Bad Brother

Bad Brother
Chapter 70


__ADS_3

Selin berjalan demgan sangat tergesa-gesa diikuti oleh Juno yang mengekor dibelakang mencari ruangan tepat dimana Maudy ditangani dokter.


"Ken... dimana Maudy?" Tanya Selin dengan nafas tidak karuan.


Ken terdiam, tatapannya terus tertuju pada gadis kecil yang berada dalam gendongan Selin.


"Ken?" Ucap Juno.


Namun pria jangkung tersebut masih tidak menggubrisnya dan terus menatap Kenia kemudian tangannya menyentuh wajah gadis kecil tersebut.


"Om Ken. Mamy kenapa?" tanya Kenia polos.


Ken tersenyum tipis, ia mengelus pipi gembul Kenia dan berkata. "Om bakalan jawab pertanyaan Kenia, kalo Kenia panggil Om, Papa."


Ungkapan Ken benar-benar membuat Selin dan Juno terkejut, ternyata Ken sudah mengetahui hal ini, padahal niat Selin dan Juno akan memberitahukan hal tersebut meskipun tanpa persetujuan Maudy.


"Papa..." ucap Kenia polos, pada dasarnya Kenia hanya mengikuti apa yang diserukan oleh Ken. hanya untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada sang Mama.


Ken langsung mengambil alih tubuh kecil Kenia dari Selin, ia memeluknya dengan penuh kasih sayang bahkan sampai mengeluarkan air mata penyesalan, karna telat mengetahui jika Maudy telah mengandung putrinya.


"Kenia anak Papa, kamu anak Papa." Ken menangis bahagia mencium Kenia, sesuatu yang selalu Ken mimpikan karna dirinya hampir putus asa jika mengingat kemandulan Nesa.


Selin sampai terharu melihat hal tersebut, seorang anak dan ayah yang sebelumnya tidak saling menyadari.

__ADS_1


"Mamy bilang Kenia tidak punya Papa." ucap gadis kecil itu dengan wajah datar.


Ken menghapus air matanya yang menetes. "Kenia anak Papa. sekarang Kenia bisa tanya sama Mamy kalo Kenia gk percaya." Pemuda itu langsung membawa Kenia masuk kedalam ruangan dimana Maudy mendapat penanganan.


"Mamy..."


Maudy yang baru beberapa saat tersadar ia mengerjap mencoba memulihkan penglihatannya, melirik ke sumber suara. "Kenia... Ken..." mata Maudy membulat saat melihat sang buah hati sedang berada dalam pelukan ayahnya.


"Dia anak gue." ucap Ken yang setiap kali mengatakan hal tersebut air matanya selalu menetes.


Maudy menatap keduanya, matanya tiba-tiba menggenang begitu melihat Ken meneteskan air matanya.


"Mamy, apa Om Ken Papa Kenia?" tanya Kenia polos.


"Papa," Kenia menatap Ken dengan raut wajah memelas, "Kenia punya Papa." Gadis kecil tersebut langsung melingkarkan tangannya di atas bahu Ken memeluknya dengan erat.


***


Ken terus meminta maaf pada Maudy dengan penuh penyesalan karna sudah membiarkannya merawat Kenia seorang diri.


"Lo gak salah, gue juga awalnya mikir kalo gue gak bakal hamil. itu sebabnya gue gak pernah nuntut apapun dari lo karna emang kita ngelakuin itu atas dasar suka sama suka." ucap Maudy.


"Kita besarin Kenia sama-sama." tegas Ken

__ADS_1


"Caranya?"


"Gue bakal pisah sama Nesa demi lo sama Kenia."


Mata Maudy membulat sempurna, bukan ini yang Maudy inginkan, ia hanya ingin Ken mengetahui hal ya g sebenarnya dan sang buah hati mendapatkan identitas yang jelas.


"Enggak... gue gak mau, gue gak mau rusak rumah tangga lo sama Nesa." tegas Maudy menolak.


"Tapi cuma ini cara satu-satunya biar identitas Kenia jelas."


"Apa yang bakalan orang lain pikirin tentang gue? mereka pasti nganggep gue ini bener-bener perebut suami orang!"


Maudy terjebak, meskipun ayah dari anaknya sudah mengetahui kebenarannya, ia masih sedikit kesulitan untuk memperjelas status identitas Kenia, karna Ken dan Maudy sama sekali tidak terikat pernikahan.


"Oke! gue gak bakal pisah sama Nesa, tapi lo bakalan tetep jadi istri gue." ucap Ken dengan santainya hingga membuat kedua bola mata Maudy membulat sempurna.


"Apa? lo gila? gue? jadi madu! amit-amit Ken." pekik Maudy seraya terkejut.


"Ya terus mau lo apa? lo gak usahikir gur pengen punya dua istri. ini srmua gue lakuin buat Kenia." tegas Ken


"Gak! gue gak mau!"


"Kalo lo mau jadi satu-satunya, gue bakalan urusin perceraian gue sama Nesa sekarang!" Tegas Ken yang langsung beranjak dari duduknya mencoba berlalu meninggalkan Maudy.

__ADS_1


LIKE KOMEN DAN BANTU VOTENYA DONGGG😭😭


__ADS_2