Bad Brother

Bad Brother
Chapter 19


__ADS_3

Selama kurang lebih 1 jam lamanya Selin dan Maudy berada di caffe tersebut keduanya memutuskan untuk meninggalkan caffe dan melakukan hal lainnya pada malam itu, namun ketika Selin beranjak merapikan make up tipis yg ia poles diwajahnya tiba tiba saja ponsel mahal keluaran terbarunya bergetar


Drrtttt...


Drtrrrtttt....


Selin melirik ke arah ponsel yg ternyata ada sebuah panggilan masuk dari kaka tirinya yg tidak lain Juno fernando, ia mengerutkan dahinya seakan malas untuk mengangkat panggilan tersebut


"Angkat ajh, mungkin ajah dia khawatir karna lo kabur" Maudy menaikan sebelah alisnya menatap selin


"Mmmm"


Selin mengangkat panggilan tersebut


"Hallooo sel kamu dimana? kamu baik baik ajah kan? oke oke aku salah, kamu balik sekarang ya, aku jemput kamu" Suara nyaring di sertai kekhawatiran yg di keluarkan oleh juno membuat selin sedikit menjauhkan ponsel itu dari telinganya


"Gak mau, aku gak mau pulang sama kaka"Celetuk selin yg memang masih kesal dengan sikap kurang ajar Juno terhadapnya


"Lo batu banget si" celetuk juno yg mulai kesal, suara lembutnya kini berubah menjadi sedikit garang akibat penolakan selin akan dirinya


"Serah aku dong!!!"


"Oke jangan salahin gue kalo mama tau apa yg udah lo lakuin sama flasdisk gue" Celetuk juno yg langsung memutuskan panggilannya


Raut wajah selin berubah, sedikit panik penuh kecemasan begitupun juga maudy, ia sangat tahu jika mama alda orangnya sedikit keras, bahkan selin tidak boleh malakukan hal kecil yg biasa di lakukan gadis berumur 21 tahun


"Sel dia ngancem lo? gimana dong? gimana kalo mama lo tau? sel mati lu sel auto disuruh nikah" Celetuk maudy yg malah memperpanas suasana


"Ihhhh diem, lo nakutin gue tau gak"Tegas Selin yg raut wajahnya mulai tidak karuan

__ADS_1


"Buruan lo telpon dia balik, sebelum di ngadu"


Selin menganggukan kepalanya dan langsung menghubungi juno saat itu juga


"Ahhh gak di angkattt" Celetuk selin mulai prustasi ia terus menghubungi nomor ponsel juno tanpa henti dan lalu pada akhirnya juno mengangkat panggilan tersebut


"Apaan?" Ucap juno ketus


Selin menghela nafasnya menatap wajah maudy sebelum pada akhirnya mengatakan sesuatu pada Juno


"Oke kakak menang, Jemput aku sekarang" Ucap selin dingin


"Males"


Selin membulatkan matanya kesal, ia memainkan raut wajahnya menatap maudy


"Bujuk terus" ucap maudy dengan suara terendah


"Suruh maudy nganterin lo ajh, gue di mansionnya ken" Juno langsung memutuskan panggilannya hingga membuat selin semakin kesal dan sedikit takut akan pengaduannya pada mama alda


"Halloo kak.. Hallooooo"


"Di matiin sel?" Tanya maudy menatap selin


Selin hanya menganggukan kepalanya _"Kak juno ada di mansionnya ken, dia nyuruh lo buat nganter gue"


"Gue tau itu dimana, ken pernah bawa gue kesana, oke gue bakalan nganter lo kesana"


Keduanya beranjak lalu pergi meninggalkan caffe tersebut, selin dan maudy langsung bergegas menuju mansion ken yg sebenarnya tidak jauh dari caffe yg sering ia datangi bersama maudy, itu sebabnya ken selin dan maudy pernah bertemu di caffe tersebut secara tidak sengaja

__ADS_1


"Ohhh ini" Ujar selin menatap sebuah mansion yg ada di hadapannya ia melirik ke kiri dan kekanan sekitar mension tersebut


"Udah yu masuk" Maudy menarik tangan selin untuk masuk kedalam mansion ken, kedunya menekan bel dan mengetuk pintu utama cukup lama


"ih kok gak ada yg buka" ujar maudy yg mulai kesal


"Sabarrr"


Tidak lama setelah dua gadis itu berdiri di ambang pintu seseorang datang dan membukakan pintu tersebut


"Ohh kalian" Celetuk ken yg datang, ia mempersilahkan dua gadis itu untuk masuk


"Ken dimana kak juno?" Tanya selin pada ken yg membuat ken langsung gugup atas pertanyaan yg selin layangkan


"Itu juno, juno anu"


Selin mengerutkan dahinya ia menajamkan tatapannya pada ken


"Kenapa lo gugup? dimana si juno?" Tegas maudy sedikit garang


Ken tidak menjawab satu patah katapun, lantas maudy langsung menarik tangan selin untuk membawanya menuju kamar ken, maudy memang sudah lebih tau tentang segala isi di mansion ken karna memang ia sempat di bawa oleh ken ke mansionnnya beberapa waktu lalu


"Apaan ini kok lo bawa gue kesini?"


"Gue yakin banget juno di dalem, ini kamar ken" Celetuk maudy sambil melirik ken yg saat itu sedang dirundung kecemasan


"Ehhh udah biarin selin masuk, lo mending ikut gue" Ken langsung menarik tangan maudy menjauh dari selin, ia takut terjadi keributan jika maudy dan juno bertemu mengetahui sikap maudy yg arogant dan sedikit bar bar


Selin memperhatikan ken dan maudy yg mulai pergi dari hadapannya, tatapannya teralihkan pada sebuah gagang pintu berwarna mas yg cukup memah tersebut, selin menelan salivanya karna ia takut jika juno memang di dalam dan sewaktu waktu akan menerkamnya kembali dengan sikap kurang ngajarnya.

__ADS_1


Selin menekan gagang pintu dengan perlaham, ia melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam kamar tersebut, matanya membulat terkejut ketika melihat..


NEXT GUYS LIKE KOMEN DAN BANTU VOTE SEBANYAK BANYAKNYA❤️


__ADS_2