Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.

Bukan Salah Takdir Kita Harus Berpisah.
Terlambat menyadari


__ADS_3

Setelah kejadian saat di kantin kemarin hubungan mereka agak sedikit kacau, rama nggak ikut gabung gabung lagi sama lukis. rita yang lebih memilih kumpul sama teman sekelas nya, reno dan yuli yang sibuk dengan urusan nya.


Terlintas di benak lukis untuk memperbaiki lagi hubungan mereka agar tidak ada lagi salah paham dan mengerti apa kata dari ikhlas, mencintai dan di cintai. karena melepaskan seseorang yang kita cintai demi melihat dia bahagia itu lebih baik dari pada kita memaksa seseorang untuk bertahan sama kita tapi dia tertekan dan menderita walau bukan menderita karena fisik melainkan karena batin nya.


lukis mengirimkan pesan di grup agar nanti malam kumpul di cafe nya dengan alasan renita mengidam ingin kumpul bersama teman-teman nya. Saat pesan terkirim, mereka membalas dengan kata iya tapi cukup bermakna bagi lukis karena usahanya akan berhasil. iya tinggal memikirkan cara nya agar nanti rama dan rita bisa ngobrol dari hati ke hati. setelah urusan dengan rita selesai tinggal masalah rama dengan suci Nantinya.


Hari kini telah berganti, siang menjadi sore. tiba saat nya mereka berkumpul di cafe lukis, tapi lukis mengirim pesan kepada rama agar datang lebih awal karena ada hal yang ingin lukis sampai kan.


lukis menata piano di panggung cafe nya tak lupa ada drum dan gitar. sengaja lukis menyimpan alat alat musik di cafe nya supaya memudahkan jika ada pengunjung yang ingin bernyanyi untuk kekasih nya.


lukis juga ingin meluruskan ke salah pahaman antara suci dan anwar . tetapi sebelum membahas itu lukis ingin tau perasaan rama terhadap rita seperti apa, kalau pun sudah tak ada rasa lukis berharap hubungan pertemanan mereka tetap terjalin nanti nya.



( maaf bang foto nya saya pinjem buat visual ya 👍😄 jangan marah bang tetap senyum biar manis hehehe... ini rama saat sedang menunggu lukis.)


" hai mas bro, datang juga lo. " sapa lukis


" lama bener deh, mana istri lo kata nya lagi ngidam liat cowok tampan ya.? " goda rama


" jangan geer deh lu, pindah tempat yuk di ruangan gue. renita juga ada di sana lagi makan. " kata lukis


" perasaan bini lo makan terus. " kata rama


" maklum lah kan ada baby lukis junior haha. " kata lukis


" rese lu mentang - mentang akan jadi pamud. " cemberut rama


" udah ayok ke ruangan gue. " ajak lukis.


akhirnya mau tak mau rama mengikuti ajakan lukis untuk pindah tempat. rama merasakan ada sesuatu yang tak biasa dari sikap lukis. tapi mungkin itu hanya firasat rama saja.


" hai Ta, . " sapa rama saat sudah dalam ruangan lukis


" hai juga ram, sama siapa ke sini.? " tanya renita sambil makan


" sendiri, yang lain mana. ? " tanya rama


" nggak tau, sorry ya gue makan duluan nih. " kata renita tak enak

__ADS_1


" santai aja kali, maklum gue juga ngerti kok. kata nya lo lagi ngidam gue ya.? " sedang kan renita tersedak dan lukis menyerah kan minuman kepada renita


" maksud lo apa.?? " kata renita yang tidak tau masalah itu


" iya, kata lukis lo lagi ngidam kita - kita.? emang ada ya orang ngidam liat orang.? " tanya rama yang so polos


sedangkan renita menatap lukis yang hanya cengengesan saja sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal itu.


" maaf sayang jangan menatap aku kaya gitu. " kata lukis yang kikuk sendiri


" maksud nya apa.? " tanya renita heran dengan tingkah laku lukis


" sebenarnya begini ram, gue nyuruh lo ke sini agar lo bisa gabung lagi sama kita bahkan kumpul bareng lagi. jangan sampai gara - gara masalah tempo hari kamu menjauhi kita - kita. gue tau lo sebenarnya nggak mau seperti itu dan gue paham betul sifat kamu seperti apa. tapi coba lo jujur sama gue tentang perasaan lo sama rita dulu deh bagaimana.? jangan sampai rita sudah membuka hati nya buat lo tapi lo ngejar suci. itu sakit bro, ibarat nya lagi sayang - sayang nya lo tinggalin. " kata lukis panjang kali lebar. kini renita tau alasan lukis ngirim pesan dengan alasan ngidam dirinya


" mungkin maksud lukis gini ram, lo kan tau kalau dari dulu rita suka sama reno kan.? nah disaat dia sudah menyerah dan membuka hatinya buat lo, kenapa lo sama suci.? ya mungkin kita tau selama ini rita menolak lo dan sering mengajak lo ribut mulu kan. atau bisa di bilang egois atau mungkin rita pingin lo terus berjuang meyakinkan hati nya, merebut cinta nya dan perhatian nya. kalau pun lo pingin menyerah memperjuangkan rita setidaknya lo bicara sama rita dari ke hati jangan sampai kalian saling menyakiti. " kata renita memperjelas


" iya gue tau gue juga paham, tapi gue cape ngadepin sikap rita yang seperti itu sama gue. gue slalu coba bersikap manis sama dia tapi kalian tau sendiri kan dia seperti apa jawaban nya. " kata rama frustasi


" sebentar lagi rita datang ke sini. sengaja gue nyuruh dia datang cepat agar lo bisa ngobrol santai sama dia. jelasin semuanya sama dia kalau emang lo udah menyerah dan ingin membuka hati lo buat yang lain. " kata lukis



Tidak berselang lama rita datang ke ruangan lukis, sengaja lukis memperlihatkan foto rita kepada karyawan nya agar menyuruh dia datang ke ruangan nya.


" hai sini masuk rita." ajak renita karena ia hanya berdiri di depan pintu


" kenapa ada rama saja, yang lain mana.? " kata rita yang merasa aneh


" mereka belum datang, mungkin sebentar lagi kok. duduk aja dulu, santai aja sih rit. " kata renita


rita duduk di bangku tunggal yang berhadapan dengan rama, sedangkan renita dan lukis satu bangku. tak lama renita dan lukis pamit dengan alasan mengecek cafe dulu.


" sayang aku mau cek bahan makanan dulu di dapur, kamu tolong cek bagian kasir atau yang lain nya ya. " ajak lukis


" kok pada pergi sih terus gue sama siapa.? " tanya rita


" lo di sini aja dulu sama rama, yang lain juga akan segera datang kok. takut nya lo ikut gue nanti kasian rama sama siapa, ntar di godain karyawan di sini bagaimana hayo.? " goda renita


" apaan sih lo. " elak rita sedangkan rama senyum terpaksa

__ADS_1


" udah ya temenin rama bentar , gue nggak akan lama kok. " kata renita berlalu pergi bersama lukis suaminya


Setelah kepergian renita dan lukis mereka hanya saling diam memainkan handphone nya masing - masing, rita melirik sekilas ke arah rama dan menunduk lagi ia ragu untuk memulai pembicaraan nya bersama rama. Merasa bosan dan tak ada yang bisa di ajak ngobrol rita beranjak dari duduk nya tapi sebelum rita melewati rama, rama mencekal tangan rita agar jangan pergi. rita hanya melirik tangan yang di pegang oleh rama, rama pun langsung berdiri dan menatap mata nya.


