
Awal perkenalan.
Perkenalkan nama saya Renita Cahya dewi. Usiaku baru 15 tahun. Memiliki tubuh yang mungil, kulit putih, dan rambut panjang.
Saya berasal dari keluarga yang biasa saja, kedua orang tua saya sudah bercerai ketika saya kelas 5 sd. entah alasan apa mereka bercerai yang pasti saya tidak tau. Entah mereka tau perasaan anak nya atau tidak yang jelas mereka tak peduli. egois bukan.?
Selama ini saya tinggal atau kurang lebih di titipkan kepada bibi saya atau adik ibu saya bersama nenek dan kakek saya di kampung. dengan rumah yang sederhana tapi lumayan nyaman untuk di singgahin. rumahnya dekat dengan kali dan lumayan dekat dengan pesawahan yang lumayan luas.
Di kampung saya memiliki sahabat yang dari kecil teman bermain. oh ya sampai lupa, umur teman saya bernama ana 13 tahun, badannya lumayan tinggi rambut ikal sedikit centil dan slalu berpakai seksi. yang kedua bernama titi umur 14 tahun rambut ikal badan gemul atau semok kulit sawo matang ya. dan terakhir Lia yng berumur 11 tahun agak ke bulean dikit ya badannya tinggi dan suka dengan justien bieber. Lia asli orang ciamis ya, sedang kami tinggal di pedesaan.
selang berapa tahun. saya sudah masuk kelas 3 smp. titi dan ana kelas 2 smp. sedangkan Lia kelas 6 sd. waktu itu lia dan orang tuanya datang ke desa saya untuk membangun usaha, ya itu usaha makanan ringan. dan mempunyai saudara yang bernama faisal dan parhan. parhan tidak lanjut sekolah karna faktor ekonomi. sedangkan faisal tetap lanjut sekolah karna keluarganya memiliki usaha di kotanya yang lumayan baik.
ketika liburan akhir tahun sekolah pun tiba. saya tidak tau bagai mana ceritanya ana sudah jadian sama parhan laki laki tampan kulit putih dan agak welcom sama siapa saja. karna saat itu saya tidak pernah bermain lagi sama mereka bahkan ngobrol pun jarang. karna bibi saya yang baru saja lahiran putra kedua yang di beri nama ade.
waktu sore itu ana titi dan lia sedang bercanda gurau di pinggir kali, saya samperin mereka
" hai, kalian sedang apa.? " tanya saya, ana pun menjawab. " kita lagi bermain sambil nunggu waktu ashar. ".. " oh. heh an kemarin saya melihat parhan jalan sama cowok lumaya manis walau pun agak sawo matang.? " . karna waktu itu saya belum kenalan ya. " ohh, dia saudara saya baru liburan ke sini sambil refresing. emang kenapa teh.? " jawab lia. " ohh gak apa apa, nanya aja. soalnya saya baru liat. pintain dong nomor hpnya.!." pinta saya. " ciee mau pd kate ya.??? " jawab mereka kompak. " ok nanti saya tanyain k parhan." jawab ana. setelah ngobrol sana sini adzan ashar pun tiba. kita pulang dulu ke rumah sambil bawa perlengkapan sholat setelah itu kita ke masjid.
beberapa hari kemudian ada chat masuk k hp saya.,
+6285724089***
hai kamu temannya lia ya.?
^^^me, ^^^
^^^ohh iya, emang ini siapa.? ^^^
__ADS_1
+6285724089***
saya faisal, katanya kamu minta nomor saya sama lia.?
aduhh, malu banget rasanya, kenapa mereka ngomong begitu sih. kan bisa alasan yang lain.
^^^me, ^^^
^^^ohh, iya. ^^^
^^^gak apa apa pingin aja nambah temen.^^^
+6285724089***
oh, ya sudah. salam kenal saja. save ya nomor saya. ok 👌
^^^me, ^^^
setelah itu tidak ada lagi kata atau pesan masuk dari faisal. karna kesibukan saya di sekolah. dan saya pun masih memiliki kekasih. ya walau pun di larang oleh keluarga saya. karna menurut mereka saya masih kecil.
beberapa saat kemudia ada pesan masuk k hp saya. dan saya membukanya.
📩 +628132011****
assalam mualaikum, salam kenal renita. saya nurdin temen ibu kamu.
^^^Me, ^^^
__ADS_1
^^^waalaikum salam, oh iya salam kenal juga. nomer saya di kasih mamah ya.? ^^^
📩 nurdin
iya dari mamah mu.
oh iya sedang apa ren.?
^^^Me, ^^^
^^^sedang tiduran saja. ^^^
📩 nurdin
ganggu nggak.?
^^^Me, ^^^
^^^nggak. oh ya. om orang mana.? dan ada keperluan apa sama saya.? ^^^
📩 nurdin
tidak ada perlu apa" hanya pingin dekat saja sama kamu.
^^^Me, ^^^
^^^oh iya, ^^^
__ADS_1
setelah itu kita saling ngobrol dan juga kadang bertelponan. entah perasaan apa dalam hati saya yang jelas tidak tau.
berapa minggu kemudian ada chat lagi entah dari mana lagi aku nggak tau. yang jelas aku abaikan saja. karna saya sudah mengantuk juga.