
* Terkadang seseorang salah menanggapi dengan sikap kita tapi kadang juga mereka tak tau menau apa yang kita pikirkan. Namun jika seorang marah kepada kita jangan terpancing tetaplah untuk saling mendukung meski pada akhirnya kalian akan terpisah *
Setelah Safani mengajak Yufika untuk berbicara berdua dan Yufika pun menurut keduanya sedang berada di tempat yang menurut mereka tidak ada yang tau tempat itu.
Setelah keduanya sudah berada di tempat yang jauh dari kerumunan Safani membuka pembicaraan
" Fik.. aku mau nanya sama kamu baik-baik...?" seru Safani.
" Apa yang ingin kamu bicarakan..." seru Yufika santai
" Jawab jujur kenapa selama ini kami seperti menghindari kami kenapa fik... apa kami sudah berbuat salah padamu... katakan fika..." seru Safani dengan suara tingginya.
" Oh aku tau sekarang kamu sudah memiliki teman baru makanya kamu sekarang menjauhi kami begitu rupanya... hmmmm baiklah lebih baik kamu tidak perluh lagi mengurus masalah kami lagi...karna kami tak butuh lagi orang munafik seperti kamu... dan asal kamu tau kamu lebih munafik dari pada kami..." seru Safani dengan masih suara tingginya.
Yufika yang mendengar penuturan Safani merasa bingung dan heran
" Apa maksudnya berkata seperti itu...aku heran apa maunya dia..." gumam Yufika dalam hatinya merasa heran dengan sikap Safani ...
Yufika masih tetap diam dan tak menjawab sepatah kata apapun pertanyaan dari Safani dia masih tetap diam.
lalu Safani kembali berkata dan perkataan Safani kali ini membuat Yufika betul-betul kecewa kepadanya.
" MULAI SEKARANG JANGAN PERNAH LAGI DEKATIN KAMI ANGGAP SAJA KITA TAK PENAH KENAL DAN SATU LAGI KAMU HANYA SAMPAAH YANG MENYEBALKAN DAN SOK PINTAR DI KELAS .. HEEE DASAR P******T ...." maki Safani kepada Yufika.
Setelah mengatakan hal itu Safani keluar dari kelas dan meninggalkan Yufika sendirian di ruangan gelap itu.
Setelah kepergian Safani Yufika menyentuh dadanya yang terasa sakit dan juga nyeri...
Lalu tak lama dia pun pingsan di tempat gelap itu
* DI KELAS *
Tak lama Safani memasuki kelas dengan wajah santai nya..
__ADS_1
" Lo fan.. loh kok sendirian sih... fika mana..." seru Sindi.
" Safani mengangkat kedua bahunya tanda dia gak tau.."
" Lo kan dia tadi ikut sama elu fan..." seru Mikhayla
" Gue gak tau tadi habis bicara sama gue dia pergi gak tau kemana...?" seru Safani bohong
Rahayu menatap wajah Safani dia memicingkan matanya tanda dia tak percaya dengan perkataan Safani.
" Sepertinya Safani menyembunyikan sesuatu dari kami..." gumam Rahayu dalam hatinya.
" Lo tau Fan... gue kecewa sama Yufika tapi rasanya gue gak sanggup lama-lama marahan sama dia jadi kalau lo ada masalah sama fika lo harus selesaikan baik-baik" seru Rahayu.
Risha ya g sedari tadi diam juga mendengar keempat sahabat Yufika itu berdebat mengenai sahabat barunya itu namun sesaat dia tersadar...
" Yufika kemana ya ..?" tanya Risha dalam hatinya.
Hingga jam istirahat pun Yufika belum juga kelihatan...
" Risha..." panggil Safani dan Mitha bersamaan..
" Ya...." sahut Risha.
" Fika mana..." tanya Mitha.
" Nah itu dia dari tadi pagi aku sudah tak melihatnya .. setelah dia berbicara dengan Safani dia tak terlihat..." seru Risha khawatir.
" What ...bagaimana ini aku khawatir...dengan fika..." seru Sarina dan tak sengaja Yulina mendengar perkataan Sarina..dia dan ketiga sahabatnya mendekat ke arah Sarina dan Mitha serta Risha...
" Ada apa Sarina... kenapa kamu khawatir dengan Yufika..." seru Yulina.
" Akh i....itu...ah.... " seru sari gugup.
__ADS_1
" Adu bagaimana menjelaskan kepada Yulina ini..." seru sarina dalam hati.
" Ada apa katakan apa yang terjadi dengan Yufika..." seru Yulina khawatir
" Ah aku gak tau..." seru Sarina bingung
" Katakan dimana Yufika dan apa yang terjadi dengannya..." seru Yulina sambil meneteskan air matanya.
Entah kenapa dia merasakan sesak di dadanya.... sekilas yulina merasakan sesuatu terjadi pada Yufika...
" Kenapa lin..." tanya Indah pada yulina yang menyentuh dadanya.
" Dadaku sesak... aku seperti ke....ha....bi...bosan ok....sigenn...." seru Yulina sambil menyentuh dadanya yang terasa sesak
" Kamu merasakan sesuatu lin..." tanya Intan.
" Iya ntan aku merasakan sesak sepertinya terjadi sesuatu dengan kembaran ku..." seru Yulina.
" Apa yang terjadi dengan Yufika lin..." tanya Sarina.
" Aku tau Yufika dimana...." seru Yulina tiba-tiba lalu dia berdiri dan berjalan dan diikuti yang lain.
" Emangnya Yufika dimana lin..." tanya Raisa.
" Kalau dugaan ku gak salah dia berada di gudang .." seru Yulina membuat yang lain kaget
" Haaaa....? di gudang..." seru yang lain bersamaan.
Lalu mereka berjalan menuju gudang
Sesampai di gudang Yulina menatap sekeliling nya...
" Fik...kamu dimana fik...hiks...hiks...hiks... fik... kamu dengerin aku kan... aku tau aku sudah melakukan kesalahan sama kamu fik... hiks... hiks... fika kamu dimana... " seru Yulina sambil terisak.
__ADS_1
Yang lain pun mencari keberadaan Yufika.....
🌻🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻🌻