Bad Brother

Bad Brother
Chapter 67


__ADS_3

LIKE DULU DONG😁😁 CUMA DISINI CERITA PELAKOR, TAPI PELAKORNYA DI BELAIN GAK DI BULLY


Bruakkk...


Maudy dan Kenia terkekeh, begitu mendengar suara dorongan pintu yang sangat keras.


"Om Ken, Kenia takut, itu suara apa?"


Gadis kecil itu langsung memeluk pria jangkung tersebut dengan tubuh yang bergetar.


"Ohhhh jadi bener kamu disini." Tegas Nesa dengan suara memekik


Ken dan Maudy terkejut bukan main, saat melihat Nesa menerobos masuk, terlihat jelas aura kemarahan diwajah Nesa, siapapun akan bersikap demikian, jika memergoki suaminya sendiri, sedang berada di rumah seorang wanita tanpa suami.


"Ka-kamu disini Nes?" ujar Ken dengan raut wajah memucat.


Seketika dada Nesa terasa amat sesak, matanya menggenang, tubuhnya bergetar, apa yang selama ini ia takutkan benar-benar terjadi.


"Kamu tega, kamu dibelakang aku ternyata udah ngejalin hubungab sama Maudy. Jadi bener apa dugaan aku selama ini? kamu bohongin aku Ken." ucap Nesa dengan suara bergetar, air matanya mengalir begitu saja.


"Aku sama Maudy gak ada hubungan apa-apa Nes, percaya sama aku."


"Terus kamu ngapain disini? Ken kamu tuh suami aku." Nesa menjerit histeris, keadaannya benar-benar sangat menyedihkan, hingga membuat Maudy tidak tega melihatnya.


"Oke. lo tenang Nes, ini gak seperti yang lo bayangin, percaya sama Ken, "

__ADS_1


Maudy mencoba memberikan penjelasan, Ia meraih tangan gadis itu meskipun Nesa langsung menepisnya.


"Lo diem! kita sama-sama perempuan, harusnya lo ngerti apa yang gue rasain, Lo nyuruh gue tenang saat suami gue gak pulang semaleman, dan dia malah ada disini, dirumah lo yang jelas-jelas lo ini adalah seorang janda." Tegas Nesa dengan suara memekik


Nesa berlalu begitu saja dengan perasaan hancurnya. Pria jangkung itu langsung mengejar sang istri, karna dalam hal ini Ken memang benar-benar merasa bersalah.


"Kenia diem disini, makan sarapannya." ucap Maudy pada sang buah hati. Gadis itupun langsung ikut mengejar Nesa, dan mencoba untuk memberikan penjelasan.


Ken menarik tangan Nesa, dan mencoba menghentikannya.


"Nes, maafin aku. Aku salah, tapi aku bener-bener gak ada hubungan apapun sama Maudy."


"Lepas!!" Nesa menepis tangan Ken, dengan air mata yang terus berlinang, "Kamu sama sekali gak punya hati, kamu udah bohongin aku."


Nesa mendorong tubuh Ken, dan langsung mengemudikan mobilnya begitu saja. tidak butuh waktu lama, Ken kembali mengejar sang Istri yang sedang dirundung api cemburu dan kesalah pahaman tersebut.


Entah kenapa saat melihat Ken begitu mengkhawatirkan Nesa, batin Maudy rasanya tersayat. padahal sebelumnya Ia tidak menaruh perasaan sedikitpun padanya, saat semua orang menatap kearahnya, Maudy tidak begitu memperdulikan hal tersebut. Ia hanya menjatuhkan air matanya saat Ken mengejar Nesa tanpa mengatakan apapun padanya.


Mobil keduanya terhenti, Nesa langsung memasuki rumahnya dalam keadaan terus menangis, ia bahkan tidak menggubris ucapan Ken sama sekali, yang sedari tadi terus mengekor dibelakangnya, mencoba memberikan penjelasan.


"Nes, dengerin aku dulu, aku bisa jelasin."


Ken mencengkram kuat tangan sang istri, seketika tubuh Nesa melemah, ia menjatuhkan dirinya tanpa mengurangi tangisnya sedikitpun.


"Kamu tega, kamu udah selingkuh." jerit Nesa histeris.

__ADS_1


Ken langsung memeluk Nesa dengan erat, ia merasa sangat bersalah karna sudah membuat perasaan istrinya hancur.


"Maafin aku, Aku bener-bener gak ada hubungan sama Maudy."


"Bohong, kamu pasti mau ninggalin aku, karna aku gak bisa kasih anak buat kamu." tegas Nesa


Meskipun Ken mengatakan pada semua orang jika dirinya tidak subur, kenyataan yang sebenarnya adalah sang istrilah yang bermasalah. Ia hanya tidak ingin membuat Nesa merasa dirinya tidak sempurna di hadapan semua orang, Ken bahkan dari awal sudah menerima hal tersebut. Namun karna Nesa sendiri yang terus mengungkit dan mempermasalahkan hal tersebut membuat Ken sendiri geram, menghindari pertengkaran, dengan menghabiskan waktunya diluar rumah.


Pemuda jangkung itu meraih wajah Nesa, dan menyeka air matanya.


"Aku gak bakal tinggalin kamu, kita bakalan terus usaha. Aku mohon jangan ungkit masalah anak lagi, jangan buat aku gak betah dirumah, karna kamu yang terus permasalahin keturunan." tegas Ken


"Aku sayang sama kamu, aku takut kamu ninggalin aku karna masalah ini." ucap Nesa lirih


"Kalo aku niat ninggalin kamu, kenapa aku gak dari dulu ajah pergi, pas tau dari awal status kamu sama masalah dirahim kamu." Tegas Ken dengan suara memekik.


Yaa... pada saat menikah dengan Ken, status dari gadia itu memang sudah menjanda, Ken tidak mempermasalahkan statusnya, toh ia juga sudah sangat sering meniduri seorang gadis, seblum pada akhirnya menerima perjodohan da menikah dengan Nesa.


Nesa terpaku dan membisu, Ia langsung memeluk erat suaminya tersebut dan merasa sedikit lebih tenang mendengar pernyataan tersebut dari mulut Ken.


"Aku janji, aku gak bakal ungkit masalah anak lagi, tapi jangan tinggalin aku."


Air mata Nesa kembali mengalir, menatap dua bola mata indah milik Ken. Pemuda itu hanya mengangguk dan menyeka air mata tersebut. Ken bahkan langsung mengecup pucuk kepala Nesa.


LIKE KOMEN DAN VOTENYA, ANGGAP AJAH INI CUMA BONUS BUAT KALIAN, CERITA PEMERAN UTAMA KAN MEMANG UDAH ENDING... JADI BUAT YANG MASIH HERAN SAMA STATUS ENDING DI COVER, JAWABANNYA INI YA GENGSSS🤗

__ADS_1


__ADS_2