Bad Brother

Bad Brother
Chapter 79


__ADS_3

Maudy terus saja mendengarkan apa yang Nesa katakan, karna tahu hal ini akan cukup memakan waktu akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan obrolan di dalam Cafe.


"Kenapa lo pisah sama, Ken?" tanya Maudy penuh penekanan.


"Gue liat tatapan Ken buat gue dan buat lo beda. disisi lain dia selalu minta maaf karna udah bikin gue kecewa, tapi dia ninggalin gue. dan disitu gue sadar, ada hal yang gak bisa gue paksain. apalagi pas gue tau lo nuntut pisah sama Ken demi gue, lo bisa lakuin itu buat gue, kenapa gue gk bisa relain Ken buat lo yang jelas-jelas udah ada Kenia diantara kalian," Nesa tersenyum nanar dan melirik ke arah dua anak kembar disampingnya. "Tuhan punya rencana, gue gak bisa punya anak, dan gue kehilangan suami untuk yang kedua kalinya setelah perceraian itu. tapi liat mereka, gue kenal sama ayah mereka yang sekarang udah jadi suami gue. tuhan ngasih suami sekaligus dua anak kembar yang udah gue anggap seperti anak kandung gue sendiri. gue cukup bahagia sama kehidupan gue yang sekarang."


Maudy tertegun, cukup mengejutkan diluar dugaan. awalnya ia pikir Nesa dan Ken sudah bahagia, dan baik-baik saja. ternyata saat itu Ken mengurus dua surat percerain sekaligus.


Nesa meraih tangan Maudy penuh kelembutan dan menggenggamnya, "Dia cinta sama lo, gue gak tau dia dimana sekarang. yang jelas lo harus cari dia demi Kenia." ucap Nesa meyakinkan.


Beberapa waktu sebelumnya...


"Aku... aku minta maaf." ucap Ken ringan.

__ADS_1


"Maaf? hanya maaf? apa maaf kamu cukup buat sembuhin sakit hati aku?" Tubuh Nesa melemah, ia benar-benar tidak berdaya, "Kamu jahat, Ken. kamu baji*ngan!"


"Aku minta Maaf! tapi aku harus pergi." ucap Ken kemudian bwrlalu dengan sangat tergesa.


Ya... meskipun pria tersebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf pada sang istri, tetapi Ken lebih memilih mengejar Maudy saat itu.


"Ken! kamu mau kemana?" jerit Nesa histeris.


Betapa terpukul dan kecewanya Nesa saat itu, Ken tidak menjelaskan apapun padanya dan hanya mengucapkan beberapa kata maaf kemudian pergi begitu saja. Nesa tahu dia akan mengejar Maudy, ia benar-benar kebingungan disisi lain ia sudah sangat lelaha terus disakiti oleh Ken. bahkan hingga Ken menikahi wanita lain. padahal Nesa sudah berniat untuk merubah sikapnya.


Setelah Ken kembali wajahnya terlihat sangat tidak baik-baik saja, Ken memijat pelipisnya dan saat itu juga Nesa menghampirinya.


"Ken..."

__ADS_1


"Aku udah tanda tangan surat perpisahan aku sama dia!" celetuk Ken yang langsung kepada intinya.


Nesa tidak berkutik, ia hanya ingin mendengar penjelasan dan membiarkan pria itu terus berbicara.


"Aku tau aku salah, maafin aku karna udah bikin kamu kecewa. setelah ini terserah kamu kalo kamu mau ninggalin aku, jujur Nes. aku sayang sama Kenia, aku juga sayang sama Maudy. tapi dia tetep bersikeras nolak aku, dia gak mau hidup sama aku. karna dia gak mau rebut aku dari kamu." ucap Ken prustasi.


Nesa berpikir keras, bagaimana ia akan menjalani rumah tangga dengan suami yang memiliki perasaan terhadap wanita lain. terlebih keduanya sudah memiliki anak, jika ia terus bertahan itu hanya akan menyakiti batinnya.


"Maudy nolak Ken demi gue, kenapa gue gak bisa nolak Ken demi anak mereka?" gamam Nesa dalam batinnya.


Sang suami yang sedang berada dalam pengaruh alkohol akhirnya mengatakan segalanya.


Setelah kejadian itulah akhirnya Nesa memutuskan untuk menuntut perceraian pada Ken, dengan alasan pria itu telah menikah secara diam-diam tanpa sepengetahuannya. Ken dan Nesa melakukan itu tanpa dengan bekerja sama, Nesa yang menginginka perpisahan dan akhirnya Ken menyetujui hal tersebut. hubungan keduanya baik, bahkan Nesa dan Ken masih sering bertukar kabar dan saat Nesa menikahmu Ken datang diacara pernikahannya.

__ADS_1


LIKE KOMEN DAN VOTE...


__ADS_2