Bad Brother

Bad Brother
Chapter 53


__ADS_3

LIKE KOMEM DAN VOTE DULU YANG BANYAK, UNTUK KEDEPANNYA UPDATE KEMBALI BERJALAN NORMALL YA GENGSSSS.


****


Setelah membaringkan tubuh sang buah hati di atas ranjang, dengan perlahan, Selin menutup pintu kamar Kelvin dan berjalan kembali menghampiri Juno dan Ken.


"Sayang, itu paper bag aku, kenapa gak di ambil."


Selin mengerucutkan bibirya, bagaimana tidak, di saat ia sudah berhasil menenangkan si kecil, Juno malah mengabaikan segalanya begitu asik saling membicarakan perihal rumah tangganya masing-masing.


"Astaga, aku lupa, tadi gak liat, oke-oke aku ambil sekarang."


Juno berjalan ke ambang pintu, ia mengambil satu persatu paper bag yang tergeletak di sans, sedangkan Selin berjalan menuju dapur untuk mengambil beberapa hidangan cemilan, yang akan ia suguhkan pada Juno dan Ken.


"Lo liat? istri gue hobby banget buang-buang duit." celetuk Juno, pria jangkung itu melihat beberpaa isi dari hasil buruan Selin di mall


"Apa kamu bilang,"


Selin mengerucutkan bibirnya menatap Juno dengan tajam, di tangannya sudah ada beberapa cemilan dan dua cangkir kopi panas.


Tatapan Selin sangat menyeramkan, Juno pikir sang istri masih berada di dapur, ternyata Selin sudah berdiri di depannya dan juga Ken.


"Enggak sayang, ini belanjaan kamu, dikit banget."


Juno tersenyum menyeringhai, dengan wajah memelas, hal itu membuat Ken tertawa kegelian, ternyata Juno termasuk kedalam kriteria suami takluk pada istri.

__ADS_1


"iyalah dikit, orang kamu cuma kasih aku 50 juta doang." ucap Selin, sambil menaruh cemilan tersebut.


Juno lebih mimilih terdiam, meskipun batinnya sedikit menggajal, bagaimana tidak dalam sekali berbelanja, Juno selalu memberikan jumlah uang yang Selin minta, dan wanita itu masih mengatakan jika jumlah tersebut adalah sedikit.


"Nessa gak ikut Ken?"


"Kamu ngerti kan sayang?" Juno berucap sambil sibuk membuka belanjaan sang istri.


"Oh iya aku ngerti." Ucap Selin


Ken memang sering menghabiskan waktunya bersama Juno dan keluarga kecilnya, hal itu ia lakukan untuk sedikit melupakan masalah rumah tangganya, bisa di katakan, jika rumah tangga Ken dan Nessa sedang tidak baik-baik saja, hal itu karna 5 tahun mereka menikah, tetapi Ken dan Nessa masih belum di karuniai seorang anak.


"Ini apa Sel?"


Juno mengeluarkan secarik kertas dari dalam paper bag tersebut, ia pikir itu adalah struck tagihan, tetapi bentuk dan tampilannya berbeda.


Juno dan Ken melebarkan senyumnya, tentu hal itu sangat mengejutkan, setelah beberapa gadis itu menghilang, ternyata dia sudah menikah dan di karunia seorang putri.


"Gila, udah punya anak ajah dia." tegas Ken, dengan raut wajah yang berbinar


"Lo kapan? masa kalah sama Maudy?"


Juno terkekeh, sambil melempar secarik kertas tersebut ke arah Ken.


"Kamu jangan salah, aku jadi saksi panas mereka pas di mension." Celetuk Selin.

__ADS_1


Hal itu berhasil membuat wajah Ken merona, dan Juno sampai kegelian jika mengingat masa lalu tersebut.


"Gimana kalo kita undang Maudy makan malem? disini" ucap Selin


"Nanti malem? kamu gak cape masaknya? kan Bibi lagi pulang kampung?"


"Kan ada kamu yang bantuin aku."


Selin melebarkan senyumnya, pada sang suami, dalam hal ini Juno selalu tidak bisa menolak. Pria jangkung itu menghela nafasnya dengan wajah pasrah.


"Gimna Ken?" ucap Juno


Sejujurnya Ken tidak masalah, akan tetapi hubungannya dengan sang istri sedang tidak baik, bagaimana cara Ken mengatakan hal ini, membujuk istrinya.


"Terus Nessa?" ucap Ken


"Ajak ajah, kenalin dia sama Maudy, dia kan belum pernah ketemu sama Nessa." celetuk Selin


Ken menganggukan kepalanya, dan mengiyakan hal tersebut, sepertinya kali ini Ken harus mengalah pada sang istri, agar Nessa bisa sedikit menurut padanya.


Selin langsung meraih ponselnya, gadis itu mengambil secarik kertas dan memasukan nomor ponsel yang tertera disana. Tanpa menunggu lama, Selin langsung mengirimkan sebuah pesan pada Maudy.


"Emang dianya mau?" ucap Juno pada sang Istri


"Ya harus mau dong, aku paksa." tegas Selin

__ADS_1


Dalam batin Ken, sebenarnya ia sangat iri, melihat rumah tangga Juno dan Selin yang sangat di penuhi kebahagiaan, di tambah dengan kehadiran Kelvin yang sangat nakal, dan menggemaskan, hal itu semakin membuat Ken ingin cepat-cepat mendapat momongan. Namun apa daya, dokter mengatakan jika Ken tidak subur, hal itulah yang sering memicu pertengkarannya dengan Nessa.


__ADS_2