Bad Brother

Bad Brother
Chapter 21


__ADS_3

"Sel Ngapain?" Ujar Juno yg menghampirinya berjalan dari satu ruangan ke ruangan lainnya melihat selin yg sedang bersembunyi di balik tembok memperhatikan sesuatu yg di lakukan oleh maudy dan ken.


"Usttt kaka jangan berisik nanti mereka denger" Celetuk selin dengan nada terendah, Juno melirik dan melakukan hal serupa mengintip yg dilakukan oleh ken dan maudy


"Santai ajah kali, lebay banget cuma gitu doang" Celetuk juno pada selin memiringkan senyumnya, gadis itu masih fokus memperhatikan Ken dan Maudy, bahkan matanya sampai membulat ketika melihat ken memainkan dua gundukan milik maudy


"Udah ayo balik, tar lo pengen" Celetuk juno melebarkan senyumnya menatap selin


Seketika gadis itu memalingkan tubuhnya menatap juno dengan kesal


"Ih apaan si, kaka kali tuh yg pengen"


"Gue bisa ngelakuin itu dengan mudah sama siapa ajah" Celetuk juno memiringkan senyum piciknya.


Bibir selin mengerucut seketika, dahinya mengerut menatap juno dengan tajam, sepertinya ia kembali mengingat kejadian yg ia lihat di kamar ken barusan.


"Ohhh" Selin menjawab dengan ketus, ia meninggalkan juno melangkah keluar dari ruangan tersebut


"Sel tunggu" Juno berteriak mengejar selin hingga suaranya yg terdengar nyaring berhasil menghentikan sesuatu yg dilakukan maudy dan ken


"Ken u udahh ken" Racau maudy menerima sesuatu yg dilakukan oleh ken


"Kennn ah udh, ada yg datengmmm" Suara gadis itu terdengar tidak jelas, sentuhan ken benar benar telah memblokir akses jalan pikirannya


"Ken lepasin" Maudy mendorong ken hingga pria tersebut menghentikan apa yg dilakukannya, Nafas keduanya terengah engah namun maudy masih sadar tidak seharusnya hal ini di lanjutkan, jika tidak ia bisa bisa kebobolan memberikan hal berharga miliknya pada ken


"Sial" Ken berdecak kesal meninggalkan maudy yg pakaiannya sudah terbuka memperlihatkan dua asetnya

__ADS_1


Tidak bisa di pungkiri, maudy memang menikmati apa yg sudah ken lakukan padanya, bahkan hal itu memang ia inginkan sejak lama, belaian dari seorang laki laki, namun bukan berarti ia harus memberikan sesuautu yg berharga miliknya saat itu juga.


Maudy merapikan kembali pakaiannya, ia melewati Ken yg saat itu sedang menghisap sebatang rokonya, mungkin bisa di bilang sedang menetralkan hasratnya yg sudah panas bersama maudy namun gadis itu malah menghentikannya secara sepihak. Maudy menatap ken yg saat itu sedang bersandar di soffa, terlihat kecanggungan di antara wajah keduanya, mereka malah bersikap dingin tanpa mengatakan apapun ketika wajah keduanya saling menatap.


Maudy mempercepat langkah kakinya meninggalkan ruangan tersebut, ia melewati pintu utama dan mendapati juno dan Selin sedang saling diam juga pada saat itu.


"Abis ngapain dy? di bawa kemana lo sama ken?" Tanya Selin seolah tidak mengetahui apa yg terjadi


Wajah maudy langsung terlihat gugup dan kaku _"Itu gue, gue anu, abis pipis" ucap maudy tentu saja dia berbohong


"Pipis enak maksud lo?" Celetuk juno yg langsung membuat mata maudy membulat


"Hah? Maksud lo apaan si?" Maudy kembali berdalih seolah dirinya tidak melakukan apapun


"Eh sel gue balik duluan ya" Ujar maudy yg saat itu ken tiba tiba saja keluar membuat gadis itu kembali merasakan canggung, mungkin ia malu jika harus bertatapan wajah dengan ken karna sikapnya tadi yg menerima perlakuan nakal ken pada dirinya


"Ikut" ujar selin


"Gak, gak mau gue balik sama dia" Ucap selin ketus


"Lo kenapa si sel? Kesel banget udah kaya abis mergokin pacar sama selingkuhannya ajah" Celetuk ken sepertinya menyentil kejadian tadi yg selin saksikan di kamar, gadis itu mulai terpancing menajamkan tatapannya pada juno dengan buas


"Dia lagi cemburu kayanya ken" Balas juno yg saat itu juga memojokan selin


"Kalian apa apaan sih?"


"Ngeliat apa emang lo sel tadi?"

__ADS_1


"Ngeliat ciuman panas, panas banget malah sampe dapur mau kebakaran" Celetuk selin menyindir aktifitas ken dan maudy


Tanpa rasa malu ken langsung memiringkan senyumnya menatap selin _"Oh jadi lo mau sel kaya gitu? minta ajah sama juno, kalian kan sodara, jadi sah sah ajah, dosanya juga setengah gak full"


Selin membulatkan matanya, ia menelan salivanya bingung harus menjawab apa lagi tetang pernyataan ken sedangkan maudy yg saat itu sudah mati kutu ia melangkahkan kalinya menuju mobil namun tangan ken berhasil menahannya


"Ken gue mau balik lepas"


"Sel lo kalo mau balik sama juno ajah, maudy masih ada urusan sama gue" Tegas ken yg sepertinya sengaja melakukan hal tersebut agar juno dan selin ada waktu bersama


"Tapi ken"


"Urusan kita belum selesai dy, nanggung nih" Celetuk ken yg sepertinya sengaja agar selin dan juno cepat pergi bersama


"Udah ayo balik, mama udh nunggu" Ucap juno menarik tangan selin dan memasukannya kedalam mobil, keduanya pun melajukan mobil tersebut untuk segera kembali.


"Lepas" Tegas maudy meninggikan suaranya pada ken


"Munafik lo, padahal lo juga nikmatin kan"


Maudy mengerutkan dahinya, wajahnya merona menatap wajah ken, pemuda itu berhasil membuat maudy mati kutu kembali tidak berkutik sedikitpun


"Gu Gue, Gue"


"Kalo mau lanjut dengan senang hati" Ken berbisik di daun telinga maudy hingga gadis itu terkejut membulatkan matanya


"Dasar gak waras" Celetuk maudy yg langsung melangkahkan kakinya menuju mobil meninggalkan ken

__ADS_1


Pemuda itu hanya memperhatikanaidy yg masuk kedalam mobil sambil memiringakan senyum piciknya


NEXT GUYS LIKE KOMEN DAN BANTU VOTE SENANYAK BANYAKNYA, BANYAK VOTE BANYAK UP😀❤️


__ADS_2