Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
Pertemuan tak sengaja


__ADS_3

Pagi pun tiba, waktu sudah pukul 06.00 wib. dan segara aku mandi,. kebiasaan kalau saya mandi pasti suka lama karna suka B*b terlebih dahula sambil berkhayal. entahlah hanya saya yang tau hihihi..


setalah mandi saya bergegas berpakaian sekolah dan berjalan sedikit. karna rumah saya dan sekolah agak jauh jadi harus naik angkutan. setalah sampai di pinggir jalan saya terdiam sampai menunggu angkot lewat. dan tidak sengaja saya bertemum mantan atau kalau zaman sekarang bilang cimon alias cinta monyet 🙈🐵 . tanpa sengaja kita saling tatap dan perlahan hilang karna sedang naik motor.


Flasback


" *ren, sepertinya kita tidak di takdirkan untuk berjodoh. apalagi usia kita berbeda . mungkin menurut mereka aku hanya pantas menjadikan kamu adikku. kita tak mungkin bersama apalagi orangtua dan keluarga mu melarang keras kita bersama."


" jadi , salama ini kamu menganggap aku ini apa.? ternyata yang aku dengar kemarin" itu bener.? bahwa kamu mau menikah.? kenapa , kenapa tidak menungguku dewasa, !! bersabar sedikit dan kita berjuang bersama - sama."


" tidak mungkin ren, aku sayang sama kamu dam mencintai kamu apa adanya, tulus dari hatiku. " 😥


" terus apa alasan kamu.? apa salahnya aku.? apa kurangnya aku.? sampai kamu tega tinggalin aku.?, " 😭


"karna aku sudah, su sudah melakukan hal yang sangat fatal sama mantan saya, dan itu saya khilaf ren, yang jelas saya menyesal telah melakukannya. tapi mau gimana lagi nasi sudah menjadi bubur. tidak bisa kembali utuh. "

__ADS_1


" oke, sekarang saya ngerti.


untuk kamu, aku tidak bisa menahan kamu agar terus bersama saya, dan tidak bisa egois karna ada hati yang harus kamu jaga. bertanggung jawablah kepadanya, bahagiakan dia. walau hati ini terasa sakit. tapi aku juga tidak menyesal telah mengenal kamu, bisa merasakan apa namanya cinta pertama. doaku slalu bersamamu. " 😭 ucapku sangat lirih. dan aku mendekat , memegang kedua tangannya. "maafkan saya dan ucapan keluarga ku terhadapmu. aku sadar dan memang tanpas untuk bersanding dengan mu. memang selain usia kita berbeda. kamu juga pasti sudah menginginkan sebuah keluarga. bukan menungguku yang entah kapan kita bersama." sambil ku elus pipinya. " maaf selama kita dekat aku belum bisa membahagiakan mu dan membuat mu nyaman di dekatku. I love you rendra*. "..


Flasback off,.


itulah terakhir kali kita bertemu. memang hati siapa yang tidak sakit ketika kita lagi sayang - sayang nya di tinggal nikah. ( sedih banget ya author hihihi. ) 😁


dan seketika angkot pun datang. aku pun naik dan setiba nya di sekolah aku menyapa teman-temanku di kelas. kelas ku berhadapan dengan mantan lagi hihihi., karna aku kelas B mantanku kelas E. oh ya nama mantan ku lukis. dari pertama aku masuk smp dia sudah dekat dengan ku. tapi aku ninggalin dia tanpa kata putus sama sekali. karna waktu itu rasa rasanya ilfil entah apa. yang jelas aku kalau liat dia merasa tidak nyaman. aku dekat sama dia karna dia pinter. jadi aku suka nyontek tugas sekolah ( teganya diriku hihihi).


ttettttttt tettttt


" hai ren, baru keluar kelas.?. "


" oh iya, kamu juga.?. "

__ADS_1


" iya, boleh aku bertanya.?, "


" tanya saja, sambil jalan.! "


tapi dia menarikku kebelakang kelas yang amat sepi., aku sedikit takut. tapi aku mencoba tenang. dan tanpa sadar kita saling tatap. sambil dia memegang tangan ku.


" ren, apa kita tidak bisa seperti dulu lagi.? aku rindu ketika bersama kamu. " ucapnya memohon


" tapi maaf aku tidak bisa. "


" why.?? apa salahku padamu, terakhir kita baik" saja sampai akhir nya kita menjauh. dan tanpa kata kata putus atau terus. "


" kamu tau sendiri aku paling tidak suka kalau kamu dekat dekat dengan wanita sekalipun dia teman ku. "


" what.? tapi siapa ren, wanita yang kau maksud sungguh aku bingung. " ucapnya lirih

__ADS_1


" dia temen sebangku ku dulu. tapi maaf walau dia teman ku. tapi kamu tidak tau rasanya sakit hati ini ketika melihat kamu bahagia dan tersenyum. sedangkan bersama ku, kamu tidak pernah tersenyum atau pun tertawa. " ucapku sambil menahan tangisku.


" setidaknya kamu bilang padaku, apa yang membuat mu berubah agar aku bisa memperbaikinya dan tidak membuatmu sedih. " tangan kiri memegang tangan ku dan tangan kanan nya mengelus pipi kiriku. " maafkan aku yang tidak tau perasaanmu. tapi jujur aku masih sayang sama kamu.. " dia pun pergi sambil perlahan melepas tangannya. ada rasa sesak di dada ini. tapi aku hanya bisa menyesali perbuatanku. di bilang egois. iya memang aku egois. tapi buat apa aku sesali. sekarang aku sudah menemukan penggantinya walau tanpa cinta. dan dia kakak kelas ku yang kini sudah masuk kelas SMA. dan tanpa pikir lagi tentang lukis aku pun melanjutkan jalan ku dan bergegas pulang kerumah.


__ADS_2