
Setelah seminggu kelulusan Yufika mengtakan kepada Yulina bahwasannya dia akan kuliah di kota A, walaupun Yulina sempat marah, kecewa dan sedih, akhirnya dia menerima keputusan Yufika,,,
Sedangkan yulina menetap di kota,
" Fik kalau ada waktu libur gue ke kota A ya " seru Yulina saat keduanya sedang be ada di dalam kamar.
" Oke " seru Yufika sambil menuyusun pakaiannya dalam koper.
" Sini gue bantu " seru Yulina sambil membatu Yufika memasukan pakaian ke dalam koper
" Oh ya yang lain sudah tau kalau lusa kamu mau pergi " seru Yulina pada Yufika.
" Hemmmm belum " seru Yufika sambil menatap ke arah Yulina
" Gimana kalau nantik kita malam kita ada in pertemuan di caffe kita aja " seru Yuluna memberikan ide.
" Ide yang bagus boleh deh , sekalian aku pamitan sama mereka " seru Yufika sambil tersenyum.
" Yaudah aku kabarin mereka ya" seru Yulina sambil memainkan handphonennya lalu mengirim pesan ke grup
Yulina akhirnya mengabari para penghuni grupnya juga teman-teman Yufika untuk bbq malam ini..
Dan mereka pun akhirnya menerima tawaran dari Yulina
" Fika... " teriak Yulina sambil menaiki anak tangga, sehingga kedua orang tua nya menatap sambil geleng-geleng kepala saja melihat tingkah anak gadisnya itu
" Pah... Fika jadi kuliah di kota A " tanya Yohanda tiba-tiba
" Iya jadi " seru papa Hardi sambil menatap ke arah anaknya itu
Yohanda tw diam sejenak, hingga suara ketukan pintu membuyarkan lamunan nya
( tok tok tok tok ) suara ketukan pintu
" Biar Efan aja yang buka pintunya " seru Yefandra putara kedua tuan Hardi itu sambil berdiri dari duduknya
Lalu Yefandra berdiri dan berjalan ke arah pintu
( KLEEEKK ) suara pintu terbuka
__ADS_1
" Selamat malam " sapa seorang pria yanv tak lain tak bukan adalah Bagas
" Eh Bagas ya, ada apa ? " tanga Yefandra.
" Saya maj ketemuan sama Fika bang " seru Yefandra sopan
" Oh gitu mari masuk tunggu bentar Yufika lagi di kamar " seru Yefandra sambil mempersilakan Bagas masuk kedalam rumah tersebut.
" Sore tante om " sapa Bagas yang baru masuk
" Sore Bagas " seru keduanya bersamaan
" Sore bang Yohanda " sapa Bagas pada Yohanda yang baru keluar dari arab dapur
" Iya sore " seru Yohanda
" Hai sudah datang bang " sapa Yufika pada Bagas sambil tersenyum
" Sudah , " seru Bagas sambil tersenyum
" Kalian mau keluar ? " tamya papa Hardi
" Oh gitu hati-hati ya di jalan " seru mama dan papa Yufika bersamaan
" Siap om " seru Bagas
" Pah mah Fika berangkat dulu ya " pamit Yufika sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya lalu beralih ke arah kedua abangnya diikuti oleh Bagas juga
Lalu mereka pun pergi menuju mall
DI DALAM MOBIL BAGAS
" Dek kamu beneran udah siap kuliah di kota A ? " tanya Bagas snil menyetir
" Siap gak siap ya harus lah " seru Yufika sambil tersenyum
" Hmmmmm kamu gak lupa kan janji kamu sa mama waktu itu " seru Bagas mengingatkan Yufika.
" Janji apaan bang ? " tanya Yufika pura-pura lupa
__ADS_1
" Kamu mah gitu kura-kura dalam perahu pura-pura gak tau sih " seru Bagas sambil cemberut
" Hahahahahahaha" tawa Yufika pun pecah akhirnya.
" Kok ketawa sih dek " seru Bagas sambil menyetir dengan santai nya.
" Ya habis nga abang kan nanya gitu ke aku... emangnya abang sudah lamar aku gitu " tantang Yufika.
" Oke besok malam abang akan datang bersama kedua orang tua abang untuk melamar kamu secara resmi " seru Bagas dengan lantang
" Hmmmm baik lah baik oke " serubyufiia sambil tersenyum menatap kekaksihnya itu
" Kita langsung bertunangan " seru Bagas sambil melirik ke arah Yufika.
" Oke " seru Yufika dengan santai nya
" Kamu setuju kan " seru Bagas sambil menolh sebentar ke arah Yufika.
" Hmmmm iya " seru Yufika sambil tersenyum
" Makasih ya dek abang sayang sama adek " seru Bagas bahagia.
" Aku juga sayangbsama abang " seru Yufika sambil tersenyum
Setelah obrolan serius mereka tak lama mobil nya Bagas sudah sampai di mall mereka turun dari mobil dan memulai berbelanja seadanya.
Setelah memasuki mall, yang namanya perempuan akn kalap dengan yang namanya belanjaan, namun bagi Yufika dia akan berbelanja seadanya saja barang yang dia butuhkan itu yang akan dia beli , bagi Yufika belanja seadanya itu tidak boros namun hemat.
Setelah selesai berbelanja Yufika menatap Bagas
" Sudah semua kan dek ? " tanya Bagas pada Yufika.
" Kita ke pasar malam dulu bang mau beli jagung untuk di bakar nantik malam " seru Yufika
" Oke laksanakan tuan putri " seru Bagas sambil mebukakan pintu untuk Yufika.
Lalu Yufika masuk dan mereka langsung ke pasar malam untuk membeli jagung
...🏵🏵🏵🏵 BERSAMBUNG 🏵🏵🏵🏵...
__ADS_1