ya .. jangan nangis .. malu ih di liatin teman-teman..." seru Yufika dan di anggukan kepala oleh Safani.
Dan tak lama kelas pun mulai ramai karna jam istirahat sudah berakhir.....
" Yaudah gue balik kedepan ya..." seru Yufika dan kembali Safani menganggu kan kepalanya.
Lalu Yufika kembali ke depan duduk di samping Rahayu
" Sebenarnya ada apa sih fik lo sama Safani. " seru Rahayu
" Nantik sepulang sekolah aku akan cerita .. karna aku tak ingin ada rahasia diantara kita.... aku ingin jujur sama kalian nantik..." seru Yufika dan Rahayu menganggu kan kepalanya
Sedangkan Sindi yang mendengar penuturan Yufika seketika dia tersenyum
" Aku tau kamu akan memberi tau kan hal ini apa mereka siap mendengarnya.... " gumam Sindi dalam hati....
__ADS_1
💐💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐💐