
Di tempat lain atau lebih tepat nya di kampus mereka yang selesai makan segera membayar makanan tadi, namun saat akan membayar ternyata sudah di bayarin oleh anwar. mereka pun mengucapkan alhamdulillah karena dapat rezeki yang tak terduga. selesai pamitan mereka pulang ke rumah masing masing, sedangkan renita dan lukis seperti biasa akan pergi ke cafe setelah pulang dari kampus. lukis dan renita slalu menyiapkan pakaian gantinya di dalam mobil agar ketika sampai rumah mereka bisa langsung istirahat nantinya.
Di ruangan lukis kini sudah di siapkan tempat tidur untuk istri nya agar bisa beristirahat, apalagi kandungan renita sudah besar ia tidak mau melihat istri nya kelelahan jadi lukis memutuskan untuk menyediakan tempat tidur khusus di ruangannya. lukis sudah melarang untuk renita ikut ke cafe tapi renita tetap pingin ikut bersama ke mana pun dia pergi. bukan karena tidak percaya tapi lebih nyaman bila berdekatan dengan suaminya mungkin karena bawaan bayi juga kali. saat sampai di ruangan renita memilih untuk duduk di sofa dan meminum jus mangga. karena rasa penasaran renita menanyakan soal reno bagaimana pun dia, reno dan yuli yang sudah membantu renita dan lukis kembali bersama lagi.
" sayang,. " panggil renita
" apa em.? " tanya lukis mendekati renita yang duduk di sofa sambil mengelus rambut panjang milik istrinya
" reno kenapa.? " tanya renita
" oh reno, kirain kenapa. reno dan yuli akhirnya resmi putus, rencananya hari ini reno mau memperbaiki hubungan nya dengan yuli bahkan ia sudah mengambil semua tabungan nya untuk rincian biaya pernikahan mereka, tapi tadi pagi reno melihat yuli Keluar dari rumah nya dengan bergandengan tangan yang begitu intim dengan cowok. setau aku yang di maksud ciri-ciri dari yang di cerita kan oleh reno seperti A dede. mungkin reno cemburu sama dia, tapi A dede itu kakak sepupu nya yuli ya walau bapa nya yuli dan bapak nya A dede bukan sebapak tapi kan sekandung. " jelas lukis
" terus kenapa bisa putus.? kenapa yuli tidak menjelaskan sama reno.? " tanya renita yang merasa aneh, kalau saudara kenapa bisa sampai putus
" dulu waktu nenek nya yuli masih ada sempat ada isu yang beredar di sana. katanya yuli dan dede sudah di jodoh kan oleh nenek nya, agar persaudaraan mereka tidak putus . yuli sempat menolak waktu itu karena yuli masih abg dan labil apalagi masih ada reno. tapi dari yang tadi di cerita kan oleh reno menurut aku yuli sekarang menerima dede walau usia mereka terpaut 10 tahun. " kata lukis
" what.????? " pekik renita yang memotong ucap lukis
" aduhhhh sayang, kamu bikin aku kaget aja sih. " kata lukis karena dapat teriakan dari renita
" maaf aku kaget aja sayang, lanjutkan cerita nya. " pinta renita
" ya menurut ku, yuli dan dede akan melanjutkan perjodohan itu. apalagi A dede pulang nya ke rumah yuli, semaki yakin filling aku. kita doakan saja agar reno bisa kuat menerima kenyataan nya kalau ia dan yuli tidak berjodoh. " doa lukis untuk sahabat baik nya
" iya, kita harus bisa menguatkan reno agar ikhlas menerima ini semua. aku tidak terbayangkan oleh ku jika sampai yuli jadi menikah dengan pria lain. " kata renita sambil membayangkan
__ADS_1
" sudah jangan di pikirkan, mending kamu istirahat saja. aku juga mau melanjutkan kerjaan aku. " kata lukis
" iya. " jawab renita singkat
Renita berjalan ke tempat tidur nya setelah mencuci wajah nya, lalu membaringkan badan nya yang terasa pegal. sejak hamil pinggang nya selalu pegal dan mudah lelah, semenjak usia kandungan renita 4 bulan lukis melarang dia memasak atau mengerjakan pekerjaan rumah. karena lukis tidak ingin bayi serta istri nya kenapa napa, untuk masalah rumah sudah ada pembantu yang datang ke rumah setiap pagi nya dan untuk makan malam ia makan di cafe atau pinggiran jala .
lukis melihat ke arah renita yang sudah ke alam mimpi. ia memandang tubuh istri nya yang agak membesar tapi ia tau renita begitu karena mengandung anak nya. ia bersyukur memiliki istri seperti renita walau dulu sempat terpisah tapi tuhan berbaik hati kepadanya sampai akhir nya mereka dipersatukan . lukis melanjutkan pekerjaan nya karena sebentar lagi mereka akan berkumpul bersama teman - teman nya.
