Bad Brother

Bad Brother
Chapter 18


__ADS_3

Karna kekerasan mama alda akhirnya selin pun mengalah terpaksa mengiykan dirinya untuk pergi di antar oleh juno, Selama perjalan dalam mobil ia tidak sama sekali melirik ke sisi kanannya, itu semua bukan tanpa alasan, gadis itu masih menyimpan rasa kesal pada juno yg sudah berbuat kurang ajar padanya, dalam benaknya ingin rasanya ia melaporkan hal tersebut papa mama dan papanya tentang kegilaan seorang Juno fernando, Namun apa daya, pria tersebut juka menyimpas sesuatu yg buruk tentang dirinya, ia takut jika juno mengadu pada mama alda perihal mencuri flasdisk dan menonton film dewasa dari dalam flasdisk tersebut


"Kemana?" Ujar juno menanyakan arah pada gadis itu.


"kakan" Celetuk selin dengan ketusnya.


Ia tetap menatap ke samping kiri jendela seolah benar benar tidak ingin menatap Juno


"Kamu mau ngapain si malem malem gini keluar" Ujar juno dengan santai tanpa merasa bersalah atas apa yg sudah ia lakukan pada adik tirinya tersebut.


"Bukan urusan kakak" Tegas selin dingin


Juno mengerutkan dahinya ia sedikit tidak senang dengan sikap angkuh selin terhadapnya, Juno lantas langsung menghentikan mobilnya secara tiba tiba hingga gadis itu sedikit memajukan tubuhnya. Juno menatap dingin selin hingga membuat gadis itu menelan saliva ketakutannya.


"Ke, Kenapa berenti?" Ucap selin dengan gugup.


Juno dengan sepontan mendekatkan wajahnya pada wajah selin dan meraih bibir gadis itu dengan kasar.


"Mmmmm lepasinnnn" Ucap selin mencoba mendorong tubuh juno yg menerkamnya.


gadis itu merapatkan bibirnya seolah menolak tindakan juno, ia terus memukul bahu pria gagah itu dengan kasar untuk membuat juno menghentikan tindakannya


"Lepasssss" Teriak selin dengan air mata yg menggenang, Nafas selin sampai menderu tidak beraturan akibat ulah kakanya tersebut, keduanya terengah engah di bakar api amarah.


"Kaka bener bener udh keterlaluann" Selin menajamkan tatapannya pada juno yg saat sedang menatapnya juga dengan tajam.


"Aku ini adik kamu ka, kenapa kaka terus aja kurang ajar, mama udah percaya sama kamu kak kalo kamu mau jagain aku, tapi apa? kaka yg udh buat aku kehilangan kebebasan aku, itu semua karna kaka" tegas selin senada tinggi dan kesal, air matanya mulai berjatuhan, ia lantas melepaskan sabuk pengamannya lalu mencoba keluar dari dalam mobil tersebut.

__ADS_1


"Sel tunggu" Juno menarik tangan selin dan mencoba menghentikan gadis itu.


"Lepasss aku benci kamu kak, bencii" Tegas selin dengan kuat melepaskan tarikan tangannya dari juno, Gadis itu berlari keluar mobil meninggalkan juno sendirian


"Selin tunggu selin" teriak Juno yg keluar mencoba mengejar langkah gadis. Juno kembali masuk kedalam mobil untuk mengejarnya namun selin sudah berhasil menghilang dari kejarannya


"Ahhhhh siallllllllll" Suara teriakan juno frustasi


*****


"Enggak enggak, aku gak mau pulang, kak juno makin kurang ajar sama aku, aku gk mungkin pulang" Gumam selin menangis lirih.


seolah tidak terima dengan sikap juno yg semakin berani padanya membuat ia berpikir keras.


"Kenapa kak juno ngelakuin itu sama aku?"


"Tid tid tid" suara mobil maudy yg terhenti di belakang selin yg membuat gadis itu langsung masuk kedalam mobilnya.


"Kenapa jalan? tau gitu mending gue jemput lo sekalian?" Celetuk maudy menginjak pedal gasnya dengan santai, maudy masih belum menyadari jika selin menangis hingga suara sesegukan itu terdengar di daun telinga maudy


"Lohhhh? kenpaa lo nangis? Ada masalah?" tanya maudy kepanikan.


maudy menghentikan mobilnya di sebuah caffe tempat mereka berdua biasa menghabiskan waktunya, Maudy terus menenangkan Selin yg menangis lirih sesegukan


"Selll, kenapaa? Ceritaa?" Ujar maudy menatap sendu selin


Selin langsung memeluk maudy dan menangis kencang di pelukannya, pelukan maudy selalu saja bisa memenangkannya

__ADS_1


"Junoo, juno bener bener udh keterlaluan" Dia mencoba menghapus air mata selin dan mengelus ngelus rambut panjang gadis itu


"Juno kakak lo?" tanya maudy yg terus menenangkannya


Selin menganggukan kepalanya, ia terus menangis dan mencoba menjelaskan perlakuan juno yg semakin kurang ajar dari mulai masalah foto diam diam, flasdisk dan bekas kecupan, serta kejadian yg baru saja menimpa selin barusan


"Gilaaa serius lo? Juno kaya gitu sama lo?" Tegas maudy yg terkejut mendengar penjelasan selin.


Selin menghapus air mata yg berjatuhan membasahi pipinya mengenakan tissu, ia cukup merasa tenang karna sudah menceritakan ini pada maudy pendengar setianya


"Itu bener bener udh kelewatan, harusnya lo laporin ajh dia sama nyokap lo" Tegas muady kesal


Selin mengerucutkan bibirnya, ia belum mengatakan soal film dewasa yg ia tonton dan hal itu di ketahui oleh juno


"Gue, gue gk mungkin ngadu sama mama" Selin meminum segelas jus yg sudah ia pesan di caffe tersebut


"Kenapa? juno bener bener udh kelewatan, lo gak berani?" Ujar maudy menatapnya tajam


"Kalo dia bilang soal masalah flasdisk itu gimana?"


"Ya bagus dong biar dia tau rasaaa"


"Bukann, gua keciduk nonton film dewasa dari flasdisknya" Ujar Selin merendahkan suaranya menyeringai penuh dosa pada maudy, hingga membuat maudy terkejut.


"Astaga selin" Ucap maudy membulatkan matanya, Gadis itu hanya tersenyum lebar wajahnya memerah menyeringhai


"Eh BTW gue juga punya koleksi lohhh, gue sering ngambil itu dari lemari bokap gue" Ucap maudy melebarkan senyumnya kegelian, ternyata dua gadis itu sudah penasaran dengan hal hal dewasa semacam itu, keduanya saling terkejut dan bergolak penuh tawa di dalam caffe

__ADS_1


Next Next guys, like dan komennya dong, bantu vote sebnyk banyknya❤️


__ADS_2