Bad Brother

Bad Brother
Chapter 23


__ADS_3

Pagi itu selin dan Juno turun secara bersamaan, ketika selin membuka gagang pintunya, Juno pun lewat yg memang letak kamar keduanya bersebelahan, ada yg berbeda dari Selin dan Juno, keduanya masih memakai pakaian santai setelan baju tidurnya masih masing.


"Pagi"


Juno memiringkan senyumnya menatap wajah selin yg cantik meskipun tanpa riasan, Gadis itu hanya membalas senyuman juno sambil menutup pintu kamarnya, Keduanya turun dari lantai atas secara beriringan yg tentunya Juno berada di depan di ikuti oleh selin di belakangnya.


"Loh kok kalian belum siap siap?"


Selin dan Juno saling menatap keheranan melihat papa dan mamanya sudah memakai pakaian rapi lengkap dengan kopernya.


"Mama mau kemana ma?" Selin bertanya pada mama alda


"Mama kan mau ke pulau bisnis papa, masa kalian lupa"


Keduanya melupakan hal tersebut, mereka benar benar tidak ingat jika mama alda dan papa aryan akan pergi ke lokasi pulau bisnis yg pernah mereka kunjungi


"Sudahlah ma, biarkan mereka sarapan saja, kita sudah terlambat" Ucap papa aryan


Mama alda menghela nafasnya kecewa, padahal dirinya sangat ingin jika selin mengatarnya ke dermaga dan pergi bersama pagi itu.


"Mama papa pergi dulu ya sayang" Wanita paruh baya itu mencium pipi kiri dan kanan selin dan memeluknya


"Juno jaga selin, awas ajah kalo kamu nakal"mama alda mencubit hidung mungil milik selin

__ADS_1


"Mmm sakit tau"


Kedua orang itu pun pergi dari rumah tersebut untuk beberapa hari, Selin dan juno terduduk di meja makan untuk menikmati sarapan pagi itu, suasana saat itu hening seketika, Selin sesekali menatap wajah Juno yg sedang menyantap rotinya


"Liatin terus" Ujar Juno dengan santai hingga membuat lamunan selin buyar, saking terkejutnya selin sampai menumpahkan segelas air di hadapannya yg saat itu terkena baju bagian atasnya


"Astaga" Selin berdecak kesal, pakaian transparan berwarna putih itu sampai memperlihatkan sesuatu di baliknya, dengan balutan bra berwarna hitam terlihat jelas hal tersebut di hadapan juno, Sesegera mungkin selin mengambil tisu di hadapannya ia mempersihkan dadanya di hadapan juno saat itu juga.


"Ceroboh" Ucap juno singkat, yg memang dirinya sudah mulai gelisah ketika melihat selin menyentuh nyentuh bagian basah di dadanya


"Mmmm" Selin beranjak dari duduknya, ia melangkahkan kakinya menuju kamar guna untuk membersihkan dirinya, karna hari ini hari libur mereka berdua jadi tidak perlu pergi ke kantor seperti biasanya


"Sel tunggu" Teriak juno pada selin yg hampir menginjakan kakinya ke anak tangga pertama


"Ponsel lu tuh"


Selin melihat ponselnya yg tergeletak di hadapan juno, ia kembali melangkahkan kakinya menuju meja makan tersebut, pandangannya terus tertuju pada pria tampan yg tidak lain adalah kaka tirinya, jantungnya berdegup kencang, setelah ia menyadari perasaan tersebut, justru perasaan itu malah semakin mempermainkannya


"Kak juno ganteng banget si" Batin selin tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun


Juno yg merasa adiknya terus memperhatikannya memang sudah menyadari hal tersebut dari tadi ketika mereka berdua mulai menyantap makanannya


"Merhatiin gue terus, gue juga tau lo suka sama gue"

__ADS_1


Pernyataan tersebut berhasil membuat selin terkejut, ia membulatkan matanya menatap juno datar


"Aku suka sama kaka? haha? gk mungkin" Celetuk selin dengan senyum lebarnya, tentu saja ia berbohong


Juno memiringkan senyumnya, ia meminum segelas susu yg sudah tersedia sambil memperhatikan selin dan tentu saja bagian dada yg terkena tumpahan air, pemuda itu beranjak dari duduknya menatap selin tajam tajam


"Sekarang lo tatap mata gue"


Selin menelan salivanya menuruti apa yg juno katakan guna menyangkal pernyataan juno tadi.


"Lebih tajam"


Luar biasa, hal tersebut benar benar memabukan bagi selin, ketampanan dan kegagahan juno benar benar membuat dirinya tidak bisa berpikir, tatapan selin semakin tajam ia semakin larut dalam perasaannya ketika menatap juno, tanpa terasa juno sudah mengecup bibir selin dengan lembut, tidak ada penolakan bagi selin meskipun gadis itu tidak membalasnya


"Lo jatuh cinta sama gue sel" Ucap juno yg saat itu langsung membuat selin tersadar. Selin terkejut ia menyentuh bibirnya yg barusan di kecup oleh juno


"Gak, gak itu gak mungkin"


"Buktinya lo diem pas gue cium" Juno memiringkan senyumnya sambil menatap selin dan menekan punggung gadis itu agar sedikit lebih dekat dengannya.


"Gak, itu gak mungkin" selin gelisah, ia mendorong juno hingga pemuda itu mundur beberapa langkah darinya, gadis itu berlari dengan perasaannya yg tidak karuan menuju kamarnya, entah apa yg terjadi padanya, namun sepertinya selin terlihat malu karna ia menikmati kecupan lembut yg juno berikan padanya


"Lo gak bisa boong sel, lo udah jatuh cinta sama kakak tiri lo" gumam juno memiringkan senyumnya, sepertinya juno merasa puas akan hal ini, karna sebenarnya ia sudah menyadari perasaan selin yg merasakan hal yg sama padanya, ketika sikap selin berubah saat dirinya bersama wanita lain, dan sekarang selin menerima perlakuan juno tanpa ada penolakan sedikitpun meski selin sempat berkata tidak.

__ADS_1


Next guys, like komen dan bantu vote sebanyak banyaknya❤️


__ADS_2