πΊπ»πΉπ·πΊπ»πΉπ·πΊπ»
Di lain tempat yeni sedang duduk di dapur milik cafe lukis, ia merasa lelah tapi dia juga harus semangat buat biaya kuliah nya. saat sedang duduk tiba - tiba ada yang memberi dia minum, ia merasa baru melihat nya. yeni pun menerima gelas itu dan meminum nya karena dia haus juga.
" terima kasih atas minuman nya. " kata yeni
" sama - sama seperti nya kamu kecapean ya.? " tanya pria tersebut
" emang orang tua kamu kemana. ? " tanya pria itu lagi
" ada tapi mereka tidak sanggup membayar uang kuliah aku, hanya cukup buat jajan aku dan beli buku. usaha ayah aku sepi dan sekarang jadi kuli bangunan, ya di syukuri aja selagi kita bisa makan. " jawab yeni sambil tersenyum
" maaf jika pertanyaan aku membuat kamu tersinggung, aku tidak bermaksud. " ucap pria itu tidak enak hati
" nggak apa - apa santai aja kali, oh ya aku kayak nya baru liat kamu deh. baru ya mas.? " tanya yeni
" iya, kenalin nama saya firman. " jawab laki-laki itu sambil mengulurkan tangan nya kepada yeni, ya lelaki itu firman. ia mencoba melamar di cafe lukis dan ternyata di terima.
__ADS_1
" yeni. " sambil menerima uluran tangan nya
" kalau gitu saya duluan mas, soalnya saya mau pergi sama teman - teman yeni mau merayakan selesai nya ujian semesteran. " pamit yeni
" ya silahkan. " jawab firman
setelah kepergian yeni ia memandang terus punggung yeni sampai tidak terlihat. ada rasa kagum terhadap yeni yang begitu mandiri apalagi jika di perhatikan yeni sangat manis. tapi firman sadar diri tidak mungkin yeni menyukai pria dewasa apalagi duda dan miskin jauh dari kata sempurna.
Firman segera mengerjakan pekerjaan nya lagi, ia tidak mau membuat pemilik cafe itu marah. karena firman bersyukur bisa di cafe ini, karena pekerjaan nya tidak begitu berat dari pada ia harus menjadi kuli bangunan. firman bertekad akan mengumpulkan uang sedikit demi sedikit agar ia bisa bangkit kembali seperti dulu. apalagi ia memiliki anak yang harus sekolah nanti nya, ia juga tidak bisa terus bergantung atau menyusahkan ibunya yang seharusnya menikmati masa tua nya.
lukis berjalan ke arah dapur dan melihat firman yang sedang membawa pesanan orang, setelah itu lukis segera menuju dapur dan menyapa chef nya karena sudah waktu nya renita makan tidak lupa ia meminta di buat kan jus mangga kesukaan renita sejak ia hamil. selesai meminta apa yang di inginkan lukis, lukis kembali ke ruangan nya dan berbaring sebentar bersama istri nya. renita yang merasa ada yang memeluk nya segera membuka matanya dan bener saja saat melihat ada lukis yang memeluk nya.
" kenapa bangun.? " tanya lukis
" aku sesak kamu memeluk nya terlalu erat. " kata renita
" maaf sayang, aku begitu merindukan mu. bagaimana apa tidur mu nyenyak.? " tanya lukis
" iya, apa kamu baru selesai mengerjakan pekerjaan nya.? " tanya Renita kembali
" iya, aku sudah menyuruh chef untuk membuat kita makan dan jus mangga nya. apa ada yang kamu mau.? " tanya lukis
" nggak ada, jam berapa sekarang.? apa kita pulang dulu nantinya atau kita ganti di sini aja.? " tanya renita kembali
" di sini aja seperti biasa nya, aku nggak mau sampai kamu kelelahan. " sambil mengelus perut nya
__ADS_1
tak begitu lama pesanan lukis sudah datang, lukis dan Renita makan terlebih dahulu sebelum ketemu teman - teman nya.