
Keesokan harinya... benar saja Intan menjemput Yufika...
( tin...tin...tin..) bunyi suara klakson
" Itu siapa yang datang...?" tanya mama Milania
" Ahk itu pasti Intan..." seru Yufika.
" Ngapain dia kesini tumben pagi-pagi banget..." seru Yulina.
" Mah ... pah fika berangkat dulu kasihan Intan nunggu lama..." seru Yufika sambil membawa 2 kotak bekal makanan yang akan di berikan kepada Intan dan hal itu membuat yulina bingung.
" Iua nak hati...-hati..." seru papa dan mama Yufika bersamaan
Setelah bersalaman kepada kedua orang tuanya Yufika pun keluar dan menemui Intan
" Pagi Ntan..." sapa Yufika.
" Pagi Fik ayok berangkat..." seru Intan lalu Yufika naik di atas motor milik Intan ...
Keduanya pun langsung menuju sekolah...
Sesampai di sekolah Yufika turun dan melepas helm milik Intan dan memberikannya lada Intan
" Terimakasih ya Intan..." seru Yufika
" Iya sama-sama" seru Intan sambil mencium nerima helm dari tangan Yufika.
" Oh ya tadi aku buat roti panggang... ini di makan ya" seru Yufika sambil menyodorkan kotak makanan di hadapan intan.
" Wah makasih ya... tapi gak usah repot-repot lah fik..." seru Intan sambil menerima kota pemberian Yufika
__ADS_1
" Gak merepotkan kok yaudah kita masuk kelas yuk..." seru Yufika lali keduanya pergi menuju kelas mereka masing-masing...
Lalu mereka terpisah di anak tangga...
" Fika aku duluan ya..." seru Intan memasuki kelasnya.
" Iya Intan aku ke lantai 2 dulu" seru Yufika dan diacungkan ibu jari Intan👍
Setelah itu Yufika menuju kelasnya namun saat ingin memasuki kelas seseorang memanggilnya.
" WAKETOS..." teriak seorang pria yang tak lain tak bukan Erlangga sang ketos.
" Iya kak ada apa...?" tanya Yufika sopan pada seniornya itu.
" Nantik kita rapat... ngerti..." seru Erlangga dan dianggukan kepala oleh Yufika.
Lalu Yufika pamit untuk masuk kedalam kelas...
Tak lama ketiga sahabatnya muncul
" Pagi Yufika..." sapa ketiganya bersamaan minus Safani..
" Lalu Yufika bertanya..."
" Kok kalian bertiga... fani mana...?" tanya Yufika
" Dia lagi di kantin.. kita mau ke sana. kamu mau ikut gak..." seru Rahayu.
" Hmmmm enggak deh nantik saja..." seru Yufika.
" Yaudah kita ke kantin dulu ya.. " seru Rahayu
__ADS_1
Lalu ketiganya meninggalkan Yufika sendirian di kelas....
Beberapaenit kemudian.... bel berbunyi...
Semuanya siswa dan siswi memasuki kelas mereka...
saat Safani melewati Yufika seketika dia sadar masih ngambek dengan Yufika yang sikapnya biasa saja...
Yufika sadar jika dia di perhatikan .... namun dia lebih baik diam saja...
Saat itu juga guru masuk dan memulai pelajarannya.
Tak lama bel istirahat berbunyi.
Yufika memasukan bukunya kedalam tas dan dengan cepat dia keluar kelas... karna dia baru saja mendapat pesan dari kembaran nya bahwa Intan menyuruhnya ke kantin...
Saat Yufika sampai di anak tangga terakhir Intan sudah menunggu nya
" Hai fik..." sapa Intan.
" Hai... yuk ke kantin..." seru Yufika.
" Gue heran sama lo ntan... kita sahabat sejak SMP tapi seakan lo lebih dekat sama orang lain ketimbang kita..." seru Raisa cemburu.
" Udah gak usah cemburu gitu..." sahut Yufika dari arah depan
" Gimana gak cemburu Fik... Intan yang kita kenal sekarang lebih dekat sama kamu ketimbang kita..." seru Raisa
" Sudah - sudah gak perluh khawatir... oke..." sahut Yufika sambil duduk di sebuah kursi kosong diikuti oleh kembaran nya dan ketiga sahabat saudarinya itu
🌺🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺🌺
__ADS_1