
" Fika, gimana kita gak tertawa coba, kamu ngatain Zahra mama , sedangkan kita di sini pada jomblo semua terus kalau Zahra mamanya papanya siapa dong ?? " seru Nurhaliza
" Iya kita cari papa baru sja buat mama " seru Yufika bercanda
" Ish kalian apaan aih akh " seru Zahra merona.
" Udah ya , aku tadi hanya bercanda kok, gak usah masukin ke hati, aku hanya menghidupkan kembali suasana cerah saja seperti matahari " seru Yufika jujur
" Tapi kalau panggilan mama aku serius lo ya " sambung Yufika kembali membuat gelak tawa teman-temannya yang lain.
" Iya deh terserah kalian saja yang penting kalian bahagia " seru Zahra pasrah.
" Hahahahhaha " tawa keempat sahabatnya pun akhirnya pecah seketika.
" Udah kasihan gak usah di tertawakan malu dia itu " seru Yufika.
" Hahahah " Nurhaliza pun tertawa pelan.
" Yuk woi balik kelas gue dah bayar tuh " seru Putri mengajak teman-temannya untuk masuk kedalam kelas..
Dari jauh sarina juga naura menatap keenam sahabat itu pergi
" Ra lo ngerasa gak sih ada yang berbedah gitu dari sifatnya Yufika " seru Sarina
" Keknya begitu deh " seru Naura menatap kepergian 6 sahabat itu.
" Hei kalian lagi ngomongin apaan sih serius amat " seru Mitha yang baru saja datang sambil membawa pesanan kedua sahabatnya itu.
" Gak ada kita lagi lihatin Yufika tadi, " seru Naura jujur.
" Hmmmm Naura gimana nantik kita ajak fika ketemuan aja bertiga " seru Sarina mengabaikan kehadiran Mitha.
__ADS_1
" Nah ide bagus yaudah lo buat janji sama Yufika dulu gih " seru Naura sambil tersenyum
" Oke " seru Sarina semangat sambil mengeluarkan handphonenya dan megetikan sesuatu.
mereka mengabaikan kehadiran Mitha yang sejak tadi diabaikan oleh kedua sahabatnya .
" Yufika melupakan aku, Saat ininkesua sahabatku pun juga begitu mereka tak ingin mengajak ku untuk ketemuan sama Yufika, aku memang egois juga sih tapi aku merasa bersalah dan juga malu sama sikap aku ke dia apa dia mau maafin aku " gumam Mitha sambil menatap lurus ke depan.
* DI KELAS YUFIKA *
" Wah gue tuh pengen refresing deh akh " seru Nurhaliza
" Nunggu ujian aja selesai baru deh kita jalan -jalan bareng " seru Putri.
" Nah betul itu " seru yang lainnya bersamaan.
Seketika kelima sahabat itu melihat ke arah yufika yang sedang melamun
Namun yufika belum bergeming sama sekali. Sehingga Wanda menepuk bahunya yufika
( PUKKKK )
" Awwww is apaan sih ? " seru Yufika seraya mengelus bahunya sambil menepis tangan Wanda dengan lembut.
" Kamu kenapa ? " tanya Wanda sambil menatap wajah yufika.
" Aku gak apa-apa kok " seru yufika.
" Yakin kamu gak apa-apa ? " seru Wanda
" Hmmmmm " dehem Yufika.
__ADS_1
" Yaudah kalau begitu " seru Wanda kembali menatap wajah Yufika lalu seketika menatap ke depan
" Hmmmm, aku mungkin bisa jauh dari Mitha saat ini, dan biarkan dia seperti itu aku pastiin dia sendiri yang akan meminta maaf aku sudah maafin kamu Mitha tapi tidak untuk bersama. " gumam Yufika dalan hatinya.
Setelah bergelut dengan pemikirannya Yufika pun fokus ke depan karna gurunya sudah datang dan memulai pelajaran.
Namun saat Yufika sedang asik menulis tiba-tiba suara dering telfon mengganggu aktivitasnya.
namun dia biarkan saja,
S
K
I
P
Setelah pulang sekolah yufika mencek handphonennya dan benar saja banyak pesan masuk di pesan grup terutama pesan dsri grup osis dia membuka dan membacanya yang berisi untuk kumpul di ruang osis saat itu juga , Yufika pun pergi setelah berpamitan kepada sahabat-sahabatnya dia pergi keruang osis dan saat itu juga dia berpapasan dengan Yulina saudarinya.
" Fika mau kemana? " tanya Yulina.
" Mau keruang osis aku ada rapat, kamu duluan saja, " seru Yufika
" Gak ! aku tungguin kamu saja " seru Yulina
" Terserah ? yaudah aku keruang osis ya " seru Yufika pamitan kepada Yulina dan ketiga sahabatnya.
" Iya fik " seru keempat orang itu
Yufika pun berjlan ke ruang osis.
__ADS_1
...🌺🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺🌺...