ARTI SAHABAT

ARTI SAHABAT
PENJELASAN


__ADS_3

Setelah beberapa hari tak bertegur sapa risha memberanikan diri untuk berbicara dengan Yufika...


Saat Yufika ingin memasuki kelas... langkahnya terhenti saat dia melihat Risha sudah berada di kelas...


" Dia sudah di kelas berarti dia udah gak bareng yulina dong...hmmm aku jadi malas masuk kelas... saat Yufika ingin membalikkan tubuhnya dia pun melihat Ranti yang baru saja keluar dari kelasnya lalu dia memanggil Ranti...


" Ranti...." panggil Yufika sambil berjalan ke arah gadis itu. Ranti pun menghentikan langkanya...


" Hai fik...pagi..." sapa Ranti pada Yufika.


" Pagi ... kamu mau kemana...?" tanya Yufika.


" aku mau ke kantin..." seru Ranti...


" Yaudah bareng aja yuk..." seru Yufika.


" Kamu gak meletakan tas kamu dulu di kelas.." seru Ranti pada Yufika.


" Enggak deh... nantik saja..." seru Yufika sambil berjalan menuju anak tangga.


" Hmmmm begitu..." seru Ranti sambil keduanya berjalan menuju kantin


Sesampai di kantin keduanya memesan makanan..


" Bukkk.... pesan bakso sama teh hangat ya buk..." seru Yufika.


" Aaya juga buk... pesan bakso dan teh hangat " seru Ranti pad buk kantin..


" Baik neng di tunggu ya..."seru buk kantin itu.


" Kami belum sarapan Fik..." tanya Ranti.


" Belum.. " sahut Yufika


" Hahahaha aku pun begitu..." seru Ranti...


" Eh iya gimana jadi kan mencalonkan diri sebagai anggota OSIS..." sambung Ranti bertanya


" Jadi lah... masa enggak aku dah mintak pendapat dari sahabat aku..." seru Yufika jujur.


" Wah kamu keknya terbuka ya sama sahabat-sahabat kamu..." seru Ranti pada Yufika.


" Iya lah kita harus jujur dan terbuka pada sahabat kita..." seru Yufika bahagia.


" Itu lebih baik dan terutama...." seru Ranti...


Dan tak lama pesanan mereka datang ...lalu keduanya menikmati sarapan mereka...


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata menatap mereka dengan sendu....


" Aku gak tau salah ku dimana... tapi kenapa kamu seperti menghindari ku..." gumam gadis itu dalam hati.


" Risha..." panggil seseong dari belakangnya.


" Yulina.." seru Risha sambil menatap Yulina yang berjalan ke arahnya...

__ADS_1


" Kamu gak perluh sedih... karna Yufika menghindari mu... mungkin dia sibuk atau ada urusan yang membuat dia akan lebih fokus ke masalahnya.. ya..." seru Yulina sambil menatap ke arah sang adik.


" Tapi Yulina ini udah hampir 2 minggu dia tak bicara denganku... apa aku melakukan kesalahan..." seru Risha pada Yulina.


" Tidak... " seru yulina singkat.


" Lalu kenapa Yufika menghidariku begitu..." seru Risha sendu.


" Mungkin dia sedang sibuk..." seru Yulina meyakinkan Risha..


" Gak mungkin biasanya sesibuk apapun Yufika pasti dia bicara sama aku..." seru Risha..


" Yasudah kamu beranikan diri saja untuk bicara sama dia..." seru Yulina...


" Hmmm baiklah kalau begitu..." seru Risha.


Setelah memdengar penjelasan dari yulina ...Risha pun memutuskan untuk bicara kepada Yufika.


" Aku harus bicara sama Yufika... apakah aku melakukan kesalahan sehingga dia menghindariku... aku gak mau kehilangan sahabat yang dulu membuatku percaya diri namun pada akhirnya dia juga membuat ku putus asa... aku harus minta penjelasan ke dia..." gumam Risha dalam hati lalu dia pun pergi meninggalkan kantin dengan lesu.


Tak lama Yufika dan Ranti beranjak dari duduknya dan membayar tagihan makanan mereka lalu keduanya kembali kedalam kelas...


Sesampai di kelas Yufika duduk di samping Rahayu tanpa menyapa keempat orang itu


" Hai fik... kamu dari mana...?" tanya Sindi


Yufika tak menjawab pertanyaan dari Sindi namu dia berbalik dan menatap Sindi...


