Bad Brother

Bad Brother
Chapter 69


__ADS_3

Ken dan Nesa sedang mengemas barang, keduanya sudah memutuskan untuk kembali ke London karna Nesa yang terus memaksa.


Bruakkk...


Ken dan Nesa tersentak begitu seseorang mendorong pintu utama kediamannya.


"Ma-Maudy?" ucap Ken dengan mata yang membulat.


Maudy melangkah mendekati Nesa dan Ken "Ken lo mau kemana? kenapa kalian..."


"Ken sama gue mau pindah ke London." Tegas Nesa yang terlihat gugup dan ketakutan begitu Maudy datang. "Sayang ayo, aku harap kamu masih inget janji kamu semalem." tegas Nesa menarik tangan Ken agar tidak ada kesempatan pemuda tersebut bicara dengan Maudy.


Maudy bisa membaca gerak-gerik Nesa yang terlihat ketakutan, meskipun begitu ia akan tetap mengatakan kebenarannya hari ini pada Ken. karna ia tidak bisa terus-terusan mengorbankan masa depan Kenia demi haega dirinya. "Gue perlu bicara sama lo, Ken." ucap Maudy.


Nesa langsung mencengkram tangan Ken. "Enggak lo pergi ajah, Ken gak ada waktu." tolak Nesa.


"Kenapa? apa lo takut?" ucap Maudy memiringkan senyumnya. "Lo gak usah taku,gue gak ada niatan buat rebut Kem dari lo."


Tubuh Nesa bergetar hebat, pirasatnya tentang kedatangan Maudy untuk mengatakan kebenarannya pada sang suami sangatlah kuat, itu sebabnya Nesa mendesak Ken terus menerus agar mempercepat kepergiannya menuju London.


"Sebelum kita pergi, kali ini ajah." ucap Ken memohon.


"Enggak! kalo kamu tetep bersi keras deketin dia, aku bakalan bunuh diri." tegas Nesa mengancam.


"Hey... kamu ini kenapa? Maudy cuma..."

__ADS_1


Nesa mendorong Maudy keluar dengan kasar hingga membuat Ken terkejut melihat sang istri begitu agresif.


"Ken tolong kasih gue kesempatan, gua perlu bicara sama lo!" Ucap Maudy memohon.


"Diem, lo sama sekali gak berhak, lo gak bisa rebut Ken dari gue." pekik Nesa.


"Ken, Kenia an..."


Bruakkkk...


Nesa memukul kepala Maudy dengan pas yang berada di sampingnya hingga kepala gadis tersebut dipenuhi dengan darah.


"Nesaaaa!!!"


Ken mendorong Nesa dan menjauhkannya dari Maudy, ia langsung meraih tubuh Maudy yang sudah tidak berdaya.


"Kamu gila Nes!" tegas Ken.


Dengan keadaan setengah sadar, Maudy menatap Ken, matanya mengerjap mencoba mengumpulkan kesadaran, kepalanya terasa sangat sakit dan berat. "Ken gue cuma mau bilang kalo Kenia anak lo..."


Mata Ken membulat, ia memalingkan wajahnya kearah Nesa dengan tatapan mematikan. "Ini alesan kamu?" ucap Ken pada Nesa.


"Aku.. aku bisa jelasin, dia bohong."


Nafas Maudy terdengar sangat berat, air matanya menetes hingga pada akhirnya Maudy tidak sadarkan diri.

__ADS_1


"Maudy bangun! bangun Maudy." Ken langsung mengangkat tubuh gadis itu dan segera melarikannya kerumah sakit.


"Ken kamu mau kemana?" tanya Nesa dengan wajah memelas.


"Kamu gak liat, kamu gak waras tau gak!"


"Tapi aku ngelakuin itu demi kamu."


"Kalo terjadi sesuatu sama Maudy kamu harus tanggung jawab." tegas Ken


"Tapi aku... Ken.. Ken..."


Ken barlalu begitu saja meninggalkan Nesa, ia begitu mencemaskan Maudy karna darah dari kepalnya sampai mengenai kemeja yang Ken kenakan. terlebih pernyataan Maudy cukup membuatnya terkejut, kecurigaan Ken selama ini benar, ternyata kenia adalah putrinya.


Beberapa hari terakhir Ken memang sempat memerintah seseorang untuk mencari tahu informasi tentang Maudy, ia bahkan mendatangi langsung kantor pencatatan sifil untuk memastikan apa gadis di sebelahnya tersebut sudah menikah, dan ternyata nama Maudy belum terdaftar sebagai wanita yang sudah berkeluarga, statusnya masih Nona dari keluarga Aliant.


Ken bahkan sudah berpikir akan melalukan tes DNA dengan Kenia, akan tetapi Nesa yang selalu mengunci pergerakannya, membuntuti gerak-geriknya membuat Ken sedikit kesulitan untuk melakukan hal tersebut.


"Kita harus kerumah sakit, Ken bilang terjadi sesuatu sama Maudy." ucap Juno


"Apa?!" Selin terkejut begitu Juno memberitahu jika Maudy sedang berada di rumah sakit. "Kenapa? apa yang terjadi sama Maudy?"


"Mamy..." Kenia menjerit begitu mendengar ucapan Juno dan Selin, pagi tadi Maudy memang menitipkan gadis kecil tersebut pada Selin, dan Maudy sendiri hanya mengatakan jika dirinya ada urusan mendadak tidak bisa membawa Kenia bersamanya.


Selin langsung meraih tubuh kecil Kenia, dan Juno langsung mengangkat tubuh Kecil Kelvin, mereka akan segera pergi kerumah sakit untuk memastikan kondisi Maudy.

__ADS_1


LIKE KOMEN DAN VOTENYAA😍


__ADS_2