" bicara lah sama gue rit, kalau emang lo mau mengatakan sesuatu atau ada yang mau lo tanya kan. bicara lah biar gue jawab nantinya, gue cuman nggak mau hubungan kita merenggang kaya gini. " kata rama yang masih melihat wajah rita


sedangkan rita kini matanya sudah berkaca - kaca, tapi ia juga sadar diri bahwa dirinya lah yang salah. mau marah pun percuma, apa yang di katakan renita benar bahwa hati nggak bisa di paksakan.


rita melepaskan tangan rama dan setelah tangan rama terlepas kini tangan nya menyentuh kedua pipi rama dengan mata yang mengembun.


" maaf ram, kalau aku egois. maaf sudah membuat kamu lelah dan tersakiti atas sikap dan ucapan saya sama kamu. aku juga minta maaf karena sudah membuat gadis yang kamu sukai menjauhi mu. aku tidak bermaksud untuk menyakiti nya, entah lah mungkin aku cemburu sama dia, karena aku mulai suka sama kamu. tapi... aku malu mengatakan nya sama kamu, aku belum siap bila harus terluka lagi dan pada akhirnya kini aku terluka karena keegoisan ku sendiri. ". ucap rita yang lirih dan tak kuasa menahan air matanya.


" rita aku.-" terhenti saat tangan rita menyentuh bibirnya


" sssttt, kamu nggak perlu bicara apa pun cukup aku yang bicara saja. aku.... ikhlas bila kamu sama dia. dia gadis yang baik - baik kamu memang pantas sama dia bukan sama aku cewek yang ego nya tinggi. kita mulai lagi seperti dulu anggap saja ini hanya angin yang berlalu, biarkan ini menjadi rahasia kita yang mesti kita buang jauh - jauh. " dengan senyum manisnya dan memegang kedua tangan rama.


" aku harap kamu tetap perjuangkan dia, aku setuju kamu sama dia aku ikhlas kok. setelah ini kita lupakan kejadian ini ya, satu lagi aku mau bilang sama kamu yang selama ini aku pendam dan baru menyadari nya. " sambil berjalan mundur dan menjauhi rama dan setelah tiba dekat pintu keluar ruangan lukis rita tersenyum dan berbicara yang membuat rama terkejut dan terpaku.


" I LOVE YOU RAMA. " dan berlari meninggal kan rama yang masih diam di tempat, setelah menyadari nya tama menyusul rita tapi sayang rita sudah tidak terlihat lagi.


lukis dan renita hanya saling pandang saat rita berlari dan di susul oleh rama. ada tanda tanya besar di antara keduanya , lukis dan renita menghampiri rama yang sedang frustasi itu sambil menjambak rambutnya.


" gue salah besar kis, gue kira dia tidak mencintai gue tapi kenyataan nya dia membalas cinta gue, dan sekarang gue kehilangan dia kis. gue emang bodoh, gue emang bodoh yang tak mau menunggu dia sedikit aja. " ucap rama yang sedih


" kejar dia, mungkin sekarang dia pergi ke rumah nya. coba lo susul dia ram. " kata lukis


" nggak, dia sudah kecewa sama gue. dan dia bilang , dia sudah ikhlas kalau gue sama suci. " kata rama sambil terisak.


" apa lo nyerah.? " tanya renita


" gue takut dia menolak gue setelah apa yang gue lakuin sama dia. " ucap rama


" kalau gitu kasih dia kesempatan untuk berpikir, mungkin dia butuh waktu untuk sendiri. " kata renita


" sayang, aku antar rama pulang dulu. aku takut dia kenapa - kenapa di jalan nya. " kata lukis meminta ijin


" nggak usah, gue mau sendiri dulu . makasih buat semuanya. " ucap rama


" sama - sama. hati - hati di jalan nya kalau lo nggak mau gue antar. " kata lukis memperingati rama

__ADS_1


rama hanya menjawab dengan anggukkan saja, ia berjalan menghampiri motor nya dan berjalan mengendarai nya.


__ADS_2