Bad Brother

Bad Brother
Chapter 37


__ADS_3

"Wah dia ganteng banget ya" ucap Selin memuji ketampanan seorang Ken


Raut wajah Juno langsung berubah, Juno memang terbilang pasangan posesif, ia tidak suka jika gadisnya membanggakan pria lain, meskipun itu temannya sendiri, Juno akan menjadi sangat pencemburu jika Selin melakukan kesalahan itu, ia bahkan akan mendiamkan sang adik sampai gadis itu menyadari kesalahannya.


"Kenapa lo baru pada dateng si?,"


Ken menyapa pasangan tersebut, dari arah lain terlihat seorang gadis menghampiri Ken dan menggengam tangannya di hadapan Juno dan Selin.


"Hay."


"Eh kenalin Nessa, yang bakal jadi istri gue."


Tidak lupa pria tampan tersebut memperkenalkan sang istri pada kedua temannya.


Mereka saling berjabat tangan dan tersenyum guna menjalin keakraban, memang pernikahan Ken yang terlalu mendadak membuat Selin dan Juno belum sempat bertemu dengan sang calon istri.


"Mana Maudy?"


Ken mengabsen setiap sudut mencari sesosok gadis yang pernah ia tiduri tersebut.


"Gak tau, gak ada kabar." Tegas Selin


Ken terdiam, pemuda itu langsung pergi meningalkan kedua temannya, karna seseorang sudah memanggil ia dan calon istrinya untuk melangsungkan upacara pernikahan.


Selin yang belum menyadari sikap dingin sang kaka, atas pujian yang sudah ia lontarkan pada Ken masih saja terlihat tenang memandangi sepasang pengantin tersebut mengucapkan sumpah janji suci di hadapan sang pendeta.


"Kak kapan ya kita bisa kaya Ken."

__ADS_1


Juno masih menekuknwajahnya, ia bahkan tidak menggubris ucapan Selin, gadis itu mulai tersadar dari semenjak tadi Juno tidak pernah menanggapinya.


"Kak!"


Selin mengerutkan dahinya menatap tajam sang kaka, yang saat itu terlihat tidak perduli padanya.


"Kak, kamu kenapa si?!"


Juno masih saja terdiam dengan wajah dingin tanpa ekspresinya, hal itu membuat Selin geram dan tidak tahan, ingin rasanya ia memukul sang kaka, namun sayangnya gadis itu tidak ingin membuat kekacauan di hari pernikahan Ken tersebut.


Selin pergi meninggalkan tempat itu dengan sangat jengkel.


"Sel mau kemana?."


"Ah lepas!"


Ingin rasanya Juno berteriak dengan penuh emosi, ia mengepalkan tangannya dan mengikuti gadis itu dengan rasa kesal yang mengganjal di hatinya.


"Brugh"


Selin membanting pintu mobil dengan keras, ia terduduk melipat tangannya dengan bibir yang megerucut.


Juno yang saat itu mengikutinya pun masuk kedalam mobil dan duduk di sebelahnya, keduanya terdiam, cukup lama suasana keheningan itu berlangsung hingga membuat Juno sedikit menurunkan egonya untuk memulai pembicaraan.


"Kamu kenapa?" Ucap Juno dingin


"Lah kok malah nanya kek aku!"

__ADS_1


Gadis itu masih enggan melirik ke arah sang kakak, ia tetap menatap ke arah luar dari samping kirinya.


"Aku salah?."


"Iyalah kamu salah, gak jelas tiba-tiba diemin aku, aku salah apa si sama kamu kak."


Gadis itu langsung membalas ucapan Juno dengan kecepatan diatas rata-rata, hingga membuat Juno harus mengerjap menahan sedikit rasa kesalnya akibat sikap Selin yang tidak pernah mau mengalah.


"Sel kamu kenapa si? setiap kali aku marah kamu gak pernah mau ngalah!"


Pria itu menajamkan tatapannya menatap sang adik, bahkan ia mencengkram kuat bahu Selin agar gadis itu menatap wajahnya.


"Aku cum-"


Juno menyeka ucapan Selin dengan menempelkan telunjuknya pada bibir gadis itu.


"Aku juga mau kamu ngerti Sel, aku mau kamu gini, aku gak suka kamu gini, aku udah sering bahas hal ini, tapi kamu gak pernah mau ngalah, setiap kali aku marah kamu selalu balik marahin aku."


Tatapan garang gadis itu berubah, matanya terlihat sendu dan berbinar, ia menenggelamkan dirinya di dua bola mata indah sang kaka.


Selin sangat mengerti apa yang di inginkan Juno, gadis itu meraih wajah sang kaka, menempelkan dua tangannya dengan lembut membelai wajah tanpa cacat milik Juno.


"Aku cuma mau kamu bilang, kalo aku salah gak usah diemin aku, cukup jelasin biar aku gak salah paham."


Selin memiringkan senyumnya, ia bahkan merengkuh bibir sang kaka dengan sangat agresif, tentu saja seorang Juno tidak akan melewatkan hal tersebut, ia membalas lumatan yang Selin berikan dengan senang hati.


Gadis itu sampai beranjak merubah posisi duduknya, ia mendekatkan dirinya pada sang kakak, memeluk pria itu dengan penuh hasrat, Selin bahkan duduk di atas pangkuan Juno tanpa melepaskan ciumannya, pemuda yg berada di bawahnya itupun menaikan mini dres yg Selin kenakan dan menggerayangi bok*ong indah sang adik.

__ADS_1


NEXT GUYS, LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA, TUHKAN AKU BAIK, MASIH MAU UP MESKIPUN KALIAN PELIT PELIT😪🧐


__ADS_2