" Hmmmmm aku habis dari kantin...aku baper tadi ya cari makan deh.." seru Yufika.


Yufika hanya menyengir kuda saja


" Hehehhe itu maksudku..." seru Yufika santai.


" Bisa aja ngeles nya..." seru Sindi tersenyum


" Fika...." panggil seseorang dari arah belakang.


" Iya ada apa Fani..." seru Yufika kepada Safani..


" Nantik jam istirahat gue mau bicara sama elu..." seru Safani pada Yufika.


" Hmmm mohon maaf Fani nantik jam istirahat aku ada janji menemui kakak kelas... lain kali saja kalau kamu mau bicara..." seru Yufika bohong.


" Hmmm kalau jam pulang nantik gimana...?" seru Safani kembali.


" Lihat nantik ya... kalau aku gak ada kesibukan..." seru Yufika lalu kembali mengahadap ke arah depan.


Tak lama guru pun masuk dan memulai pelajarannya.


Tiba jam istirahat Yufika pun bergegas menuju pintu keluar... dan saat dia melewati kelas Ranti... gadis itu memanggil namanya.


" Yufika..." panggil ranti pada Yufika seketika Yufika menghentikan langkahnya


" Ya ada apa...?" tanya Yufika

__ADS_1


" Ada yang mau ketemu sama kamu ikut aku yuk..." seru Ranti sambil menarik pergelangan tangan Yufika bersamaan saat itu juga Safani dan yang lainnya baru keluar dari dalam kelas... dan melihat Yufika berjalan bersama Ranti.


" Lah itu Yufika sama anak kelas sebelah mau kemana..." seru Safani.


" Mungkin mereka ada urusan kali..." seru Sindi sambil berjalan melewati ketiga sahabatnya itu.


Benar saja Yufika bertemu dengan seniornya...


" Hai kaka..." sapa Ranti pada ketiga seniornya.


" Hai Ranti hai dek fika.. ini kenapa cemberut gitu..." seru Desi salah satu senior mereka.


" Gak apa-apa kak.. hany kurang semangat saja..." seru Yufika sambil menatap Desi


" Hmmm ini formulir calon anggota OSIS" seru Desi sambil memberikan formulir calon anggota OSIS


" Makasih..kak.." seru Ranti sambil menerima dua lembar kertas formulir...


" Yaudah kalau gitu kakak permisi dulu nantik kalau sudah isi kasih kembali sama kakak ya..." dari Desi pada keduanya.


" Baik kak..terimakasih..." seru keduanya bersamaan.


Setelah kepergian ketiga orang itu Yufika pun kembali kedalam kelas... lagi dan lagi dia melihat Risha namun dia tak menghiraukannya...Risha yang melihat Yufika telah kembali dia pun bangkit dari duduknya dan mendekat kearah Yufika..


" Yufika..." panggil Risha sambil duduk di kursi milik Rahayu


" Hmmmm" dehem Yufika tanpa menoleh ke sumber suara.


" Kamu kenapa menghindariku apa aku melakukan kesalahan Yufika sehingga kamu menjaukan dirimu dariku.." seru Risha dengan suara beratnya...


Yufika menatap Risha sesaat... lalu.


" Kamu gak ada salah kok sama aku..." seru Yufika sambil mengeluarkan handphonenya


" Lalu kenapa kamu tak mau bicara kepadaku..." seru Risha...


" Aku tak tau... aku hanya hmmmm..." belum sempat Yufika menjawab perkataan Risha... bel pun berbunyi...


" Akj syukurlah...bel itu menyelamatkan ku dari pertanyaan Risha..." gumam Yufika dalam hati merasa lega.


Sesaat Risha menatap Yufika ...gadis itu dapat melihat jika Yufika lega dengan dia tak menjawabnya.


Tak lama kelas mulai ramai... masuk lah keempat sahabat Yufika itu.


" Hai fik..." sapa Sindi yng mulai biasa menggoda atau meledek Yufika...


" Hmmm hai nona cerewet..." seru Yufika hingga membuat langkah Sindi terhenti tepat di kursi samping milik Rahayu...


" Hei tadi kamu bilang apa..." seru Sindi sambil menatap Yufika.


" Ah enggak aku hanya mengatak nona cerewet saja tadi..." ledek Yufika.


" Hohohoho sudah berani ya meledek ku...hoho" seru Sindi sambil tertawa.


" Sudah sana duduk di tempat mu..." seru Yufika lalu Sindi pun duduk di samping Mikhayla

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼🌼


__ADS_2