
Sore akhir pekan Selin seperti biasa hanya menghabiskan waktu luangnya dengan bermalas malasan. Tidak seperti gadis lain pada umumya yang memanfaatkan akhir pekan dengan berjalan-jalan, berburu kuliner atau pun berbelanja menghabiskan uang. Namun selin lebih memilih mengisi hari tersebut dengan berdiam diri di dalam kamar memanjakan mata indahnya dengan terlelap
"Selinnnnn..." pekik Mama Alda yang mengetuk pintu kamarnya, untuk membangunkan gadis tersebut dari tidur panjangnya selama seharian penuh. "Selinnnnn..."
Selin mengerjap, gadis itu pun keluar membuka pintunya, wajah bengkak yang khas dan bibir pucatnya terpancar tidak mengurangi kecantikannya sedikitpun.
"Hoaaammmmm..." Selin mencoba mmeulihkan kesadarannya yang belum terkumpul, "Mamah ganggu ajah."
"Ayo turun. kamu belum makan seharian." seru sang Mama.
Mmmmmm...
Selin menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia hanya membalas ajakan sang Mama dengan bergeming.
Tidak lupa ia melirik ke sebelah kanannya untuk melihat pintu kamar Juno yang kebetulan bersebelahan dengan kamarnya. pintu tersebut terlihat rapat, tidak ada tanda-tanda keberadaan Juno di sana. mungkin saja sang kakak sudah lebih dulu turun menunggu di meja makan.
"Lohh kok anak gadis papa kelihatan kusut banget." Celetuk Papah Aryan menggoda Selin. saat itu ia terduduk di sampingnya dengan mata yg masih menyipit.
"Kakak kamu ajh seharian ini belum kembali, masa kamu kalah sama dia." tambah Mama Alda.
Kesadaran selin langsung terkumpul mendengar jika Juno sudah pergi seharian ini, Ia tercengang dan langsung beranjak dari duduknya kembali ke atas.
__ADS_1
"Loh, Sel... kamu mau kemana?" pekik Mama Alda.
"Mandiiiii."
Selin dengan cepat menuju lantai atas, entah apa yg akan dia lakukan, namun saat itu ia berjalan melewati kamarnya. "mudah mudahan tidak di kunci."
Gadis itu melangkahkan kakinya menuju kamar Juno yang tepat berada di sebelah kamarnya. ia menekan gagang pintu perlahan, mencoba masuk kedalam kamar tersebut.
"Yesssss gak dikunci." Gumamnya. ia langsung mencari sesuatu untuk meyakinkan jika Juno sering memperhatikannya. karna kecurigaan Selin di mulai ketika fotonya terpasang di layar ponsel sang kakak.
"Leptopp," Selin langsung menyalakan leptop tersebut dan terduduk di atas tempat tidur Juno. "Cepattttt, cepat ayooo." ucapnya.
"Sial. Aku gak tau sandinya." Selin mendengus, ia cukup kebingungan memikirkan cara untuk membuktikan kecurigaannya.
Tidak lupa mamah Alda mempersiapkan piring untuk Juno dan menyuruhnya untuk bergabung.
"Enggak mah, aku cape, aku makan nanti aja." Ujar Juno yang langsung kembali melangkahkan kaki menuju kamarnya.
Sedikit kecewa karna pemuda itu masih saja terlihat kaku, dan sepeetinya belum terniasa demgan lingkungan barunya.
Juno berlalu begitu saja, tidak lupa Ia melirik ke pintu kamar Selin yang tertutup rapat. niatnya ingin sedikit mengintip dan melihat apa yg sedang gadis itu lakukan di dalam. namun hal itu ia urungkan melihat kamar di sebelahnya terbuka.
__ADS_1
"Sel?" tegasnya dengan suara memekik.
Selin tersentak dan berteriak karna cukup terkejut melihat kedatangan sang kakak yang secara tiba-tiba. "Ahhhhh...." pekiknya.
"Nagapain lo di kamar gue?" Mata Juno teralih ke sebuah leptop yang masih berada di tempatnya, dan dalam kondisi kamar yg masih rapi tidak berantakan.
"Aku... aku... mamah nyuruh aku buat memanggil kakak, iya itu." Selin dengan gugup melebarkan senyumnya mencoba berdalih di hadapan sang kakak.
Suasana hening seketika ketika Juno menatapnya dengab tatapan tajam.
"Kak aku... aku pergi dulu." ucap Selin sambil berlalu. ia langsung keluar dari kamar tersebut dan langsung masuk kedalam kamarnya. tidak lupa ia mengunci kamar mengeluarkan suatu benda yg ia sembunyikan di dalam bra-nya. "Ayo kita lihat apa isi dari flash disk ini."
Selin langsung memasang, dan membuka file-file di dalam flash disk milik Juno tersebut melalui leptopnya. "Iyuhhhhhh, menjijikan," Selin mengumpat ketika mendapati beberapa film dewasa di dalamnya. "Astagaaa kenapa ini banyak sekali."
Selin membulatkan matanya menyecroll isi video yang lebih dari ratusan tersebut. "Gua gk percaya, wajah sedingin es itu bisa suka sama hal ginian."
Glekkk...
Selin menelan salivanya ketika ia tidak sengaja memutar video tersebut.
Uhhhh ahhhhhhh mmmmmm ahhhhh...
__ADS_1
Suara aneh dari dalam film tersebut dengan amat keras hingga membuat Selin terkejut. ia bahkan langsung memelankan suara dari laptop tersebut dengan tergesa-gesa, "Astagaaa selin lo gila, lo udah gila." ia menutup kedua bola matanya dengan tangan yang sedikit mengintip, kemudian melanjutkan kembali tujuannya yg ingin memastikan sikap aneh Juno, dan ternyata benar saja. beberapa gambar Selin ia temukan di flash disk tersebut. dari mulai Selin mengenakan baju lengkap sampai hanya dengan mengenakan bikini. "Astagaaaa ternyataaaa."
NEXT GUYS LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA DONG YG BNYKðŸ˜ðŸ˜